
Lizard tiba di salah satu markas Jerry untuk membebaskan Eric. Dengan membabi buta Lizard menembaki semua anak buah Jerry yang sedang berjaga dengan senjata Laras panjang miliknya.
Setelah memastikan semua penjaga tumbang, Lizard bergegas mencari kunci untuk membuka gembok pintu ruangan dimana Eric di tawan.
Lizard merogoh saku celana anak buah Jerry yang tergeletak bersimbah darah di depan pintu ruang tawanan.
Drttt....
Terdengar derit pintu di buka semua tawanan panik karena mereka tidak tahu giliran siapa lagi yang akan di ambil dan di jual.
"Eric!" Lizard memanggil adiknya sembari memanggul senjata Laras panjang di pundaknya.
"Kak Lizard?!" Eric bergegas mencari sumber suara karena ruangan itu sengaja di buat gelap oleh anak buah Jerry.
"Cepat keluar" kata Lizard santai.
Eric segera mengajak tawanan lain untuk melarikan diri sebelum para penjahat itu kembali menyergap mereka.
"Kenapa kau mengajak mereka semua?!" maki Lizard pada adiknya.
"Kakak kasihanilah mereka, beri mereka tempat sebelum mereka kembali ke negara asal mereka!"
"Tidak bisa Eric, ini terlalu beresiko!"
"Tapi kak.."
"Kalau kau mau bebas cepat ikut aku tapi kalau kau mau bersama mereka yasudah tinggal saja disini"
__ADS_1
Lizard berjalan menuju mobilnya, Eric dengan wajah sedih menoleh ke belakang mencoba mencari keberadaan gadis itu di ruangan gelap.
Dengan berat hati Eric ikut Lizard memasuki mobil dan pergi meninggalkan tempat itu.
🌵🌵🌵
Setelah beristirahat dan sembuh dari lukanya, Tim menghadap Lizard di ruang kerjanya sembari mengulurkan dua buah tiket VVIP untuk acara pacuan kuda.
"Apa kuda yang ku beli kemarin sudah siap?"
"Sudah tuan, kuda putih yang anda beli dalam kondisi terbaik untuk mengikuti lomba"
"Apa Jerry juga memasang taruhan?"
"Benar tuan, Jerry membeli satu kuda hitam yang berkualitas baik dan hampir sama dengan kuda milik anda. ia akan ikut serta di pesta pembukaan pacuan kuda besok malam"
"Apa anda akan mengajak dokter Lily?"
"Tentu saja, persiapkan gaun baru untuk Lily aku ingin ia tampil terbaik di acara besok malam"
"Baik tuan"
Tim memundurkan langkahnya dan bergerak pergi. ia bergegas memesan sebuah gaun pada desainer ternama.
Tim mendapatkan sebuah gaun hitam panjang yang terlihat elegan dan mewah.
Gaun ini akan pas jika dokter Lily yang memakainya....
__ADS_1
Selesai dengan urusan gaun untuk Lily, Tim bergegas kembali ke perusahaan.
Siang itu polisi mendatangi VC group untuk bertemu Lizard.
Tim waspada sambil tetap tenang menemani Lizard berdialog dengan orang dari kepolisian.
Para polisi itu menanyakan tentang keberadaan senjata dan amunisi yang kabarnya adalah milik Lizard.
"Aku tidak tahu apa-apa soal senjata itu" kata Lizard dengan wajah tenang dan tatapan mata yang intens sehingga meyakinkan para polisi jika memang Lizard tidak terlibat dalam perdagangan senjata lintas negara.
"Baiklah tuan Lizard kalau begitu kami permisi"
"Tim antarkan tuan-tuan dari kepolisian ini untuk keluar dari gedung VC group"
Tim mengangguk dan mengantar tamu Lizard untuk keluar dari gedung perusahaan.
Setelahnya Tim kembali ke ruangan Lizard dengan sedikit cemas ia mempertanyakan soal senjata itu.
"Tenanglah, aku sudah bergerak saat kau libur kemarin" kata Lizard sembari menyesap minuman di gelasnya.
"Maaf tuan seharusnya saya ada di saat anda kerepotan"
"Tidak masalah, oh ya Tim saat aku membebaskan Eric kemarin dari tawanan anak buah Jerry, disana ada banyak orang yang juga di tawan untuk di perdagangkan. tolong kau atasi dan beri mereka tempat sementara"
"Baik tuan"
"Tim berhati-hatilah, jangan bergerak sendiri bawa anak buah mu untuk ikut"
__ADS_1
Tim mengangguk dan bergegas menjalankan perintah Lizard. ia menuju tempat dimana Jerry menawan orang-orang tidak bersalah itu untuk di perjual belikan.