Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 206


__ADS_3

"Pernikahan seperti apa yang anda inginkan tuan?" tanya Khan sembari menyiapkan ponselnya untuk merekam ucapan River agar tidak ada yang terlewat nantinya.


"Pertanyaan macam apa itu?! Tanyakan saja pada dokter itu. Aku tidak peduli pernikahan seperti apa yang dia mau" River beranjak pergi ia sibuk dengan anggota Loco lainnya.


Khan pergi ke ruang rahasia, disana Celine terlihat duduk di sofa tidak lagi di sekap di ruang khusus.


"Hai dokter apa kabar mu?" tanya Khan basa basi.


"Buruk! Ada apa?" tanya Celine ketus.


"Tuan River memintaku bertanya pada anda soal rencana pernikahan yang akan di gelar dalam waktu dekat. Anda ingin pesta yang bagaimana dokter?"


"Aku tidak peduli mau pesta seperti apa! terserah kalian yang jelas setelah pernikahan aku mau bebas"


Khan menghela nafas, sepertinya dirinya yang akan paling pusing mengurusi kerumitan rumah tangga River.


Khan beralih kepada Zivana yang sedang bersantai di ruang tengah sembari melihat ikan hias peliharaan River di aquarium raksasa di ruangan itu.


"Hai nyonya, saya mau bicara"


"Silahkan duduk Khan" kata Zivana sembari meraih cangkir tehnya.


"Katakan ada apa Khan?"


"Tentang pernikahan tuan River dan dokter Celine, konsep seperti apa yang anda inginkan nyonya?"

__ADS_1


"Aku? aku tidak tahu terserah padamu yang penting mereka bersedia menikah itu saja"


Khan terdiam sejenak, berarti konsep pesta pernikahan kedua River semua menjadi urusannya karena yang bersangkutan tidak ada yang mau mengurusi.


"Permisi ketua.." seorang anggota Loco menghampiri Khan. Ia langsung berdiri dan berjalan menjauh dari Zivana.


"Ada apa?" tanya Khan.


"Ada dokter Maxime diluar mansion, ia ingin bertemu tuan River"


"Kenapa tidak bicara langsung pada tuan River kalau dokter Maxime ingin bertemu"


"Tuan River tidak mau di ganggu"


Khan menggelengkan kepala, ia berjalan cepat keluar area mansion untuk menemui Maxime. Sepertinya tamu tidak di undang ini akan membuat keributan.


"Tuan River sedang tidak bisa di ganggu"


"Kalau begitu katakan dimana sepupuku Celine? Aku yakin ia ada bersama kalian" Maxime mengedarkan pandangannya di sekitar mansion.


"Saya tidak tahu tuan"


"Tidak mungkin kau tidak tahu Khan! Katakan dimana Celine atau aku hancurkan mansion ini?!"


Semua anggota Loco keluar dari markas mereka dan berdiri di belakang Khan. Wajah mereka jauh dari kesan ramah. Semua bersiap dengan senjata di tangan mereka. Kapanpun Maxime bertidak para mafia itu tidak akan segan menembak ke arahnya.

__ADS_1


"Baiklah! katakan pada River untuk menemuiku segera" Maxime memasuki mobilnya dan pergi meninggalkan RV mansion.


***


Di ruang utama mansion mulai di hias untuk keperluan pernikahan River dan Celine besok. Khan terlihat sibuk memastikan dekorasi beres dan sesuai keinginannya.


Selesai dari dekorasi ruangan, Khan pergi ke desainer untuk mengambil gaun dan jas pengantin. lalu gaun khusus untuk Zivana.


Ponsel Khan berbunyi ada telepon dari River.


"Khan cepat aku membutuhkan mu untuk transaksi bisnis kita!"


"Baik tuan saya segera ke markas" Khan menumpuk semua gaun dan jas di bagasi mobilnya. dengan kecepatan tinggi Khan mengemudikan mobil sport milik River yang di percayakan padanya.


Beberapa kali Khan melirik jam tangannya, jangan sampai terlambat apa lagi menyangkut transaksi bisnis Loco. semua bisa berantakan jika ia terlambat datang.


Mobil terparkir di depan markas Loco. Khan bergegas turun dan merapikan jas hitam yang di kenakan nya. dengan langkah cepat Khan memasuki ruangan yang sudah ada beberapa orang disana termasuk River.


Transaksi ilegal dengan nilai jutaan dolar masuk ke rekening River hari itu berkat presentasi Khan yang gemilang di hadapan buyer mereka.


"Oke barang akan segera dikirim, Khan akan mengurus semua dan memastikan barang itu tiba tepat waktu pada kalian" kata River sembari melangkah pergi.


Khan tersenyum kecut, semua beban bertumpu padanya. termasuk urusan pribadi River, urusan bisnis dan urusan anggota Loco.


Seorang anggota Loco menghampiri Khan lalu menepuk bahu Khan menguatkan ketuanya agar menjalankan tugas sebanyak itu dengan baik.

__ADS_1


"Ketua ayo semangat!" kata anggota Loco yang lain sembari cekikikan.


Khan tidak menggubris anak buahnya, ia berlari menuju mobil. Khan harus segera tiba di mansion. urusan pernikahan belum selesai, masih banyak PR untuk Khan sampai pesta pernikahan di gelar besok.


__ADS_2