
"Frederic Van Camont sikap mu terlihat berbeda dengan kakak mu"
Siang itu Eric dan Nicolas bertemu di sebuah dermaga yang jauh dari kota.
"Sudahlah aku jauh-jauh menemui mu kemari karena aku tahu kau dan kakak ku adalah musuh jadi aku menawarkan kerja sama pada mu"
"Hahaha! baiklah kau orang yang tidak suka basa basi rupanya, katakan kerja sama macam apa yang kau ajukan padaku"
"Habisi Lily Van Camont! aku rasa itu sudah bisa menghancurkan separuh dari jiwa kak Lizard!" kata Eric menyeringai.
Nicolas menarik kemeja Eric dan menodongkan pisaunya ke dada sebelah kiri Eric.
"Hei kau kenapa?!" Erik memandang tajam ke wajah Nicolas.
",Kau jangan berani berbuat apapun pada Lily apa lagi menyentuhnya!" kata Nicolas penuh penekanan.
"Wow tunggu sebentar, apa permusuhan mu dengan kakak ku bukan hanya masalah bisnis tapi juga wanita?!"
Eric tertawa terbahak hingga Nicolas melepaskan cengkramannya pada Eric.
"Aku tidak menyangka jika wanita itu hebat sekali bisa diperebutkan dua pria sampai seperti ini! lihat dirimu kau sampai kehilangan pekerjaan mu, masuk tahanan dan sekarang kau terancam karena kakak ku tidak akan melepaskan mu. apa semua ini karena Lily?!"
"Tutup mulut mu!" Nic murka dan hampir mendaratkan tinjunya ke hidung Eric.
"Baiklah...baik aku tidak perduli dengan permusuhan kalian, tapi aku membutuhkan bantuan mu. uang rumah sakit di bekukan oleh kakak ku jadi aku tidak bisa leluasa menggunakan uang itu. tugas mu adalah hancurkan kakak ku melalui Lily".
"Apa maksud mu?!"
__ADS_1
"Kau tidak harus menghabisinya jika memang kau menyukai nya. kau cukup menculiknya dan minta uang tebusan yang besar pada kak Lizard. dia jelas akan memberikan uang tebusan itu karena Lily sangat berharga baginya"
"Bagaimana jika Lizard tidak mau membayar tebusan?"
"Tenanglah, aku sangat mengenal Lizard dia kakak ku aku tahu watak dan perangainya. Kak Lizard tidak akan membiarkan dokter Lily dalam bahaya. jangankan uang nyawanya juga akan ia pertaruhkan demi wanita sialan itu!"
"Jangan menyebut Lily seperti itu brengsek!!" Nic naik pitam mendengar Eric mengumpat soal Lily.
"Hei tenang brengsek! aku hanya bergurau saja! lakukan dengan cepat. besok Lily ada di VC hospital dan ia akan pulang di sore hari saat itu waktu yang tepat untuk mu menculiknya!"
Nicolas tersenyum dan menganggukkan kepala.
"Kau ini adik macam apa? bisa-bisanya kau berkhianat pada kakak mu" Nicolas tertawa mencemooh Eric.
"Dia membuatku sangat kesal jadi aku kehabisan kesabaran dan terpaksa aku menusuknya dari belakang!" jawab Eric sembari berlalu menuju mobilnya yang ia parkir tidak jauh dari dermaga.
🌵🌵🌵
"Ada apa?" tanya Lizard sembari memperhatikan wajah Laura.
"Oh tidak ada"
Lizard tahu Laura menyembunyikan hubungannya dengan Nicolas.
"Laura, kau wanita yang pintar dan cantik jangan sampai ada pria tidak berguna yang memperalat mu" kata Lizard sembari menyesap kopinya.
Laura terkejut dengan ucapan Lizard barusan, tapi ia segera menyembunyikan reaksinya.
__ADS_1
"Mana mungkin ada yang berani memperalat ku Lizard? Oh ya bagaimana hubungan mu dengan Lily? apakah kalian baik-baik saja?"
"Di luar dugaan mu kami baik-baik saja" kata Lizard menyeringai kembali membuat Laura salah tingkah.
"Itu bagus jika kalian baik-baik saja"
"Oh ya aku mau sedikit bercerita tentang masalah asmara" kata Lizard memandang Laura.
"Asmara siapa?"
"Aku memiliki seorang musuh bernama....Nicolas. dia mantan kepala polisi sekaligus sahabat kecil istriku"
Lizard mencoba melihat perubahan ekspresi wajah Laura.
"Dia jatuh cinta pada Lily tapi karena aku mendapatkan Lily lebih dulu Nicolas tidak terima dan mencoba menghancurkan ku"
"Benarkah?" Laura memandang wajah Lizard dengan serius.
"Benar sekali Laura, dia sangat terobsesi pada Lily aku sampai bingung. menurut mu bagaimana aku menghadapi orang gila seperti Nicolas itu?"
Wajah Laura berubah memerah karena kesal. ia pasti cemburu dan tidak terima mendengar perkataan Lizard tentang Nicolas.
Jadi benar selama ini kecurigaan ku tentang perasaan Nicolas pada Lily. pantas saja ia begitu membenci Lizard dan mungkinkah Nic juga hanya memanfaatkan ku. apakah selama ini dia tidak pernah mencintai ku......
"Aku harus pergi, meeting kita selesai"
Laura berdiri dari duduknya dan berjalan pergi meninggalkan ruang kerja Lizard.
__ADS_1
Lizard tertawa penuh kemenangan...
Dasar bodoh kalian pikir aku akan termakan jebakan kalian? lihat saja siapa yang lebih unggul dalam menjebak orang! ...