Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 115


__ADS_3

Pagi yang cerah seperti suasana hati Meri yang akan pergi terapi di antar Tim.


Meri tersipu malu duduk di kursi rodanya, ia tidak berani memandang wajah Tim.


"Anda sudah siap nona?" tanya Tim sembari mendorong perlahan kursi roda Meri menuju mobilnya.


"Iya aku siap, maaf ya merepotkan mu"


"Tidak masalah nona, lagipula ini perintah tuan Lizard"


Meri sedikit kecewa ternyata Tim melakukannya karena perintah Lizard bukan karena tulus dirinya ingin menemani Meri terapi.


Ya iyalah Meri memangnya kau pikir dirimu siapa? Tim banyak pekerjaan kalau bukan perintah kak Lizard ia tidak akan menyempatkan diri mengantar mu pergi terapi....


"Baiklah, maafkan aku karena aku harus mengangkat anda untuk memasuki mobil" kata Tim meminta izin sebelum mengangkat tubuh Meri dan mendudukkannya di kursi belakang.


Meri mengangguk canggung, ia mengalungkan kedua tangannya di bahu Tim dan membiarkan Tim mengangkat tubuhnya.


"Apa aku berat?"


"Sama sekali tidak, menurutku anda harus lebih banyak makan"


Meri tertawa ia tahu Tim berbohong karena Meri merasa beberapa hari ini berat badannya sedikit bertambah.


"Kita ke VC hospital ya" kata Tim seraya menyalakan mesin mobilnya.


Setibanya di VC hospital Tim menurunkan kursi roda Meri terlebih dulu.


"Hei kau bersama Meri?" dokter Eric melintas di dekat mobil Tim yang parkir di depan pintu loby rumah sakit.


"Benar tuan Eric ada nona Meri didalam mobil"


Eric membuka pintu mobil dan kali ini ialah yang menggendong adiknya dan mendudukkannya di kursi roda.

__ADS_1


"Kau siap untuk terapi hari ini?" tanya Eric.


"Iya aku mengikuti saran Lily, aku rasa dia benar aku harus mencobanya"


"Baiklah, kakak yang akan mengantarmu. Tim kau boleh pergi"


"Baik tuan Eric"


Meri terdiam memandangi Tim yang melangkah pergi dan memasuki mobilnya.


"Kenapa kau memandangi dia begitu?" suara Eric terdengar mengintimidasi Meri.


"Tidak ada"


"Jangan bohong Meri, kau dan dia tidak akan bisa bersama. lagipula si bodoh itu sudah punya kekasih"


"Benarkah? Tim sudah punya kekasih?"


"Tidak, aku juga tidak bertanya pada Kak Lizard"


"Aku rasa kak Lizard sama halnya dengan ku tidak akan setuju jika kau menyukai Tim"


"Memang kenapa?"


"Sudahlah Meri, apa tidak ada pria lain di dunia ini?!"


Meri terdiam begitu amarah Eric terpantik. ia sadar Eric dan Lizard sama-sama menyayangi Meri dan pasti menginginkan yang terbaik untuknya.


🌵🌵🌵


Lizard memandang ponselnya ia melihat di berita online tentang bisnis Jerry yang sedang di bicarakan media.


Kalian tidak tahu saja bisnis Jerry itu ilegal!

__ADS_1


"Permisi tuan" Tim tiba di ruang kerja Lizard.


"Kenapa kau sudah kembali bagaimana dengan Meri?"


"Tuan Eric sudah menemani nona Meri"


"Oh baiklah, Tim coba kau lihat schedule ku hari ini"


"Baik tuan" Tim membuka laptop di meja kerja Lizard. ia memeriksa email dari kolega yang masuk untuk meeting dengan Lizard.


"Siang nanti anda ada meeting dengan pemilik perusahaan nikel"


"Apa kita menjalin bisnis dengan mereka?"


"Salah satu tambang kita bekerja sama dengan mereka tuan"


"Baiklah kau atur saja aku akan datang meeting"


Lizard memandangi Tim ia teringat perkataan Lily semalam.


Apa benar Tim dan Meri saling menyukai? tapi aku rasa tidak mungkin....


"Tim...."


"Iya tuan?"


"Bagaimana hubungan mu dengan pacarmu itu?"


"Baik-baik saja tuan" jawab Tim sedikit heran. tidak biasanya Lizard mengurusi hal pribadi Tim.


"Oke aku hanya memastikan saja"


Lizard mencoba menghubungi Lily, ia membatalkan acara makan siang mereka mereka karena harus meeting.

__ADS_1


__ADS_2