Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 169 Hidden mafia


__ADS_3

Paginya di VC hospital seorang gadis terlihat mengomel pada Vegas.


"Kau membatalkan janji untuk makan malam denganku, susah payah aku membujuk mu untuk pergi bersama" Vegas tidak mempedulikan gadis itu.


"Ayolah Vegas apa selama lima tahun kita saling mengenal kau sama sekali tidak jatuh hati padaku?" tanya gadis berjas putih dengan nama tertera di dada kirinya dr. Emma.


"Carilah pria baik dan menikahlah" jawab Vegas santai tanpa memandang Emma.


"Menikah? aku hanya ingin menikah dengan mu!" kata Emma sembari tersenyum malu.


"Aku sedang sibuk pergilah" kata Vegas sembari menjentikkan jemarinya di kening Emma. gadis itu usianya terpaut sepuluh tahun lebih muda dari Vegas yang sekarang menuju usia empat puluh tahun.


"Iya baiklah aku akan pergi sekarang tapi maukah kau makan siang denganku nanti?" Emma masih kekeh merayu Vegas. ia begitu tertarik sejak pertama kali melihat pria itu di VC hospital.


Vegas mendengus memandang tajam ke arah Emma. ia berjalan mendekati Emma.

__ADS_1


"Cepat pergi dari sini atau aku akan memakan mu!"


Emma yang ketakutan bergegas melangkah pergi, itulah yang ia sukai dari Vegas. selain tampan pria itu misterius dan tidak bisa di tebak.


***


Setelah dokter Vegas merilis hasil autopsi Mariane ia dikejar wartawan yang ingin meminta keterangan. kasus itu cukup membuat gaduh di seluruh Amsterdam.


Vegas menyelinap melalui pintu samping rumah sakit. ia berjalan menuju halte bus untuk pulang ke rumahnya.


Vegas mengangkat kedua tangannya tanda pasrah saat empat orang pria berjas hitam tiba-tiba mengepung dirinya.


"Jangan banyak bicara! cepat ikut kami!!" dua orang dari mereka menarik Vegas dan mendorongnya dengan kasar memasuki sebuah mobil. Vegas sendiri tidak tahu akan di bawa kemana. para penjahat itu saling lihat satu sama lain melihat ekspresi Vegas yang tetap tenang dan tidak terpancar ketakutan di wajahnya.


Vegas hanya tersenyum samar dengan para mafia muda itu.

__ADS_1


Kalian pikir aku takut? jika kalian anak buah mafia maka aku pernah menjadi bos mafia!


Vegas menggerakkan tangannya memukul anak buah mafia yang berusaha menculiknya. dengan pengalaman nya sebagai bos mafia mudah saja Vegas lolos dari mereka. ia menodongkan pistol ke pengemudi mobil dan memintanya berhenti.


"Berhenti turunkan aku disini maka kau akan selamat!" kata Vegas.


Vegas di turunkan di jalan ia berdiri menoleh ke kanan dan ke kiri mencoba mencari tumpangan. sejak kejadian ledakan mobilnya ia tidak lagi mengendarai kendaraan pribadi. Vegas trauma dengan kejadian itu. setiap kali berada di dalam mobil seorang diri ia teringat Sidney membayangkan bagaimana Sidney ketakutan saat ledakan itu terjadi.


Ponsel Vegas berbunyi dari dalam saku kemejanya. nama Kinn tertera di layar ponselnya. Vegas tidak menghiraukannya dan kembali memasukan benda itu ke dalam saku kemejanya. Kinn pasti menyimak berita hari ini yang menampilkan wajah Vegas di mana-mana, di siaran berita televisi, surat kabar dan media online lainnya. Vegas tidak ingin menyeret Kinn dalam bahaya. ia menginginkan Kinn hidup dengan baik dan kembali ke negaranya memulai keluarga kecil disana bersama Jane.


Vegas berjalan menyusuri jalanan kota menuju rumahnya. ia ingin segera tiba di rumah membuat coklat hangat lalu tidur. besok pagi akan menjadi hari yang panjang untuknya. para penjahat itu tidak akan membiarkan Vegas lolos begitu saja setelah hasil autopsi di keluarkan secara resmi olehnya.


Para penjahat itu licik sekali mereka membunuh gadis itu lalu menggantungnya dan membuatnya seolah bunuh diri! dasar para pengecut!


Vegas mengepalkan tangannya jika dirinya yang dahulu ia pasti sudah mendatangi kawanan itu lalu saling serang dengan mereka. tapi Vegas yang sekarang jauh berbeda setidaknya selama lima tahun ini ia hidup menjadi pria baik-baik.

__ADS_1


__ADS_2