Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 193 Mencekam


__ADS_3

"Cepat buka pintunya!" Reyzard berteriak pada Kinn dan Sho yang sedang berusaha membuka pintu dari luar.


"Amara telepon Reyzard aku akan bicara padanya!" kata Vegas masih dalam posisi semula ia tidak berani menggerakkan tangannya yang masih memegang pisau bedah dan menempel di bekas luka sayatan jasad di hadapannya.


Amara segera meraih ponselnya dari saku jas putih yang di kenakannya, ia menelpon Reyzard.


"Amara! apa kau baik-baik saja?!" terdengar suara Reyzard panik.


"Reyzard ini aku! di dalam organ jasad ini ada peledak yang sengaja di tanam, aku tidak bisa bergerak karena takut Bom ini akan meledak sewaktu-waktu. beri tahu Kinn agar ia membuka pintu perlahan jangan sampai menimbulkan hentakan di ruangan ini!" kata Vegas, dahinya sudah berpeluh karena menahan gerakan tangannya.


Reyzard terlihat menginstruksikan Kinn agar membuka pintu secara perlahan.


Kinn berhasil membuka pintu setelah beberapa menit. pintu itu di desain khusus tidak sembarang orang bisa mengakalinya termasuk Kinn tapi ia berhasil membuka pintu laboratorium dengan alat.


Begitu pintu laboratorium terbuka semua panik berhamburan keluar termasuk Amara. ia memandang Reyzard yang berdiri di hadapannya. Amara memeluknya erat.


"Hei apa kalian tidak kasihan padaku?!" teriak Vegas yang masih di posisi semula. ia jengah melihat Reyzard dan Amara malah berpelukan di situasi genting seperti ini.

__ADS_1


Reyzard bergerak perlahan mendekati Vegas ia mendekatkan telinganya ke perut pria di hadapannya yang terbaring kaku.


Bisa di bilang Reyzard lebih ahli dalam hal peledak di banding Vegas. ia tahu seluk beluk peledak dan modelnya.


"Aku rasa bom ini tidak bisa di jinakkan" kata Reyzard tenang.


"Apa maksudmu tidak bisa di jinakkan?!"


"Tenanglah, diam di tempatmu aku akan menghitung sampai tiga, lepaskan tangan mu dari sana dan kita berlari secepat mungkin keluar ruangan"


"Aku akan menghitung sekarang, cepat singkirkan tanganmu dalam hitungan ke tiga dan menjauh sebisa mungkin dari jasad ini"


"Sebentar..." Vegas terlihat bersiap. ia gugup menghadapi situasi ini.


"Satu....dua..." Reyzard memberi jeda sedikit pada hitungannya.


"Tiga!!"

__ADS_1


Vegas menarik tangannya, bom sebesar penghapus pensil itu terpental keluar dari perut pria di depan Vegas. Reyzard dan Vegas bergegas melompat dengan gaya akrobat menuju pintu keluar tapi bom itu terlanjur meledakan asap tebal hitam pekat di seluruh ruangan laboratorium.


Semua panik tanpa terkecuali Kinn dan Sho yang melihat tuan mereka terjebak di dalam ruangan. Amara dan dokter Emma yang melihat dari kejauhan tidak bisa menahan diri. mereka mencoba berlari mendekati ruang laborat tapi di cegah oleh yang lain.


Kinn berdiri terpaku menatap gumpalan asap hitam pekat. ia menjatuhkan senpi yang di pegangnya.


"Tuan Vegas...."


"Kinn, apa yang terjadi dengan mereka?!" Sho terlihat panik.


Kinn melepas jas nya dan mengibaskan ke arah asap hitam itu.


terdengar suara batuk dari dalam ruangan. Vegas dan Reyzard keluar ruangan saling memapah satu sama lain. pakaian mereka robek dan kulit wajah keduanya menghitam karena asap di ruang laboratorium.


"Cepat semua pergi!! bom itu belum meledak sepenuhnya!" teriak Reyzard.


Semua berlari menjauh dan dalam hitungan detik kobaran api menghanguskan ruang laboratorium dan separuh gedung rumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2