Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 202


__ADS_3

River tertawa membaca berita online pagi itu tentang kasus mal-praktik yang menimpa VC hospital. jelas berita itu adalah kerjaan anak buah River. Ia bahkan berencana membawa kasus mal praktik yang menimpa Don ke ranah hukum. itu artinya River akan menyeret Celine dan petinggi VC hospital ke dalam buih.


"Buat berita ini lebih booming lagi, aku ingin kredibilitas rumah sakit menjadi pertaruhan karena salah satu dokter nya tidak becus menangani pasien!" kata River pada Khan yang berdiri di sampingnya.


"Tapi tuan, kita tidak benar-benar memiliki bukti kuat jika dokter Celine yang sengaja melakukan mal praktik pada tuan Don"


River meraih kerah kemeja Khan dan mencengkeramnya dengan kuat. tatapan matanya tajam dan rahangnya mengeras karena marah.


"Apa maksudmu?! apa kau berani padaku?!"


"Tidak tuan, bukan begitu maksud saya...baiklah saya akan mengangkat berita itu ke media"


"Bagus! aku ingin lisensi dokter Celine di cabut hingga ia tidak bisa menjadi dokter lagi!"


Khan terdiam ia ragu jika sampai lisensi dokter Celine di cabut. Khan merasa sedikit kasihan pada Celine. sebenarnya ia sendiri tidak yakin jika Don benar-benar mati karena dokter Celine.


"Bagaimana pembebasan lahan warga apakah berjalan lancar?"


"Iya tuan, warga sudah bersedia menjual lahan mereka"


"Bagus, segera mulai proyek kita"


"Baik"

__ADS_1


Perusahaan River akan merambah di bidang pembangunan real estate. ia baru saja membeli lahan luas dari warga di pemukiman.


Sementara di RV mansion Zivana diam-diam menyelinap ke ruang rahasia. ruangan itu biasanya di jaga ketat tapi hari itu Zivana beruntung karena ruang rahasia milik River terlihat sepi dari penjagaan anggota Loco.


Zivana menyusup masuk ke dalam ruangan. tapi sial nya pintu nya menggunakan kode yang ia tidak tahu.


"Apa kodenya?" Zivana mencoba berpikir kira-kira angka berapa yang di gunakan River untuk mengunci tombol di pintu itu.


Zivana mencoba tanggal lahir River tapi gagal, lalu tanggal lahir Don juga gagal. lalu tanggal lahir dirinya juga gagal. hanya satu kemungkinan yaitu tanggal lahir ibunya River. pria itu sangat menyayangi ibunya. sudah pasti River akan melibatkan bagian kecil dari kehidupan ibunya dalam kepentingannya.


Pintu berhasil terbuka, Zivana melangkah pelan memasuki ruangan bernuansa gold dengan lampu temaram. ruangan itu mewah tapi terkesan dark dan misterius sama seperti pemiliknya.


Langkah Zivana terhenti di depan ruangan berjeruji besi yang berbentuk melingkar. didalamnya ada seseorang sedang tergeletak tak berdaya. suara nyanyian terdengar lirih.


"Siapa kau?" pertanyaan itu di lontarkan secara bersamaan dari Zivana dan Celine.


"Aku Zivana istri River, kau siapa kenapa ada di tempat ini?"


"Aku dokter Celine Van Camont, tolong aku Zivana bebaskan aku dari tempat ini" kata Celine penuh harap. ia mendekat ke arah jeruji besi sembari menatap lekat mata Zivana.


"Tapi, aku tidak bisa melakukannya" kata Zivana ragu.


"Tolong aku, kau hanya cukup membuka jeruji ini aku akan kabur sendiri tanpa melibatkan mu"

__ADS_1


"Tapi seluruh ruangan di mansion ini ada kamera Cctv, River akan tahu dan itu bisa berbahaya"


Celine hampir putus asa membujuk Zivana. hanya wanita itu satu-satunya peluangnya untuk bisa pergi dari tempat itu.


"Maaf Celine aku harus pergi, aku takut River akan tiba-tiba kembali"


Zivana berdiri dan beranjak pergi tanpa mempedulikan Celine yang terus berteriak memohon padanya.


Benar saja tidak lama River kembali karena ada sesuatu yang harus ia ambil. Dengan gugup Zivana menyambut kedatangan River.


"Hai sayang kenapa kembali?" tanya Zivana sembari mengusap peluh di dahinya.


River menatap tajam ke arah istrinya, ia menghentikan langkahnya lalu mendekati Zivana.


"Kenapa terlihat gelisah?" suara River terdengar semakin membuat ciut Zivana.


"Tidak ada, aku tadi hanya ..hanya baru selesai membaca berita soal kekerasan di ponselku"


"Hmm.. hentikan membaca berita semacam itu, oh ya aku tidak jadi pergi ke pemukiman nanti malam aku akan menemanimu ke dokter untuk periksa" kata River.


Zivana mengangguk lalu memeluk River. malam nanti memang jadwal Zivana untuk ke dokter kandungan. sekali lagi ia ingin memastikan jika dirinya bisa memiliki keturunan atau tidak.


Jika tidak, Zivana sudah memikirkan cara apa yang akan ia lakukan agar bisa memiliki anak bersama River.

__ADS_1


__ADS_2