
Vegas menarik tangan Sidney untuk duduk di pangkuannya. Ia mengusap lembut kaki jenjang Sidney. Senyum tersungging di bibir Vegas. Ia tahu istrinya itu sedang bimbang sejak beberapa hari ini Sidney lebih banyak diam dan lebih banyak memperhatikan Vegas tanpa ia sadari tapi Vegas menyadari perubahan Sidney itu.
"Katakan padaku apa yang mengganggu pikiranmu?" tanya Vegas.
"Tidak ada!" Sidney melepaskan rengkuhan lengan Vegas di pinggangnya. Ia berdiri memalingkan wajahnya.
"Apa kau ditugaskan membunuhku?" tawa Vegas hampir meledak melihat Sidney terkejut.
"Hmmm tugas yang menarik, kenapa tidak kau lakukan dengan mudah? Seperti menusukku dengan salah satu pisau mu disaat aku tertidur? atau memberi racun dimakananku? Banyak cara kenapa kau bingung Sidney sayang? Apa kau mulai mencintaiku dan ingin bertahan dengan pernikahan ini?"
"Diam! Aku bisa melakukan semua yang kau katakan tadi jadi jangan menyesal Vegas!!"
Sidney melangkah pergi meninggalkan Vegas yang tersenyum menatap istrinya itu.
"Bukankah dia lucu sekaki Kinn? Dia ditugaskan membunhhku! hahaha!"
__ADS_1
"Jangan bercanda tuan bisa saja nyonya benar-benar melakukan itu pada anda"
"Apa kau pikir dia bisa melakukannya?"
"Mungkin saja, nona adalah wanita yang ambisius saya rasa ia bisa melakukan apa saja"
"Hmmm tapi aku senang dengan ambisinya yang mustahil itu!" Vegas kembali tersenyum mengejek.
Diam-diam Jane memperhatikan percakapan Vegas dan Kinn. Ia mencuri dengar obrolan kedua pria itu untuk menyusun strategi. Sepertinya Sidney mulai lemah karena mencintai Vegas tapi Jane ia tidak akan teegoda apapun ia akan menjalankan tugas dari Luke seperti yang sudah-sudah.
Jane tersentak mendapati Kinn berdiri di belakangnya. Ia tidak tahu kapan pria itu bergerak. Wajah Jane terlihat sedikit gugup. Kinn tersenyum seperti psikopat.
"Hmmm sepertinya kau harus belajar dariku cara menguping yang baik dan benar nona Jane!" Kinn medekatkan wajahnya ke wajah Jane.
"Apa maksudmu menguping? Aku hanya berdiri disini karena tidak enak jika mengganggu kalian bicara" sanggah Jane.
__ADS_1
"Baiklah aku terima alibimu nona Jane" Kinn mengerlingkan matanya seraya berjalan pergi.
Jane menghela napas lega, pria seperti Kinn lebih berbahaya di banding Vegas. Jane merasa harus lebih berhati-hati pada Kinn.
***
"Bagaimana jika kau terima tawaranku untuk bergabung? Aku akan memberimu lebih di bading yang Vegas berikan!" kata Reyzard pada Kinn. Siang itu Reyzard sengaja menemui Kinn di jalan. Ia tertarik dengan kemampuan berkelahi yang Kinn miliki.
"Simpanlah tawaran anda, saya masih menghormati karena anda bagian dari keluarga Van Camont" kata Kinn beranjak pergi. Ia menghnetikan langkahnya lalu menoleh ke arah Reyzard yang masih melihatnya dengan sorot mata tajam.
"Tuan Reyzard saya sarankan anda mencari tahu tentang para asisten pendahulu saya seperti tuan Timoti asisten kakek anda yaitu tuan Lizard, Tim sangat melegenda di keluarga Van Camont saya rasa anda perlu mencari tahu seberapa setia kami pada bos kami"
Kinn membuka pintu mobilnya dengan raut wajah kesal. Ia melaju membelah jalanan kota ingin rasanya tertawa mendengar bujukan Reyzard tadi. Kinn tidak perlu di uji seberapa setia dirinya pada Vegas.
Kinn terjun keduania mafia karena Vegas jadi ia hanya akan meninggalkan Vegas jika bos nya itu yang memintanya pergi.
__ADS_1
Kinn menginjak gas dan menambah kecepatan mobilnya. Ia harus ke perusahaan tempat Sisney bekerja. Kinn ditugaskan oleh Vegas untuk menemui Luke, pria yang sangat ingin menjatuhkan Vegas.