
Tiga tahun berlalu pernikahan Vegas dan Sidney mulai mengalami kehampaan. Vegas mulai jengah menyembunyikan identitas sesuangguhnya pada sang istri begitu pula Sidney yang memiliki rahasia yang Vegas tidak ketahui.
Pagi ini di meja makan keduanya menikmati sarapan dalam suasana yang kaku. Tidak banyak obrolan. Vegas meneguk segelas jus di hadapannya lalu berdiri meraih ponselnya yang selalu tergeletak tidak jauh dari dirinya. Ia mencium bibir Sidney yang masih duduk menikmati selembar roti gandum dengan selai.
"Sampai jumpa sayang" kata Vegas
"Sayang jangan lupa jam 7 tepat untuk makan malam kita, aku akan memasak seperti biasanya"
"Kinn catat itu!" kata Vegas pada Kinn yang mengekor di belakangnya.
"Mari nyonya" Kinn berjalan cepat pergi mendahului Vegas ia membukakan pintu mobil untuk bosnya itu.
Di perusahaan Vegas terlihat bosan ia duduk diam mengabaikan beberapa pekerjaan yang harus ia tangani.
"Tuan ada tuan Eddie datang" kata Kinn memberitahu.
"Ada apa?"tanya Vegas malas.
Eddie tersenyum girang ia sudah bisa menebak kepalsuan rumah tangga Vegas dan Sidney.
"Anak buahmu banyak yang mati Kenapa kau diam saja?!"
"Kinn sedang mencari tahu tentang itu" kata Vegas santai.
"Ayolah Vegas! Kau ini dokter forensik masa tidak tahu anak buahmu mati kenapa? Mereka terluka karena tusukan pisau dan kau hanya diam saja?"
__ADS_1
"Aku bukan dokter forensik karena aku tidak praktek! Tidak di kepolisian atau dimanapun!"
"Iya tapi setidaknya kau pasti tahu penyebabnya dan bisa menebak siapa pembunuh bayaran yang menghabisi anak buahmu?!"
Vegas terdiam, begitu juga dengan Kinn yang berdiri menyimak percakapan kedua orang penting di hadapannya.
"Atau kau sudah mencurigai seseorang?" tanya Eddie.
Vegas terlihat terkejut mendengar tebakan Eddie. Ia memalingkan pandangannya menatap ke arah dinding kaca di sampingnya.
"Pergilah secepatnya akan ku atasi permasalahan ini" kata Vegas kesal.
"Dengar Vegas jangan sampai kerja sama antara perusahaan kita berakhir karena ada pengganggu dan kau hanya diam" Eddie melangkah pergi meninggalkan ruang kerja Vegas.
***
"Datanya sangat minim" kata Jane.
Sidney berdiri di dekat Jane yang sedang mengoperasikan komputer canggihnya.
"Bagaimana apa kau menemukan informasi lagi?" tanya Sidney sembari memegang secangkir kopi.
"Butuh beberapa menit untuk membuka data pribadi suamimu karena yang membuat biografi suamimu bukan orang sembarangan ia sudah tentu ahli telekomunikasi" kata Jane.
Layar komputer menujukan hasil pencarian yang di maksud oleh Sidney dan Jane. Sidney segera mendekatkan wajahnya ke layar komputer dengan serius ia membaca biografi Vegas Van Camont.
__ADS_1
Nama : Vegas Van Camont,
Profesi: Ahli Forensik.
Memiliki bisnis besar di perusahaan farmasi dan juga sindikat perdagangan internasional. Ahli menggunakan senjata laras panjang dan ia bisa merakit berbagai tipe senpi.
Wajah Sidney menegang, ia tidak menyangka pria cuek yang ia nikahi selama tiga tahun ini ternya menyimpan begitu banyak misteri. Telapak tangan Sisney sampai berkeringat. Ia berjalan mondar mandir mengusir kegelisahannya.
"Sidney suami mu menelpon" kata Jane.
Dengan ragu Sidney menerima gagang telepon dan menempelkannya di telinga.
"Hi sayang..." sapa Sidney begitu mendengar suara Vegas di telepon.
"Aku mengingatkan mu untuk acara dinner kita bebby"
"Oh tentu saja, aku tidak akan lupa sayang ini aku sudah hampir tiba di rumah. Tenanglah aku akan membuat kejutan untuk mu" kata Sidney dengan mata berbinar dan senyum manis meski Vegas tidak bisa melihatnya melalui telepon.
"Jane, Grace ayo kita mulai kejutan untuk suamiku tercinta!" Sidney, Jane dan Grace berada di satu mobil. Jane mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi membelah jalanan kota menuju mansion Van Camont.
Mobil berhenti di halaman mansion yang terlihat lengang. Biasanya ada beberapa penjaga disana tapi hari itu sepi saja. Ketiganya curiga dan saling melirik. Sidney mengedikkan bahunya sembari berjalan cepat menuju dapur. Jane dan Grace bergegas menata daging panggang dengan bumbu barbeque ke atas nampan besar. Sementara Sidney sibuk menata piring, sendok, garpu dan pisau.
Sidney adalah agen wanita yang pandai menggunakan belati. Ia mengoleksi berbagai jenis pisau di rak rahasia di dapur yang jelas tidak di ketahui oleh Vegas.
Sidney melihat jam tangannya, bergegas mengganti pakaiannya dengan dress pendek selutut. Tak lupa pisau tajam melekat di paha bagian kanan tertutup oleh dress bunga-bunga yang manis.
__ADS_1
Sepertinya malam ini akan terjadi peperangan!