Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 167 Cerita Baru Dimulai


__ADS_3

"Kau bawa Reyzard ke restoran tempat ku dan Sidney akan bertemu" kata Vegas pada Kinn


"Baiklah tuan, tapi apa saya bisa bertanya satu hal sebelum saya melakukan perintah ini?"


Vegas berbalik menatap Kinn tidak biasanya asistennya Berani banyak bicara saat dirinya memberi tugas.


"Ada apa?" Vegas mengerutkan keningnya sembari berkacak pinggang.


"Apa anda akan memaafkan nyonya?"


Vegas terdiam, berat untuknya menghukum Sidney yang masih menjadi istrinya dan wanita itu masih menempati ruang di hati Vegas. tapi melihat pengkhianatan Sidney untuk menjebaknya itu juga menyakitkan.


"Itu bukan urusanmu Kinn!"


Kinn mengangguk pasrah sembari tersenyum ia memundurkan langkahnya lalu berjalan pergi meninggalkan ruang kerja Vegas. sepertinya ia tidak bisa menepati janjinya pada Jane. Kinn tidak tahu apa yang akan terjadi pada Sidney karena kesalahan kali ini sangat fatal.

__ADS_1


Phuket yang ingin ku kunjungi sepertinya tinggal mimpi....


Malam itu Kinn sengaja memancing Reyzard dan Sho untuk datang ke restoran yang sudah ia booking. Vegas dan Sidney juga akan berada disana. Kinn berkata pada Reyzard jika Vegas ingin menandatangani dokumen pengalihan perusahaan di restoran sembari makan malam. tanpa curiga Reyzard dan asistennya mengikuti saja ajakan Kinn.


Setibanya di restoran Reyzard terkejut karena disana juga ada Sidney. begitu pula dengan wanita itu yang tidak menyangka jika makan malamnya dengan Vegas adalah sebuah jebakan. Vegas sengaja mengkonfrontir Sidney dengan Reyzard.


"Bagus sekali kalian berdua sudah bertemu jadi apa aku harus mengulangi dan menerangkan dengan rinci rencana kalian padaku?" tanya Vegas santai sembari menggulung lengan kemejanya dan menyugar rambutnya dengan jemari. ia tampak tampan, sadis dan cerdas mata Vegas terlihat berbinar mengetahui kerjasama antara istrinya dengan sepupunya sendiri. Sidney salah tingkah ia tidak bisa lagi mengelak di hadapan Vegas atas rencananya bersama Reyzard.


"Apa maksudmu Vegas?" tanya Reyzard masih mencoba menutupi semua kebusukannya.


Reyzard terdiam, rahangnya mengeras karena kesal dan malu rencananya sudah gagal total. di tambah ada Sidney disana yang juga hanya bisa terdiam.


"Jadi tolong katakan padaku imbalan apa yang setimpal untuk rencana kalian berdua ini?!" tanya Vegas dengan intonasi penuh penekanan dan mengintimidasi. senyum memudar dari bibirnya ia memandang tajam ke arah Sidney dan Reyzard secara bergantian.


Vegas memberi kode pada Kinn untuk membawa Sidney masuk kedalam mobilnya Reyzard yang sudah terpojok semakin kesal dan marah. Sho yang berada di belakang Reyzard meraih sesuatu dari dalam saku jasnya dan menekan sebuah remote kecil.

__ADS_1


"Tidak Sho jangan!" teriak Reyzard panik. Vegas tidak mengerti dengan kedua orang di hadapannya.


Wajah Reyzard memucat remote yang di pegang Sho itu adalah kendali dari peledak yang di pasang di bawah mobil Vegas dan Sidney berada di dalamnya.


Sho sudah terlanjur menekan tombolnya, Vegas yang baru menyadari jika itu tombol peledak segera menuju Reyzard dan menarik nya.


"Katakan padaku apa yang kau lakukan?!"


Reyzard terlihat merasa bersalah, ia meminta anak buahnya memasang peledak itu hanya untuk menggertak Vegas tapi ia tidak menduga jika anak buahnya sungguhan meledakkan mobil milik Vegas.


Vegas berlari menuju arah mobilnya yang terparkir tidak jauh dari restoran. api sudah membakar mobil itu.


"Sidney?!! Kinn?!" Teriak Vegas putus asa.


Kinn yang ternyata tidak sedang berada di dalam mobil juga terkejut. ia menjatuhkan sebotol air mineral yang di pegang nya. tadi sewaktu mengantar Sidney ke dalam mobil wanita itu meminta di belikan air mineral. jadilah Kinn pergi meninggalkan Sidney seorang diri di dalam mobil yang sekarang menjadi abu.

__ADS_1


__ADS_2