
Lily pulang dari restoran Daniel, ia berjalan santai dengan wajah yang terlihat lebih cerah tidak murung lagi.
Lizard tengah duduk di sofa ruang tengah, ia sudah melepas jasnya dan menggulung lengan kemejanya.
Lizard juga terlihat lebih tenang, ia sudah pasrah apa keputusan Lily karena Lizard tidak bisa mengelak dengan hasil tes DNA itu.
Lily dan Lizard saling pandang dalam diam, tidak ada yang menyapa atau bicara tapi hati mereka sudah saling menyampaikan apa yang terjadi melalui ekspresi masing-masing.
Lily menghela napas perlahan, ia berjalan lalu duduk di sofa di samping Lizard.
Aroma parfum Lizard menguar, Lily suka aromanya suka bau Lizard saat pulang bekerja. ia juga suka di peluk oleh Lizard terasa nyaman dan tenang. tanpa disadari mata Lily berkaca-kaca memandang Lizard.
Lizard meraih Lily kedalam pelukannya. ia tidak bicara sepatah katapun sejak tadi. Lily menangis tersedu di perlukan pria yang ia cintai dengan sepenuh hati.
Lily tidak peduli lagi apa yang akan terjadi nanti. yang jelas ia tidak ingin berpisah dari Lizard.
"Lily aku ingin bicara" kata Lizard perlahan di dekat telinga Lily.
Lily mengangguk, ia sudah siap apapun yang akan di bicarakan oleh Lizard Lily akan mendengar dan berusaha menerimanya.
"Lily kau tahu aku sudah melakukan serangkaian tes DNA dengan ...Ozgy anak Grace" Lizard menelan ludah mengambil jeda sejenak. ia mengamati reaksi Lily yang terlihat lebih tenang.
"Aku tidak peduli apapun hasilnya, jika dia memang anak mu aku tidak bisa apa-apa Lizard karena kau memang ayahnya. Anak itu punya hak yang sama seperti Zack dan Bella"
"Lily?" Lizard sampai tidak bisa berkata-kata. saking merasa bersalahnya rasanya ia seperti mau mati karena telah menyakiti Lily yang begitu baik dan selalu menerimanya.
Seandainya kau marah dan memaki ku mungkin aku tidak akan sesakit ini Lily!
Hubungan Lizard dan Lily perlahan mulai membaik. Lily sudah mulai bisa menerima kenyataan jika Ozgy adalah anak Lizard.
🌵🌵🌵
__ADS_1
Malam sudah larut, Lizard dan Lily sudah tertidur pulas di kamar mereka.
Ponsel Lizard berbunyi berkali-kali, Lily terbangun dan melihat siapa yang menelpon larut malam.
Nama Grace tertera di layar ponsel Lizard. Lily kembali meletakan benda itu diatas meja disamping tempat tidur.
Dalam hitungan detik ponsel kembali berbunyi, ada panggilan telepon dari Grace lagi.
Lily mendengus lalu menjawab telepon dari Grace.
"Grace apa kau tidak tahu jika ini sudah malam?!" kata Lily ketus.
"Paman Lizard....." terdengar suara tangis anak kecil di telepon.
"Ozgy?" tanya Lily, rupanya bukan Grace yang menelpon Lizard tapi Ozgy.
"Mommy ..."
"Mommy sakit, tidak bangun ..."
"Baiklah Ozgy jangan cemas sayang, paman Lizard akan kesana dengan Tante dokter ya"
"Iya..."
Lily bergegas membangunkan Lizard dari tidurnya.
"Cepat Lizard, baru saja Ozgy menelpon katanya Grace sakit!"
Lizard langsung bangun dan mengenakan pakaiannya begitu juga Lily, ia mengganti piama dengan stelan lalu menyambar tasnya.
"Sayang apa tidak masalah kalau kau ikut kesana?" tanya Lizard sebelum mereka memasuki mobil.
__ADS_1
"Tidak masalah, aku ingin melihat kondisi Grace"
"Baiklah"
Lizard melajukan mobilnya menuju apartemen Grace. keduanya bergegas menaiki lift ke lantai delapan dan berjalan cepat menuju unit apartemen Grace.
Lily mengetuk pintu apartemen tidak lama Ozgy membuka pintu dengan wajah sembab. anak itu memeluk Lily karena takut.
Jiwa keibuan Lily tidak bisa mengelak saat Ozgy memeluknya. ia menenangkan anak itu.
"Dimana Mommy?" tanya Lizard pada Ozgy.
"Di kamar..."
Lizard bergegas ke kamar Grace dan melihat wanita itu terkapar dengan mulut berbusa sembari menggenggam tempat obat.
Lizard memandang Lily penuh arti, ia menyerahkan tempat obat yang di genggam Grace pada Lily.
Rupanya Grace meminum banyak obat tidur. Lily memeriksa denyut nadi Grace.
"Lizard cepat bawa dia ke rumah sakit! masih ada denyutnya!"
Lizard mengangkat tubuh Grace menuju mobil. dalam hati Lily sebenarnya ia cemburu melihat suaminya menggendong Grace tapi apa boleh buat dalam kondisi urgent Lily tidak bisa egois terlebih ia seorang dokter.
Lily membawa Ozgy ke mobil Lizard. sementara Grace di tidurkan di kursi belakang .
Mereka membawa Grace ke VC hospital. begitu tiba di rumah sakit Grace segera di tangani. kebetulan dokter jaga adalah Eric.
"Ada apa dengan wanita ini?!" tanya Eric mengamati kondisi Grace yang sudah lemah. ia masih kesal bercampur benci pada Grace. karena kehadirannya Lily tersakiti.
Bersambung......
__ADS_1