Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 62


__ADS_3

Di tahanan Lizard bertengkar dengan beberapa ketua geng. ia sebenarnya tidak mau tahu dan tidak berurusan dengan mereka tapi apa boleh buat mereka mengganggu Lizard.


Saling pukul dan adu mulut tak Terelakan di antara mereka sampai seorang sipir membawa paksa Lizard ke ruangan khusus dan ia di skors untuk tidak boleh di jenguk siapapun termasuk keluarga dan penasehat hukumnya.


Lily semakin panik dengan keadaan ini. di tambah VC group mengalami guncangan setelah di tinggal Lizard dan Tim.


Beberapa kolega hengkang dan tidak mau bekerja sama lagi dengan Vc group. Lily tidak mengerti seluk beluk perusahaan.


Aku harus bagaimana Lizard?..


Lily duduk di kursi kerja Lizard di VC group. ia membayangkan Lizard sedang duduk di kursi itu dan bekerja setiap harinya.


Drrrt....drtttt...


Ponsel Lily bergetar , nama papa Rud tertera di layar ponselnya.


"Iya pa ada apa?" Lily berdebar jangan sampai papa mengabarkan sesuatu yang tidak enak lagi.


"Lily Tim sudah sadar!"


Lily berdiri dari duduknya dan bergegas berlari menuju lift sembari tetap mengangkat teleponnya. beberapa karyawan melihatnya dengan heran.


"Pa Lily segera ke VC hospital!"


🌵🌵🌵


"Jika kau harapan Lizard untuk bebas maka aku akan melenyapkan mu dengan terpaksa!" bisik seseorang dengan topeng di dekat ranjang perawatan Timoti.

__ADS_1


Orang itu membawa sebuah suntikan dan ia berusaha menyuntikan obat ke selang infus.


"Aku ingin lihat apakah kau masih bisa berdaya setelah cairan ini masuk kedalam tubuh mu!"


Orang itu bergegas meninggalkan ruang rawat Timoti.


Di loby rumah sakit Lily berpapasan dengan Nicolas.


"Kau disini?" tanya Lily curiga.


"Oh iya aku tadi...menjenguk seorang teman" jawab Nicolas tanpa memandang mata Lily.


"Teman? dimana teman mu di rawat?"


"Di ..."


"Baik pa" Lily segera mengikuti langkah dokter Rud menuju ruangan perawatan Timoti.


Nicolas tersenyum puas. entah apa yang membuatnya tersenyum seperti itu. Nic lantas pergi meninggalkan VC hospital dengan wajah cerah dan riang gembira.


Sementara di ruangan Tim, semua dokter dan perawat sedang panik tanpa terkecuali Lily dan dokter Rud.


"Ada apa ini?!" Lily melihat Tim seperti menahan sakit.


"Apa yang terjadi padanya?!" tanya dokter Rud.


"Tidak tahu dokter sepertinya ada yang menyuntikan obat padanya, cairan infusnya berubah warna"

__ADS_1


"Apa?!"


Tidak Tim kumohon.....


Lily mencoba bersikap tenang dan berpikir bagaiman penanganan yang tepat untuk Timoti jangan sampai salah dan malah dapat berbahaya akibatnya.


"Baiklah, dokter Rud aku rasa kita harus menetralkan tubuhnya dari cairan infus yang beracun itu. seberapa banyak cairan itu masuk ke tubuhnya?" tanya Lily pada dokter dan perawat di ruangan itu.


"Tidak banyak baru beberapa tetes dan dia langsung bereaksi seperti ini"


"Bawa pasien ke ruang tindakan!" perintah dokter Rud yang langsung di ikuti dokter lain dan para perawat disana.


Lily terduduk di depan ruang kerjanya menunggu dokter Rud selesai dengan Timoti.


Lizard bagaimana ini? aku takut....


Selang beberapa jam kemudian...


"Lily..." dokter Rud memanggil Lily yang tertidur duduk di lantai saking lelahnya.


"Pa, bagaimana dengan Timoti?"


"Dia sudah membaik kita berhasil menetralkan racun yang masuk ke tubuhnya. sekarang Tim sedang di ruang khusus dan ada yang bertugas menjaganya"


"Apa dia sudah bisa di ajak bicara?"


"Besok saja Lily, sebaiknya sekarang kau pulang dan beristirahatlah jangan sampai kau sakit"

__ADS_1


"Baik pa" Lily menurut saja karena ia merasa begitu lelah hari itu. semua yang terjadi terlalu menguras pikiran dan tenaga Lily.


__ADS_2