Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 58


__ADS_3

Lizard berkumpul dengan anak buahnya untuk mencari keberadaan Tim.


Ia terlihat gelisah karena mencemaskan keselamatan asistennya.


"Tuan saya sudah berhasil melacak keberadaan ketua Tim" kata salah satu anak buah Lizard.


"Dimana dia?"


"Di sebuah pasar dekat VC hospital"


"Pasar?! cepat kita kesana!"


Lizard mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. ia berharap ketika sampai di sana Tim masih baik-baik saja.


Lizard memarkir mobilnya jauh dari pasar. rupanya tempat itu seperti tidak terurus. kotor dan banyak lapak kosong yang sudah lama di tinggal penjualnya.


Dengan hati-hati Lizard mencari keberadaan Tim. hingga ia merasa ada sesuatu yang dingin menyentuh pelipisnya.


Seseorang menodongkan senpi padanya. Lizard terdiam menghentikan langkahnya.


"Aku sudah menduga kau akan mencari asisten kesayangan mu bukan? hahaha!" terdengar gerombolan tertawa.


"Dimana dia?"


"Ikuti aku!" pria itu mendorong tubuh tegap Lizard untuk melangkah maju sambil tetap menodongkan senpinya.


Lizard tiba di suatu tempat yang gelap tanpa penerangan.


"Lepaskan dia!" kata Pria yang masih menodongkan senpi pada Lizard. Tidak berapa lama empat orang pria menggotong kotak penyimpanan ikan.


mereka membuka kotak besar itu dan menarik seseorang dari dalam sana. Orang itu adalah Tim yang sudah babak belur berlumuran darah.


"Tim! ..." Lizard terkejut melihat kondisi asistennya yang tidak berdaya.


"Dasar baj*Ngan! kalian apakan dia?!" teriak Lizard penuh amarah. dengan membabi buta ia menyerang orang-orang disana. Lizard mengambil senpi yang ia selipkan di pinggangnya dan menembak satu persatu gerombolan itu.

__ADS_1


Lizard dan anak buahnya berhasil menyelamatkan Tim. mereka membawanya ke VC hospital.


Lizard memanggul tubuh Tim yang berdarah menuju loby rumah sakit.


"Papa! ...Eric!!" Lizard memanggil ayah dan adiknya karena panik. Perawat berlarian ke arah Lizard dan segera menidurkan Tim di atas ranjang.


"Tolong selamatkan dia!" kata Lizard yang hampir menangis.


Tuan Rud dan Eric berlari menghampiri Lizard karena mendengar ada keributan di loby rumah sakit.


"Ada apa kak kenapa berteriak-teriak di rumah sakit?!" Eric terlihat kesal pada kakaknya.


"Ada apa Lizard?" tanya tuan Rud sambil menenangkan Lizard.


"Pa tolong selamatkan Tim, dia terluka parah pa"


"Tenanglah, dokter akan memeriksa Tim dengan baik"


Lizard terduduk di ruang tunggu. ia meraih ponsel di saku jaketnya. ada puluhan panggilan tidak terjawab dari Lily.


"Halo Lizard kau baik-baik saja? kenapa tidak menjawab telepon? aku cemas!" omel Lily.


Lily terdiam karena mendengar Isak tangis Lizard di telepon.


"Lizard ada apa?" suara Lily terdengar lembut.


"Aku di VC hospital...."


"Kau kenapa Lizard?!" suara Lily berubah panik.


"Bukan aku tapi Tim, dia terluka parah Lily"


"Baiklah kau tenanglah aku akan ke rumah sakit sekarang"


Lizard mematikan ponselnya dan kembali memasukannya ke dalam saku jaket. ia meremas rambutnya dengan gemas.

__ADS_1


Rival politiknya tidak main-main mereka menghalalkan segala cara untuk menjegal Lizard.


Tidak berapa lama Lily tiba di rumah sakit dan menemui Lizard di rumah tunggu.


"Lizard?....."


Lizard terlihat begitu kalut, ia berdiri dari duduknya dan langsung memeluk Lily dengan erat.


"Tenang Lizard aku yakin Tim baik-baik saja, dia orang yang tangguh bukan?"


Lily menepuk-nepuk perlahan bahu Lizard menenangkan pria itu dengan lembut. Lily bahkan hampir tidak mengenali pria di hadapannya sekarang. Ia bukan seperti Lizard yang ia kenal.


Lizard yang kejam, jahil, jutek, pemarah, tempramen dan sekarang yang Lily lihat adalah Lizard yang tidak berdaya karena mencemaskan orang terdekatnya.


🌵🌵🌵


Polisi tiba di VC hospital dan mencari keberadaan Lizard. salah satunya ada Nicolas di sana.


Lily, tuan Rud dan Eric di buat terkejut.


"Kami mencari tuan Lizard Van Camont"


"Aku Lizard" kata Lizard mengambil langkah sedikit mendekati para polisi itu. Nicolas melirik ke arah Lily.


"Kau terlibat dengan kasus di pasar tadi sore? " tanya kepala polisi.


"Iya benar"


"Kau menghabisi orang-orang itu?!"


"Mereka menyerang ku dan anak buah ku hingga terluka parah, aku hanya membela diri dan melindungi anak buah ku!"


"Jelaskan semua di kantor polisi dan anda sekarang ikut dengan kami"


"Tidak...Lizard" Lily menarik lengan Lizard dan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Tenanglah Lily, aku akan ikut mereka tolong pulanglah segera dan jaga si kembar" Lizard mencium kening Lily untuk pertama kalinya setelah hubungan dingin mereka.


__ADS_2