Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 106


__ADS_3

"Lizard ..?" Lily menggenggam tangan Lizard yang terbaring di ranjang perawatan. Lizard perlahan membuka matanya.


"Kepalaku pusing sekali" gumam Lizard.


"Kau tenanglah dokter Rud sudah memeriksa mu tadi"


Lizard memandang Lily yang mengenakan jas putih. ia tersenyum kecil sembari menghalau tangannya dari genggaman Lily.


"Kau lagi .." kata Lizard jengah.


"Ayolah Lizard kali ini izinkan aku menemanimu".


"Dimana Rachel?"


"Aku tidak tahu dia dimana"


"Aku tidak mau kau ada disini jadi pergilah"


"Lizard aku mohon jangan begini" Lily terisak.


"Kau malah menangis aku paling tidak bisa melihat wanita menangis. tapi aku tidak suka melihat mu disini jadi pergilah"


Lily menggelengkan kepalanya ia tetap tinggal di ruangan itu tidak mau pergi.


"Lily kemarilah" kata dokter Rud yang rupanya melihat perdebatan Lizard dan Lily.


Lily berjalan perlahan sembari tetap memandang Lizard dengan cemas. ia lalu pergi mengikuti langkah dokter Rud menjauh dari ruang perawatan Lizard.


"Lily ada yang tidak beres dengan obat yang di minum Lizard"


"Maksud papa?"


"Obat ini papa temukan di saku jas Lizard, sepertinya obat ini bukan resep dariku atau dari dokter yang merawatnya sebelumnya. obat ini berbahaya dan berakibat pada ingatan Lizard"


"Lily tidak mengerti pa"

__ADS_1


"Lily, obat ini yang menyebabkan ingatan Lizard semakin memudar"


Lily terkejut dan meraih obat itu dari dokter Rud. ia mengamati dengan seksama obat itu.


"Lalu siapa yang memberikan obat ini pada Lizard pa?"


"Papa tidak tahu Lily, coba tanyakan pada Tim darimana Lizard dapatkan obat itu atau selama ini siapa yang menebus resep obat untuk Lizard"


"Baik pa Lily akan menelpon Tim dulu"


🌵🌵🌵


"Apa tadi Lizard sudah minum obat?" tanya Rachel yang baru saja tiba di ruang kerja Lizard.


"Iya tadi tuan Lizard sudah meminum obatnya, kenapa?" tanya Tim curiga.


"Oh tidak aku hanya memastikan saja"


"Tuan Lizard sedang check up ke VC hospital jadi silahkan anda tinggalkan ruangan ini" kata Tim tegas. ia tidak suka dengan Rachel yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.


"Saya sudah bilang check up bukan?"


Tim membuka pintu ruangan itu dan mengusir Rachel secara halus. Rachel berjalan perlahan keluar ruangan sembari memandang tajam ke arah Tim.


Drttt...drrrt...


Ponsel Tim bergetar di dalam saku jasnya. nama dokter Lily terpampang di layar ponsel.


"Ya dokter ada apa?"


"Tim bisakah kau ke VC hospital sekarang?"


"Apa terjadi sesuatu dengan tuan Lizard?"


"Lizard pingsan dan sekarang sedang di rawat"

__ADS_1


"Saya kesana sekarang" Tim mematikan ponselnya dan bergegas pergi.


Ia menghampiri sekretaris Lizard dan memintanya menghandle semua pekerjaan sekaligus untuk cancel semua meeting hari itu.


Setibanya di VC hospital Tim segera menuju ruang perawatan Lizard. tampak bosnya sedang terbaring di ranjang dengan wajah pucat.


"Tim kemarilah" kata dokter Rud sembari berjalan menuju ruang kerjanya.


"Tim apa kau tahu siapa yang menebus resep obat untuk Lizard?"


"Tuan Lizard sendiri selama ini yang menebus obatnya tuan"


"Kau yakin tidak tahu apa-apa soal obat yang di minum Lizard?"


"Saya tidak tahu tuan, memangnya ada apa?"


"Begini Tim, resep untuk Lizard telah disalah gunakan. ia meminum obat yang seharusnya tidak dia minum dan ini membuat ingatannya semakin memudar jika di biarkan bisa berbahaya untuk kondisi Lizard"


Tim terdiam berpikir sejenak sembari mengingat jika Rachel selalu memantau dan memastikan Lizard meminum obatnya.


"Sepertinya saya tahu siapa pelakunya"


Tim meminta anak buahnya memastikan siapa yang menebus obat untuk Lizard apakah Rachel atau bukan.


"Saya rasa demi keamanan tuan Lizard sementara waktu biarkan tuan Lizard berada disini dulu tuan"


"Kau benar Tim, Lily bagaimana menurut mu?" dokter Rud meminta pendapat menantunya itu.


"Lily setuju pa lagipula kalau Lizard disini Lily bisa memantaunya"


"Eric bagaimana menurut mu?" Eric yang sejak tadi duduk diam dan cuek ikut di tanyai pendapatnya oleh dokter Rud.


"Apa hubungannya dengaan ku? kak Lizard mau dimana itu terserah papa"


Lily hanya menggelengkan kepala mendengar jawaban Eric. tapi Lily tahu Eric sebenarnya mencemaskan Lizard.

__ADS_1


__ADS_2