
Zivana terlihat memakaikan jas pengantin pada River. pria itu sejak tadi hanya diam tidak bicara dengan istrinya.
Kalau bukan kau yang memintaku menikah aku tidak akan menduakan mu Zivana!
"Sedang berpikir apa?" tanya Zivana lembut. ia sedang menata rambut River.
"Tidak ada" River memalingkan pandangannya dari tatapan istrinya.
"Lihatlah kau tampak hebat dengan jas pengantin ini, aku suka melihatnya"
River tidak peduli ia tidak mau memandang dirinya di cermin. Setelah persiapan selesai, Zivana menggamit lengan River menuju ruangan dimana pesta di adakan.
Sementara di ruang rahasia, Celine dengan kesal mengenakan gaun pengantinnya. ia sengaja tidak mau di rias. rambut panjangnya ia ikat kebelakang. penampilannya sangat sederhana jauh dari kata glamor. wajahnya bahkan nampak pucat dan lelah.
Khan menjemput Celine dari ruang rahasia. ia sebenarnya miris melihat penampilan Celine siang itu. sungguh tidak menggambarkan kebahagiaan di wajah cantiknya.
Celine selalu bermimpi ia akan menikah dengan pria baik yang di cintainya sepenuh hati. lalu mereka akan menikah di pedesaan di ruangan terbuka yang di kelilingi ladang gandum.
Celine akan mengenakan gaun pengantin panjang yang indah. lalu rambutnya akan di kepang dan dihias dengan bunga Daisy. dalam bayangannya itu tampak mengagumkan. sangat berbeda dengan yang terjadi sekarang. ia berdiri di hadapan pria mafia bukan pria baik seperti yang di inginkan nya. bahkan pernikahannya tidak di hadiri Daddy dan mommy, orang yang paling penting dalam hidupnya.
Celine sama sekali tidak mau memandang River. ia hanya menunduk setelah selesai menandatangani surat pernikahan. hanya Zivana yang terlihat senang dengan pernikahan itu.
__ADS_1
"Ayolah kalian jangan saling berdiam diri, River ayo cium Celine"
"Apa?!" Celine terkejut ia menatap tajam ke arah River seolah memperingatkan untuk tidak menyentuhnya sedikit pun.
"Kalian sudah menikah, tidak masalah bukan jika hanya berciuman saja?"
River memajukan langkahnya untuk mengecup rambut Celine.
Setelah tamu undangan pulang, ketiganya memasuki ruangan kerja River. tidak lupa Khan juga ikut serta di ruangan itu.
Zivana menyodorkan selembar kontrak pada Celine yang berisi perjanjian diantara mereka bertiga.
"Apa ini?! kenapa aku harus melahirkan anak untuk pria ini?! aku tidak akan melakukannya" kata Celine marah.
"Kau tidak punya pilihan Celine, maaf aku terpaksa melakukan ini semua padamu" kata Zivana lembut. ia tahu jika dirinya bersikap keras Celine pasti akan semakin memberontak.
Khan mengambil bolpoin dari saku kemejanya lalu menyerahkan pada Celine.
Aku tanda tangani saja demi kebebasanku, setelah itu sudah ku pastikan aku akan membalas semua perbuatan mereka padaku!
Celine membubuhkan tanda tangan di surat perjanjian itu. mulai hari ini Celine resmi menjadi istri kedua dari River Vanares. mafia kelas kakap ketua gang Loco yang terkenal kebal hukum dan sangat berbahaya.
__ADS_1
Celine pikir setelah ia keluar dari mansion itu ia bisa leluasa merencanakan balas dendam pada River dengan meminta bantuan Daddy dan Maxime.
"Mulai sekarang dari mansion ini kau berangkat dan pulang bekerja, kau juga akan memiliki fasilitas yang sama dengan ku Celine" kata Zivana.
Celine hanya tersenyum kecil terkesan meremehkan River yang saat ini sedang menatap ke arahnya.
"Baiklah malam ini aku akan menginap di fila agar kalian berdua bisa bersenang-senang" kata Zivana sembari meraih tasnya.
"Zivana! kau tetap tinggal aku tidak memberi mu izin untuk pergi kemana pun!" kata River sembari menarik lengan Zivana
"Tenang sayang, aku tidak akan pergi jauh aku hanya ingin kalian berdua bisa bersenang-senang itu saja"
Bersenang-senang kata mu?! enak sekali dia bicara! aku tidak Sudi berdekatan dengan pria mafia itu -Celine-
Jadilah malam itu Khan mengantar Zivana ke Fila. sementara River berada di kamarnya ia tidak berada di kamar Celine. kedua orang itu terlalu angkuh untuk berdamai. bagi River Celine tetap pembunuh Don dan bagi Celine River tidak lebih dari pria kejam dan memiliki dunia yang kelam. River jauh dari kriteria Celine.
Semua ini karena Zivana. River bersedia menikahi Celine karena permintaan istrinya itu.
Sementara di Fila, Zivana seperti menahan sakit. seluruh tubuhnya gemetar dan berkeringat dingin. ia mencari obat yang di berikan oleh dokter padanya.
Air mata Zivana mengalir setelah meminum obatnya. setidaknya ia bisa berbuat sesuatu untuk kebahagiaan River sebelum dirinya pergi selamanya.
__ADS_1