
Di depan gedung VC Group sedang ada demo ratusan warga dan puluhan wartawan mengantri untuk meliput.
Lizard dengan tenang muncul di hadapan para pendemo dan wartawan.
Wilayah tambang milik VC group di ketahui bermasalah sehingga mengganggu kesehatan warga di sekitarnya. puluhan warga terserang sesak napas dan batuk. di duga sumber berasal dari pipa tambang yang mengalami kebocoran sehingga menimbulkan bau gas menyengat.
"Bagaimana anda bertanggung jawab atas semua ini tuan Lizard Van Camont?" tanya salah seorang wartawan yang di iringi sorak dukungan dari warga yang berdemo.
"Kami tentu akan menyelidiki apakah sumber permasalahan benar dari tambang kami atau karena ada penyebab lain. jika benar dari tambang kami maka saya selaku owner VC group akan bertanggung jawab secara materiil"
"Lalu bagaiman tanggapan anda tentang VC hospital yang menerjunkan tenaga medis untuk di perbantukan di wilayah tersebut?"
"Bukankah VC hospital sudah jatuh ke tangan saudara laki-laki anda yaitu Frederic Van Camont?"
"Apakah istri anda yang juga seorang dokter akan di terjunkan ke wilayah itu untuk membantu warga?"
"Sudah cukup, tuan Lizard telah menjawab pokok permasalahan ini dan kami masih menyelidikinya" Timoti mengambil alih dan segera mempersilahkan Lizard untuk pergi dari media dan warga yang sedang berdemo.
"Tim cepat selidiki ada masalah apa di tambang kita dan darimana virus dadakan yang menyerang para warga"
"Baik tuan segera saya akan memberikan informasi pada anda"
Drrrttt ..drttt...
ponsel Lizard bergetar di atas meja kerjanya. Nama 'gadis aneh' tertera di layar ponselnya. Jelas itu adalah Lily yang menelpon. tapi Lizard sedang malas bicara dengan siapapun juga termasuk Lily.
__ADS_1
🌵🌵🌵
"Ada apa dengannya kenapa tidak menjawab telepon!" gerutu Lily.
Lily sedang makan siang di kantin rumah sakit. Ia melihat siaran berita di TV dan lagi-lagi wajah Lizard muncul di layar televisi.
Lily tahu VC group sedang terkena banyak masalah. Ia mencemaskan Lizard dan mencoba menelpon tapi Lizard tidak menjawab panggilannya.
Selesai makan siang Lily bergegas kembali ke rumah sakit akan ada meeting untuk para dokter dan staf rumah sakit.
Meeting siang itu di pimpin oleh dokter Eric Van Camont yang sekarang menjabat sebagai pemilik VC hospital seutuhnya.
"Jadi rumah sakit akan mengirim tenaga medis ke wilayah pemukiman warga yang dekat dengan pertambangan milik VC group" kata Eric pada semua yang berada di ruangan itu.
Semua menyimak nama siapa saja yang ada di daftar untuk di kirim kesana.
"Apa kau keberatan dengan tugas ini?"
"Tidak dokter saya akan berangkat"
Lily meraih ponselnya kembali dan mencoba menghubungi Lizard. Masih sama tidak ada jawaban dari Lizard. akhirnya Lily memutuskan pulang terlebih dahulu sebelum berangkat ke pemukiman.
Setibanya di rumah Lily melihat mobil pribadi Lizard terparkir di halaman.
Sepertinya Lizard sudah pulang......
__ADS_1
Rumah terlihat sepi dan hening, Lily mencoba melihat ke kamar Lizard tapi kosong.
Lily pergi ke ruang bawah tanah dan benar saja Lizard ada di sana sedang minum seorang diri.
"Lizard aku menelpon mu beberapa kali" omel Lily sambil duduk di dekat Lizard.
Lizard menoleh ke arah Lily dengan mata sedikit memerah karena mabuk. Aroma minuman tercium kuat. asap rokok mengepul sengaja di dekatkan di wajah Lily hingga Lily terbatuk-batuk.
"Lizard apa yang kau lakukan?" Lily memandang iba ke arah Lizard.
"Aku sedang tidak ingin di ganggu siapapun jadi pergi dari sini!" kata Lizard dengan penuh penekanan.
"Baiklah, aku mencemaskan mu karena melihat berita di Tv tapi kau malah membentakku" Lily berdiri dari duduknya dan hampir beranjak pergi.
"Aku akan pergi beberapa hari ke pemukiman warga di wilayah tambang milikmu. Rumah sakit menugaskan ku untuk kesana"
"Jangan seenaknya!" Lizard meraih lengan Lily hingga Lily berbalik dan menabrak dada Lizard.
"Disana berbahaya kau mau apa kesana? apa kau pikir kau pahlawan yang bisa menolong siapa saja?!" bentak Lizard di dekat wajah Lily.
"Lizard rumah sakit memilih ku untuk memimpin tim dokter kesana"
Lizard tahu Eric pasti sengaja meminta Lily ke area berbahaya itu.
"Argh sial!" Lizard membanting gelas minumannya dan berdiri memunggungi Lily.
__ADS_1
Lily bergegas pergi dengan tas ransel dan tas kerjanya.