Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 51


__ADS_3

Lily terserang baby blues karena tekanan dari Lizard. ia mencoba menguasai dirinya dengan tetap memberikan asi pada si kembar.


Sementara Lizard yang melihat Lily bak tak punya iba sama sekali. sikapnya berubah seratus delapan puluh derajat pada Lily.


"Tim carikan aku pengasuh bayi, aku ingin kau benar-benar berhati-hati dan memilih pengasuh terbaik untuk Bella dan Zack"


"Baik tuan."


"Aku ingin secepatnya"


Pengasuh terbaik itu adalah ibu sang bayi tuan, kenapa anda keras kepala dan tidak mau mengalah untuk anak anda.


Tim segera bergerak untuk mencari pengasuh yang terdidik dengan baik sebagai pengasuh Bella dan Zack sesuai permintaan Lizard.


Di ruang perawatan Lily tidak mau makan ia hanya menangis terus sejak tadi. Lizard mendekatinya dan membawakan makanan untuk Lily.


"Makanlah, saat ini si kembar masih menyusu padamu jadi jangan sampai gizi mereka tidak terpenuhi karena tidak mendapat ASI dari mu"


"Kau bilang formula lebih baik untuk mereka!"


"Aku akan memberikan itu setelah tiba di rumah, selama masih di rumah sakit mereka akan tetap menyusu padamu"

__ADS_1


"Kau kejam sekali Lizard Van Camont!" tangis Lily pecah hatinya hancur karena perlakuan Lizard padanya.


"Aku tidak peduli kau mengataiku apa terserah pada mu Lily, ini akibatnya jika kau main-main dengan ku"


"Lizard kasihanilah aku jangan pisahkan aku dari si kembar"


"Kita lihat saja nanti jika aku berubah pikiran aku akan tetap mengizinkan mu berada di samping anak-anakku tapi kemungkinan itu kecil Lily"


Lizard membuka beberapa kotak makan yang berisi makanan empat sehat lima sempurna.


"Sekarang aku akan menunggumu menghabiskan semua makanan ini, asi mu harus bisa mencukupi kebutuhan Bella dan Zack"


Lizard terlihat dengan wajah dingin menunggu Lily benar-benar menghabiskan makanannya.


"Bagus Lily, kau ibu yang baik" kata Lizard setelah Lily menghabiskan makanannya.


"Sekarang beristirahatlah dengan cukup, aku harus pergi bekerja" Lizard mengusap rambut Lily dengan senyum licik tersungging di bibirnya.


Biasanya Lily akan senang jika Lizard mengusap rambutnya tapi kali ini rasanya hambar saja. hubungannya dengan Lizard semakin dingin dan tidak bisa lagi di selamatkan.


Lily bingung harus bagaimana, pada siapa ia akan mengadu meminta tolong agar ada yang membujuk Lizard.

__ADS_1


Lily tidak mau berpisah dengan si kembar, ia begitu menyayangi anak-anaknya.


Baby Zack sedang berada di gendongan Lily. ia memandang wajah anaknya yang mirip orang luar sama seperti Lizard. hidung mancung, bibir tipis dan rambut merah pirang.


Lily mencium pipi Zack yang masih kemerahan. Air matanya kembali jatuh. entah sudah berapa kali ia menangis dalam sehari.


Giliran Lily menidurkan Zack dan menggendong Bella. Ia menyusui anak nya dengan hati campur aduk.


Sementara Lizard di perusahaan juga lebih banyak diam. Tim tidak berani mengganggu dengan berbagai pekerjaan yang menumpuk.


"Bagaimana Tim sudah kau dapatkan pengasuh untuk si kembar?"


"Saya ada tiga kandidat yang harus di seleksi lagi tuan"


"Baiklah tolong lebih cepat karena besok Lily dan si kembar akan pulang ke rumah. oh ya apakah kamar untuk bayiku sudah siap?"


"Sudah tuan, hari ini dindingnya sudah di perbarui cat nya dan perabotan bayi juga sudah masuk dan tertata sesuai kebutuhan"


Lizard mengangguk puas. Ia tinggal memikirkan nanti setelah anak-anak ia bawa ke rumah apakah Lily masih tinggal di rumah atau pergi dari rumah.


Lizard begitu kecewa pada Lily yang berpikir ingin berpisah darinya. mengetahui Lily mengandung anaknya, ia menahan kekecewaan itu hingga meledakkan sekarang seperti bom waktu.

__ADS_1


__ADS_2