Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 122


__ADS_3

Pesta pembukaan pacuan kuda di gelar meriah dan mewah malam itu. Lizard dengan stelan terbaiknya sudah siap menunggu Lily yang sedang merias wajahnya.


Tidak berapa lama Lily keluar dari kamar mengenakan gaun hitam yang memukau dan membuat wajahnya terlihat bersinar meski dengan riasan natural.


Tim kau memang yang terbaik dalam semua urusan.....batin Lizard sembari bertepuk tangan perlahan saat Lily tersenyum manis memperlihatkan penampilannya pada Lizard.


"Beruntungnya aku mendapatkan istri seorang dokter Lily" bisik Lizard di telinga Lily sembari meraih pinggang ramping Lily.


"Aku sedikit gugup" kata Lily.


"Tenang sayang kau yang terbaik jadi rileks saja" Lizard membukakan pintu mobil untuk Lily.


"Dimana Tim? apa dia tidak ikut ke pesta?"


"Tim sudah berangkat lebih dulu sayang, nanti kita akan bertemu Tim di pesta"


Lizard dan Lily tiba di pesta yang sudah ramai dengan para mafia baik dari kelas ringan maupun yang kakap seperti Lizard.


Tim terlihat berdiri di sudut ruangan mengawasi situasi pesta. ia tampil dengan stelan jas hitam dan dasi kupu-kupu yang membuatnya terlihat lebih gagah.


Tim memberi isyarat pada Lizard jika Jerry sedang ada di ruang VVIP untuk membahas pacuan besok.


Lizard mengangguk dengan elegan sembari tersenyum menyapa beberapa orang di ruangan itu yang menawarkannya minum.


Lily terlihat mencolok diantara para pendamping pria disana. ia sedang mengobrol dengan tamu wanita yang berada di dekatnya.


"Sayang aku pergi sebentar, nikmatilah pesta ini" kata Lizard sembari mengecup pipi Lily.

__ADS_1


"Lizard kau mau kemana?"


"Aku akan melihat kuda ku untuk pacuan besok"


"Jangan lama-lama"


Lily sendiri diantara keramaian orang yang tidak di kenalnya di pesta itu. sampai seorang pria mendekati Lily dan menyodorkan segelas minuman.


"Selamat malam dokter Lily Van Camont" sapa pria itu.


"Kau? Mr Jerry?" Lily nampak terkejut melihat pasiennya itu ada di tempat pesta pacuan kuda.


"Sedang apa kau disini?" tanya Lily sembari memperhatikan penampilan Jerry yang juga memukau dengan stelan jas formal seperti kebanyakan pria di pesta itu.


"Aku ada disini tentu saja untuk mengalahkan suamimu"


Lily memundurkan sedikit langkahnya, wajahnya sedikit panik mencari keberadaan Lizard yang entah menghilang kemana.


Lily hanya terdiam mencoba tidak menghiraukan Jerry.


"Biar aku memuji dirimu malam ini dokter Lily, kau cantik sekali, sangat cantik dan elegan...."


Tatapan mata Jerry pada Lily membuat Lily takut.


Lizard kau dimana kenapa lama sekali....


"Lizard!" Lily melambaikan tangannya pada Lizard dan Tim yang baru muncul di ruangan itu lagi.

__ADS_1


"Ada apa sayang kenapa kau terlihat takut?" tanya Lizard.


Sementara Jerry sudah pergi lenyap entah kemana.


"Oh tidak, aku hanya sedikit pusing saja"


"Apa kau mau pulang?"


"Iya aku ingin pulang saja Lizard"


"Baiklah sayang ayo kita pulang"


Lizard menggandeng Lily berjalan melewati para tamu di pesta itu. Saat menuju pintu keluar Lily melihat Jerry di kejauhan sedang memandangnya sembari tersenyum dan mengerlingkan matanya.


🌵🌵🌵


Pacuan kuda di mulai, Lizard duduk di tempat VVIP. ia optimis jika akan menang di pacuan kuda hari itu.


Dengan teropong canggih yang di bawanya Lizard melihat jajaran kuda yang akan bertanding.


Kuda-kuda di lapangan itu sudah pasti yang terbaik dan berharga fantastis. Lizard bahkan mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membeli kudanya.


"Tim apa kau mau taruhan jika aku akan menang hari ini?!" tanya Lizard bersemangat.


"Saya rasa anda memang akan menang tuan"


"Apa kau sudah memastikan jika tidak ada yang mencurangi kuda milikku?"

__ADS_1


"Saya sudah pastikan tuan, kuda milik anda yang paling baik diantara yang lain"


Lizard mengangguk puas sembari menyaksikan pacuan kuda yang baru saja di mulai.


__ADS_2