Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 212


__ADS_3

"Bertahanlah sayang demi aku" tangan River begetar menggenggam tangan Zivana yang terasa dingin. Air mata River berderai ia sedih sekali dan takut kehilangan Zivana.


Bagi River, wanita yang saat ini ada di hadapannya bukan hanya wanita biasa ia malaikat bagi River.


Zivana menemani seorang River dari bawah memulai masa depannya dari gelandangan tidak jelas sampai jadi seperti sekarang. River dulu datang ke negara ini untuk melanjutkan pendidikannya tapi karena orang tuanya bangkrut dan tidak mampu membiayai River sekolah akhirnya River memutuskan kerja serabutan.


Ia sempat menjadi security club malam, tukang pukul bayaran, penagih hutang, kurir ilegal hingga ia di percaya oleh seorang bos mafia sebagai anak buah andalan. Saat itulah River yang masih muda diajari bisnis oleh bosnya hingga River bisa membuat gang sendiri bernama Loco.


Kelam dan hitam itu adalah dunia River. Zivana yang merupakan putri tunggal keluarga kaya raya rela menemaninya berjuang dalam kesengsaraan. Karena itu River tidak snaggup jika Zivana pergi meninggalkan dirinya sama seperti Don yang juga pergi meninggalkan River .


***


Di kediaman Vegas Van Camont.


tuan Vegas, nyonya Emma dan Celine duduk melingkar setelah mereka melepas rindu satu sama lain. Celine menceritakan perjanjiannya dengan ketua mafia itu serta pernikahannya dengan sang ketua mafia.


"Daddy tidak menganggap pernikahan itu terjadi! Tidak mungkin putri daddy menikah tanpa kehadiran daddy dan mommynya!"


"Sabar sayang" nyonya Emma menenangkan suaminya yang di liputi amarah.


"Celine biar daddy yang memeberinya pelajaran!"


"Tunggu dadd biar Celine saja, Celine sudah punya rencana untuk membalas River agar tidak main-main dengan keluarga Van Camont"


"Tapi daddy tidak setuju kau kembali ke rumahnya! Itu sangat berbahaya Celine. Pria itu bisa saja membuatmu lenyap selamanya dan daddy tidak mau hal itu terjadi!"


"Tenang dadd itu tidak akan terjadi selama Zivana masih membela ku"

__ADS_1


"Siapa lagi itu?"


"Istri pertama River"


Tuan Vegas menghela napas. Putrinya yang cantik, berpendidikan tinggi di peristri sebagai istri kedua seorang bos mafia.


"Celine daddy tidak mengizinkan mu kembali ke ruamah bos mafia itu!" tuan Vegas pergi ke kamarnya sebelum kesabarannya habis dan semakin keras pada Celine.


Celine akhirnya menuruti daddynya. Ia tetap tinggal di rumah sembari mencari informasi lebih jauh tentang River. pria itu berhasil membuat Celine penasaran sekaligus benci.


Setelah mengantarkan Celine pulang Khan segera menyusul ke rumah sakit. Wajah Khan memucat begitu ia melihat River menangis di sisi Zivana yang sudah terlihat tidak bergerak lagi.


"Khan dimana Celine?" Maxime menghampiri Khan yang berdiri di kejauhan mengamati bosnya.


"Saya mengantar dokter Celine kembali ke rumah orang tuanya"


Maxime menepuk bahu Khan ia tahu pasti orang kepercayaan River ikut bersedih semua saat ini.


Ponsel Celine bergetar di atas meja, ia segera melihat siapa yang menelponnya. Ternyata Maxime kekecewaan sedikit terlihat di wajah Celine karena ia berharap River menanyakan keberadaannya saat ini.


"Ya Max ada apa?"


"Cel, Zivana...."


Maxime menceritakan semua di telepon hingga Celine tidak percaya dengan semuanya. Ia pikir Zivana baik-baik saja selama ini. Ia tidak pernah tahu kalau wanita itu ternyata sekarat.


Lutut Celine bergetar lemas, ia membayangkan kondisi River saat ini.

__ADS_1


Pasti River sangat kehilangan sekali, ia di tinggal oleh orang yan penting dalam hidupnya. Don dan sekarang Zivana....


Celine berjalan mondar mandir di kamarnya, ia bingung harus bagaimana sekarang. Menelpon Khan juga tidak di angkat. Celine ingin mengantarkan Zivana ke peristirahatan terakhirnya tapi daddy melarangnya keluar dari rumah.


Diluar rumah di jaga ketat oleh anak buah tuan Vegas. Celine tisak mungkin menyelinap keluar. Mendebat daddynya agar membiarkannya pergi juga tidak mungkin.


Bagaimana ini, aku ingin ke pemakaman Zivana dan aku ingin melihat kondisi River.


***


Berhari-hari Celine terdiam menurut dan patuh pada daddynya. Hingga hari itu daddy memperbolehkannya pergi bekerja ke VC hospital dengan pengawalan ketat.


Nanti setelah tiba di rumah sakit Celine akan mencari cara untuk kabur tentunya dengan bantuan Maxime.


"Baiklah aku akan membantu mu tapi hanya kali ini!" kata Maxime.


Celine mengangguk puas, Celine menyelinap melalui pintu belakang rumah sakit. Disana Maxime menyiapkan mobilnya untuk mengantar Celine pergi ke rumah River.


Pemakaman Zivana telah berlalu, sepanjang mansion terlihat sepi tidak ada kegiatan apapun dari Gang loco. River sendiri tidak bisa di temui beberapa hari ini. Ia tidak keluar dari kamarnya.


Celine yang tiba di mansion bergegas masuk ke ruang utama. Disana ada Khan yang sedang meeting dengan para anggota Loco.


"Aku ingin bertemu River" kata celine. Khan tersenyum tipis ia segera mengantar Celine kendepan kamar River.


"Sudah tiga hari tuan River tidak keluar kamar, tidak makan tidak juga mau bicara dengan siapapun" kata khan.


Celine mengetuk pintu kamar perlahan. Ia memanggil nama River.

__ADS_1


"River ini aku Celine"


Tidak ada jawaban, River enggan bertemu siapapun termasuk Celine. Tapi Celine tetap menunghu di depan kamar River samapai pria itu mau bertemu dengannya.


__ADS_2