
Setelah perjalanan darat selama enam jam akhirnya Lizard dan Tim tiba di VC Group. Lizard segera memimpin meeting siang itu yang sudah tertunda selama dua jam.
Tim keluar dari ruang meeting untuk menyelesaikan pekerjaan yang lain.
Di ruang kerjanya Tim di kejutkan oleh seorang wanita cantik yang ia kenal.
"Hai Tim lama tidak berjumpa" sapa wanita itu.
"Nona Rachel anda....?"
"Iya aku kemari mencari Lizard aku ingin bertemu dengannya"
"Tuan Lizard sedang meeting"
"Tidak masalah aku akan menunggunya"
"Kalau begitu silahkan, saya antar ke ruang kerja tuan Lizard"
Tim memasuki meeting room dan berbisik kepada Lizard jika Rachel menunggunya.
Lizard terdiam dan menghentikan meeting sejenak.
"Kau urus semua, sepuluh menit lagi aku akan kembali"
"Baik tuan"
Lizard membuka pintu ruang kerjanya dan mendapati Rachel duduk di atas meja kerja Lizard.
Siang itu Rachel nampak cantik dengan stelan kemeja satin lengan panjang dan celana pendek di atas lutut. Rambut panjangnya diikat rapi ke belakang.
"Hai Lizard ..."
"Mau apa kemari?" tanya Lizard dengan senyum pedih.
"Aku ingin melihat mu, aku rindu pada mu" kata Rachel sembari tersenyum manis. senyum yang selalu berhasil membuat hati Lizard terjerat.
"Aku dengar kau pergi ke Itali bersama kekasih baru mu?" tanya Lizard dengan sorot mata kurang suka.
__ADS_1
"Kau masih cemburu pada ku? apa masih ada sisa cinta di hatimu untuk ku?"
"Tidak Rachel aku sudah menikah dan istriku gadis yang baik"
"Iya aku tahu istri mu gadis yang baik dan ramah. Dokter Lily Van Camont ahli bedah VC Hospital" kata Rachel.
"Darimana kau tahu tentang dia?"
"Aku sempat bertemu dengannya, di rumah sakit dan kami berbicara sedikit"
Kenapa Lily tidak pernah bercerita padaku jika ia bertemu Rachel.
"Emmm apa yang...kalian bicarakan?"
"Tenang Lizard jangan panik begitu. aku hanya berkenalan dengannya dan dia terlihat santai dengan keberadaan ku sebagai mantan kekasih abadi mu" senyum Rachel mengembang bangga karena ia merasa sebagai satu-satunya wanita yang di cintai Lizard Van Camont.
"Aku rasa dia tidak jatuh cinta pada mu, bagaimana dengan dirimu Lizard apakah kau menyukainya?"
"Itu bukan urusanmu lagi, hubungan kita telah berakhir"
"Lizard aku tahu hubungan kita telah berakhir, tapi aku tidak yakin jika kau sudah tidak mencintaiku lagi. katakan untuk terakhir kalinya jika kau masih mencintaiku maka aku akan tetap tinggal di sisimu"
"Lizard!" Rachel merasa tersinggung dengan pengakuan Lizard tadi.
"Apakah ini berarti kau jatuh cinta pada Lily?"
"Aku tidak tahu tapi yang jelas aku selalu ingin bersamanya"
tuk..tuk..
"Masuklah Tim"
"Maaf tuan, sepuluh menit anda telah habis. klien sudah menunggu anda di meeting room"
"Baiklah, selamat tinggal Rachel"
Lizard berjalan pergi meninggalkan ruang kerjanya dengan Rachel yang tampak kecewa dan Tim yang terkejut.
__ADS_1
Tuan Lizard mengakhiri hubungan dengan nona Rachel, apa ini pertanda baik?
🌵🌵🌵
Sepulang bekerja Lizard bergegas pulang ke rumahnya. Ia memasuki rumah yang terasa sepi tanpa Lily di dalam nya.
Lizard menatap dapur yang terlihat bersih tertata dan sepi. Biasanya Lily memasak disana dan semua terlihat berantakan.
Gadis bodoh kapan kau akan pulang? ...
Lizard menuju ruang bawah tanah, ia duduk seorang diri di bar mini dalam ruangan bawah tanah itu.
Lizard telah menghabiskan setengah botol minumannya. Rasa mabuk mulai sedikit menjalar. Bayangan Rachel muncul di benaknya mengganggu pikirannya yang sebenarnya sudah mulai melupakan Rachel.
"Kau disini seorang diri?" Sura itu membuat Lizard terkejut dan meletakkan gelas minumannya. Ia memutar duduknya dan mendapati Lily berdiri dengan senyum bodohnya.
"Lily...?" gumam Lizard tidak jelas.
Lizard mengibaskan tangannya ,ia merasa sudah gila karena membayangkan Lily berada di depannya.
"Kau mabuk?" Suara Lily kembali terdengar. Kali ini gadis itu mendekati Lizard dan memegang bahu Lizard dengan lembut.
"Aku sudah gila...." Lizard menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya berharap ketika membukanya bayangan Lily sudah hilang.
Lizard tercengang karena wajah Lily semakin jelas berada tepat di depan wajahnya.
"Aku kembali dari pemukiman karena ada urusan di rumah sakit. besok akan ada pasien yang harus kutangani di meja bedah"
Lily terus bicara dan Lizard terus memandangi bibir Lily.
"Aku melihat mobil mu di luar dan aku rasa kau pasti di ruangan ini. Dugaan ku benar kau kesepian dan mabuk seorang diri. apa tanpa ku rumahmu sangat sepi dan hidup mu hampa?" Lily tertawa menggoda Lizard. seperti biasa ia hanya bercanda dengan pria itu. Tapi nampaknya Lily salah waktu dan tempat. Lizard yang patah hati sedang tidak ingin bermain-main.
Lizard menggenggam pergelangan tangan Lily dengaan kuat dan menarik tubuh Lily ke pangkuannya.
Keduanya beradu pandangan hingga jantung Lily hampir melompat keluar saat ia sadar jika ia duduk di pangkuan Lizard.
Bola mata Lizard yang berwarna biru tampak menatap Lily dengan lekat dan tidak berkedip.
__ADS_1
"Lily ..bercintalah dengan ku"