Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 188 Itali


__ADS_3

Reyzard berdiri diruangan dokter Vegas. hubungan keduanya sudah mulai membaik. meski sesekali mereka berdebat dan nyaris berseteru lagi.


"Lusa aku akan ke Itali" kata Reyzard.


"Untuk apa? kau masih menjalankan bisnis senjata ilegal mu?" Vegas terlihat perhatian kali ini. ia pernah menggeluti bisnis senjata rakitan yang ia buat sendiri dan di perbanyak dalam jumlah besar. senjata itu di ekspor ke belahan dunia di negara-negara maju.


Vegas tentu tahu resiko menggeluti bisnis ilegal itu. masih untung dirinya kini selamat dan menjadi dokter forensik menjalani kehidupan yang jauh lebih baik dari menjadi mafia. Vegas ingin Reyzard juga menata hidupnya meninggalkan palung gelap yang ia diami selama ini.


"Aku ada urusan, selama aku pergi rumah sakit ada di tanganmu"


"Kapan kembali?" tanya Vegas.


Reyzard mengedikkan bahunya, ia tidak tahu kapan urusannya di Itali akan selesai.


"Aku harap kau kembali dengan selamat" kata Vegas bergurau.


"Bagaimana dengan gadis itu? kau akan meninggalkannya?"


Reyzard tersenyum samar mengingat Amara. gadis manis yang menjerat hatinya tapi cukup sulit untuk ia taklukkan.


"Aku akan kembali untuknya" jawab Reyzard mantap.


"Oh ya Vegas, aku rasa di Amsterdam juga ada musuh besar yang mengintai mu, aku harap kau memiliki persediaan senjata yang cukup jika suatu saat kau memerlukannya"

__ADS_1


"Aku tidak memiliki musuh siapapun" jawab Vegas mantap.


"Benarkah? teror kemarin yang kita alami aku yakin ada hubungannya dengan mu!" Reyzard kembali mengingatkan tentang ledakan mobil yang dialami keduanya.


Vegas terdiam mencoba mengingat siapa musuhnya. selama di Amsterdam ia hanya bekerja sebagai dokter forensik ada sedikit masalah tapi sudah ia selesaikan. Vegas tidak merasa ada musuh besar seperti perkataan Reyzard.


Reyzard melangkah pergi meninggalkan ruangan dokter Vegas. ia berjalan menuju mobilnya. tujuannya adalah kampus tempat Amara belajar. sebelum ke Itali Reyzard ingin bertemu Amara.


"Ayo kita pergi makan siang" Reyzard menarik tangan Amara berjalan menuju mobilnya.


"Tidak mau! lepaskan aku!" kata Amara ketus. Amara mendengar desas desus di kampusnya jika pria yang memukul temannya kemarin adalah seorang mafia. itu berarti adalah Reyzard.


"Kau berbohong padaku!" Amara mendorong tubuh Reyzard.


"Berbohong apa?"


Reyzard terdiam mengamati Amara yang marah padanya. gadis itu terlihat kesal dan tidak senang.


"Apa kalau aku mafia kau tidak mau bersamaku? tidak mau jadi kekasihku?"


"Kekasih? berapa banyak wanita yang kau jadikan kekasihmu tuan Reyzard?! mafia memiliki banyak wanita aku tidak Sudi bersamamu!" Amara hampir melangkah pergi tapi Reyzard mencegahnya.


"Amara ayolah..."

__ADS_1


"Biarkan aku belajar dengan tenang tuan, jangan mengganggu ku. aku adalah seorang dokter tidak pantas jika menjalin hubungan dengan mafia seperti anda!" angkuh sekali, gadis di hadapan Reyzard itu.


"Baiklah, maaf sudah mengganggu mu"


Amara berjalan pergi, Reyzard mengamati gadis itu dari belakang. ia terus memandangnya hingga Amara menghilang di kejauhan.


Ponsel Reyzard berbunyi ada telepon dari Sho.


"Ada apa?"


"Saya sudah dapatkan siapa yang meneror anda dan tuan Vegas"


"Siapa?"


"Namanya dokter Balkan, kepala klinik penjara"


"Dokter Balkan? aku tidak pernah mengenalnya!"


"Saya rasa dia bukan bermusuhan dengan anda atau tuan Vegas tapi dengan tuan Zack Van Camont"


"Dengan paman Zack?"


"Benar tuan"

__ADS_1


Reyzard mematikan telepon ia bergegas memasuki mobilnya.


Biarkan saja si dokter Balkan itu di urus oleh Vegas. aku harus pergi mengurusi masalah yang lebih penting ke Itali.


__ADS_2