Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 189 Kubangan Mafia


__ADS_3

Dokter Emma berkunjung ke tahanan untuk bertemu pasiennya yang seorang narapidana di penjara pusat. ia adalah seorang pembu*uh berantai. dokter Emma di tugaskan untuk menyelidiki dan memeriksa kejiwaan si pelaku.


Sebelum ke pasiennya, dokter Emma bertemu dengan kepala klinik penjara untuk meminta rekap medis si napi selama beberapa hari berada di tahanan.


"Selamat pagi dokter Emma" seorang pria dengan rambut beruban tapi terlihat masih berkarisma ia mengenakan jas dokter tersenyum ramah terlihat menyambut kedatangan Emma.


"Pagi dokter Balkan, saya dokter Emma dari VC hospital. kepolisian menghubungi ku Minggu lalu" Emma menatap dokter Balkan yang berdiri di hadapannya.


"Ya aku sudah tahu hal itu, kau akan menangani kejiwaan Roberto?"


"Benar dokter, bisakah aku meminta rekam jejak medisnya selama penyidikan?"


"Tentu saja, silahkan duduk dokter Emma"


Napi yang akan menjadi pasien Emma itu bernama Roberto. ia pria Brazil yang tertangkap oleh pihak imigrasi karena melarikan diri ke Belanda setelah melakukan kejahatannya.


Saat ini pria bernama Roberto itu mendekam di tahanan pusat dan di jaga ketat. Dokter Balkan menemani Emma untuk menemui Roberto di ruangan penyidik. pria itu berkulit coklat, berkepala plontos. tatapan matanya sungguh mengerikan terkesan dingin dan kejam.

__ADS_1


"Hai tuan Roberto, saya dokter Emma" Emma mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Roberto tapi pria itu mengabaikannya. tatapannya pada Emma sangat menakutkan Emma bahkan di buat merinding melihat mata pria itu. dokter Balkan tersenyum melihat Emma terintimidasi. ia sengaja meninggalkan Emma dengan Roberto di ruang penyidik hanya berdua saja.


***


Di bandara internasional Reyzard terlihat menarik kopernya. ia mengenakan kaca mata hitam berjalan tenang di iringi Sho. pesawatnya akan berangkat sebentar lagi.


Beberapa kali Reyzard menoleh ke belakang ia berharap Amara akan mengantarnya atau menemuinya sebentar saja sebelum menaiki pesawat.


"Saya rasa dia tidak akan kemari tuan" kata Sho yang seolah mengerti isi pikiran bosnya.


Sho hanya terdiam tidak menjawab. ia tidak pernah jatuh cinta pada seorang gadis manapun jadi Sho juga tidak tahu harus berpendapat apa. selama ini ia hanya bekerja untuk Reyzard sebagai asisten mafia. kehidupan pribadinya tidak pernah menarik. ia sepi dan sendiri setelah selesai dengan harinya bekerja bersama Reyzard.


"Oh ya seberapa berbahaya dokter Balkan itu?" tanya Reyzard yang tiba-tiba ingat.


"Saya kurang tahu tuan tapi ia memiliki jaringan yang kuat dengan para tahanan politik dan mafia di penjara pusat"


"Aku rasa Vegas dalam bahaya" Reyzard terlihat memikirkan sepupunya.

__ADS_1


"Bisa saja begitu tuan, saya rasa mereka akan menunggu sampai tuan Vegas lengah lalu menyerangnya"


"Tapi ada permasalahan apa dokter Balkan dengan paman Zack?"


"Tuan Zack mendepaknya dari VC hospital karena kasus malapraktik dan pembunuhan dokter Eric Van Camont"


"Oh jadi dia menyingkirkan dokter Eric dan bertujuan menguasai VC hospital?"


"Benar untuk menguasai VC hospital tapi setelah tuan Eric terbunuh tuan Zack yang mengambil alih VC hospital mengakuisisinya menjadi satu dengan KanPetra hospital yang pernah tuan Zack dirikan"


"Rumit! aku harap Vegas bisa menyelesaikan semua ini jadi ketika aku kembali ke Belanda semua sudah beres" Reyzard tertawa, ia mengingat Vegas yang tadi menasehatinya untuk keluar dari lingkaran mafia. tapi sebentar lagi Vegas sendiri yang akan terjebak dan kembali sebagai big bos mafia.


"Kenapa anda tertawa tuan?" Sho curiga bosnya sudah gila.


"Oh tidak, aku hanya teringat ucapan Vegas sebelum aku pergi. dia bilang aku harus keluar dari lingkaran mafia tapi sebentar lagi dia juga akan kembali masuk ke dunia kelam ini"


Giliran Sho yang tersenyum samar.

__ADS_1


__ADS_2