Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 200


__ADS_3

River sedang menghibur dirinya dengan memberi makan hewan-hewan peliharaan di kandang khusus. River pecinta hewan buas ia memiliki sepasang jaguar dan beberapa reptil termasuk buaya di kolam besar di halaman samping.


River Menyuapkan sebongkah daging pada si Jack, jaguar jantan kesayangannya.


"Tuan, dokter Maxime ingin bertemu anda" Khan menghampiri River dari luar kandang.


River tersenyum kecil sorot matanya tajam penuh amarah. Ia harus membuat perhitungan dengan para dokter di VC hospital.


Dokter Maxime terlihat gelisah duduk di ruang tamu. Ia bahkan enggan meminum secangkir kopi yang di suguhkan oleh pelayan. Maxime hanya waspada siapa tahu River meracuni dirinya.


"Pagi dokter!" sapa River dengan suara seraknya yang khas.


"Pagi River aku ingin bicara" Maxime menatap Khan yang berdiri tidak jauh dari mereka.


"Bicaralah, tidak perlu pedulikan Khan"


"Aku dan segenap tim VC hospital meminta maaf dan ikut berbela sungkawa atas kepergian Don" kata Maxime tulus.

__ADS_1


River tertawa mendengar ucapan Maxime, rasanya ia ingin mencekik pria di hadapannya kalau tidak mengingat pertemanan yang mereka jalin selama ini, meski tidak berteman dekat tapi Maxime sudah banyak berjasa untuk para anggota Loco yang ia tangani saat terluka parah. hanya Don yang malang karena di tangani oleh Celine yang di anggap River sebagai penyebab kematian Don.


"Maxime, menurut mu apa seorang River Vanares akan menerima permintaan maaf begitu saja?"


"River aku tahu ini berat untuk mu tapi ..."


"Tapi aku akan tetap membalas apa yang sudah kalian lakukan pada adikku jadi siapkan dirimu dan terutama jangan lengah untuk melindungi sepupumu yang cantik itu!" wajah River terlihat seperti seorang psikopat saat mengucapkan kata-katanya. Maxime tahu pimpinan mafia itu sedang tidak bergurau. River pasti sudah mencari tahu semua tentang Celine.


"River tenanglah, aku sudah memberi sanksi pada dokter Celine tapi semua yang terjadi tidak semua karena kesalahannya karena kondisi medis Don waktu itu juga tidak memungkinkan"


"Apa kau pikir aku percaya dengan bualan yang kau sebut penjelasan ini?!" River berdiri dari duduknya dan melangkah pergi meninggalkan Maxime yang terlihat semakin gelisah.


Didalam mobil Maxime terdiam sesaat memikirkan nasib Celine kedepannya.


Celine habis kau! Aku tidak tahu harus bagaimana untuk membelamu...bisa jadi kau akan di buat sebagai santapan peliharaan River!


Hal yang di takutkan Maxime bisa saja terjadi mengingat pimpinan Loco seperti seorang Psikopat.

__ADS_1


***


Celine sedang di beri sanksi oleh VC hospital selama satu bulan tanpa bisa menjalankan praktek baik di rumah sakit maupun di rumah. Ia terlihat berada di pusat perbelanjaan bersama temannya. Celine tidak menyadari jika sejak tadi ia di ikuti dia orang pria misterius.


Ketika selesai berbelanja dan berjalan menuju mobilnya, dua orang berpakaian serba hitam menarik tangan Celine dan membekap wajahnya. Celine memberontak sekuat tenaga, salah satu dari pria itu memberikan injeksi bius di lengan Celine. Semua terasa gelap Celine tidak sadarkan diri.


Hingga ia membuka matanya dan merasa badannya kepayahan, persendiannya terasa ngilu karena efek obat bius tadi. Celine mengedarkan pandangannya di sekeliling ruangan dengan pencahayaan kuning keemasan. ruangan itu terasa kelam dan Celine mulai ketakutan.


Pandangan Celine terhenti pada sosok pria tinggi di hadapannya. pria itu menatapnya dengan wajah datar. kedua tangannya ia masukan kedalam saku celana.


"Kau?!" Celine terkejut melihat pria bermata coklat itu di hadapannya. ia jelas ingat pernah bertemu pria itu di pesta pernikahan temannya beberapa hari yang lalu.


"Dimana aku?!" Celine menggerakkan tangannya yang terikat tali tambang. Semakin tangan Celine bergerak tali itu semakin melukai pergelangan tangannya hingga berdarah.


"Auh sakit!" Celine meringis menahan tangannya yang luka. jika ia terus memberontak tali itu bisa saja menyayat nadinya. Celine terdiam keringat dingin mulai membanjiri keningnya. sekarang ia baru sadar jika dirinya memang korban penculikan.


"Apa mau mu?! kau menculik ku? Daddy akan melaporkan mu pada pihak berwajib. kau tidak kenal siapa Daddy ku!" kata Celine mulai membanggakan dan bersembunyi di balik nama Daddy nya.

__ADS_1


"Hmmm siapa Daddy ....mu itu Celine? apa kau pikir aku takut? River tidak pernah takut" River tersenyum memiringkan sudut bibirnya. jemarinya meraih dagu Celine. dari dekat dokter Celine memang terlihat sangat cantik, River hampir tidak bisa menahan dirinya jika ia tidak ingat dengan istrinya Zivana.


__ADS_2