Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 46


__ADS_3

"Sepertinya calon anak kalian kembar" kata dokter yang memeriksa Lily.


Hari itu Lizard menemani Lily memeriksakan kandungannya di rumah sakit.


"Kembar??!" tanya Lily dan Lizard bersamaan karena terkejut mendengar perkataan dokter barusan.


"Iya, tenanglah sejauh ini perkembangan kedua calon bayi kalian bagus sama besar dan untuk gizinya sang ibu juga bagus. kondisi ibu hamil juga tidak ada keluhan hanya kau sedikit harus berhati-hati dengan tekanan darah"


"Kenapa dengan tekanan darah Lily?" tanya Lizard cemas.


"Hanya sedikit tinggi, tapi itu bisa saja berubah. wajar saja ibu hamil dengan tekanan yang terkadang menurun atau terkadang sedikit tinggi"


"Oh ya jika kaki mu bengkak dan tangan juga bengkak segeralah ke rumah sakit"


"Baiklah aku akan memantau kondisinya dan menuruti perkataan mu" Lizard melirik Lily yang seperti santai dan acuh pada perkataan dokter.


"Kau dengar calon anak kita kembar? apa kau siap menjadi ayah dari anak kembar ini?"


"Kenapa bertanya lagi?" Lizard membantu Lily bangun dari tempat pemeriksaan. Perut Lily sudah terlihat membulat meski baru trimester pertama. mungkin karena anaknya kembar jadi terlihat lebih besar.


"Aku rasa kau tidak bisa bekerja dengan kondisi seperti ini, aku tidak memberi mu izin untuk bekerja"


"Tapi aku bosan selalu di rumah sendirian Lizard"


"Apa perlu aku menikah lagi agar kau punya teman?"


Lily melotot ke arah Lizard tidak percaya dengan bualan pria itu. melihat Lily marah Lizard tersenyum sambil menggandeng tangan Lily menuju mobilnya.


Saat didalam mobil Lily hanya terdiam memandangi jalanan kota dari balik kaca mobil.

__ADS_1


"Kenapa hanya diam? ada yang sedang kau pikirkan?"


"Apa kau akan menikah lagi?"


Senyum kembali tersungging di wajah tampan Lizard mendengar pertanyaan Lily.


"Iya jika kau bersikeras meminta berpisah dari ku, aku perlu ibu untuk anak kembar kita"


"Memangnya apa aku akan memberikan anak ini padamu?"


"Mau tidak mau hak asuh akan jatuh di tanganku Lily itu mudah saja aku tinggal menyewa pengacara terbaik dan membayar mahal lalu anak-anak ini akan jadi milikku"


"Kau bahkan Setega itu pada ku? memisahkan ibu dan anaknya?" air mata Lily mengalir membasahi pipinya yang halus.


"Karena itu jangan pergi, jangan tinggalkan aku" suara Lizard merendah dan melembut. Ia memutar kemudinya ke pusat perbelanjaan.


"Aku ingin membeli perlengkapan untuk si kembar, kau tinggal duduk saja dan biarkan para pelayan yang bergerak. tugasmu hanya mengatakan suka atau tidak suka"


Setelah turun dari mobil tiba-tiba seorang pelayan toko ternama menyiapkan sebuah kursi roda.


"Silahkan Nyonya"


"Lizard apa ini?"


"Duduklah dengan manis biar aku yang mendorongnya, kau tidak boleh kelelahan" Tanpa persetujuan, Lizard langsung mendorong perlahan kursi roda itu memasuki sebuah toko besar berlogo G.


"Aku tidak mau kemari, ini sangatlah mahal" kata Lily yang pasti sudah tahu harga yang di banderol di toko itu.


"Kalau kau tidak mampu bayar, aku yang akan membayarnya" lagi-lagi ucapan andalan Lizard keluar dan Lily hanya bisa pasrah.

__ADS_1


"Benar juga anak-anak layak mendapatkannya, ayahnya seorang konglomerat pemilik tambang yang luas" sindir Lily.


"Baiklah mulai!" kata Lizard pada para pelayan yang kini sibuk memperlihatkan beberapa barang keperluan bayi pada Lily.


"Lizard aku haus, anakmu ingin jus segar"


"Tidak masalah sayang" Lizard menekan tombol ponselnya dan beberapa menit kemudian jus segar tiba.


"Lizard anak mu mau pizza keju"


"Baik sayang"


"Lizard aku mau pulang aku ngantuk"


"Baik sayangku" Lizard segera menelpon Timoti untuk menghandle semua belanjaan dan pembayaran. ia mengantar sang istri pulang ke rumah.


Setibanya di rumah Lizard mengantarkan Lily ke kamarnya dan membaringkannya di tempat tidur king size yang baru karena Lizard pikir badan Lily akan melar jadi dia butuh tempat yang luas untuk tidur.


"Lizard .."


"Hmmmm"


"Aku tidak mau kau menikah lagi!"


"Hahahah! astaga Lily aku hanya bercanda. baiklah aku akan meminta Tim mencari pelayan pribadi untuk mu"


"Lily kau cemburu bukan? aku tahu kau sangat mencintaiku kau pasti cemburu berat mendengar aku bicara begitu? mana ada perempuan tidak jatuh cinta pada Lizard Van Camont? aku tampan dan kaya raya apa kurang ku? kau hanya terlalu gengsi dokter Lily sehingga kau tidak mengakui cinta mu padaku"


Lily meraih tangan Lizard dan menggigitnya saking kesalnya.

__ADS_1


__ADS_2