
Amara menyesali dirinya telah mengabaikan Reyzard kemarin. ia datang ke VC hospital untuk bertemu Reyzard dan meminta maaf.
Aku rasa aku sudah keterlaluan padanya...aku akan meminta maaf.
"Hai Amara kau disini? Emma sedang tidak di tempat ia ada tugas keluar rumah sakit" kata dokter Vegas yang melihat Amara berada di VC hospital siang itu.
"Oh bukan dokter, aku ingin bertemu..." Amara merasa canggung mengatakan pada Vegas jika ia ingin bertemu Reyzard.
"Ya kau pasti ingin bertemu Rey bukan? dia sudah berangkat ke Itali. apa Rey tidak berpamitan padamu?"
Amara terdiam, ia terlambat. Reyzard benar-benar pergi ke Itali.
"Kapan dia akan kembali kemari dokter?"
"Entahlah, aku juga tidak tahu"
"Boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Amara ragu.
"Hmm" Vegas menyimak gadis muda di hadapannya yang terlihat serius.
"Apakah...Reyzard itu seorang mafia?" nampak ketegangan di wajah Amara, ia ingin dokter Vegas menjawab bukan, Reyzard bukan mafia. ia pria biasa bekerja di perusahaan dengan gaji sederhana atau jawaban lainnya yang bisa membuat Amara tenang.
"Bukan mafia..." kata Vegas sambil tersenyum. wajah Amara yang tegang terlihat lega ia sedikit tersenyum. mata bulatnya menatap Vegas menunggu penjelasan lebih lanjut.
"Tapi bos mafia"
***
__ADS_1
Itali, pesisir pantai Palermo
Reyzard di temani Sho melakukan transaksi jual beli senjata rakitannya. ia membawa satu sampel untuk di perlihatkan pada calon pembeli yaitu mafia dari Itali yang sudah menghubunginya sejak lama. senjata rakitan Reyzard sangat terkenal di kalangan para gangster.
Reyzard berjabat tangan dengan mafia Itali itu ia mengeluarkan senjata Laras panjang dari dalam kotak besar berwarna hitam.
"Senjata ini adalah yang terbaru memiliki panjang hampir satu meter, ia memiliki kecepatan tembak yang mengagumkan. dalam jarak satu kilo meter ia bisa membidik sasaran dengan tepat. sekali pelatuk ditarik makan senjata ini akan memuntahkan empat sekaligus amunisi berukuran 3cm"
Mafia Itali itu mengangguk takjub dengan benda yang berada di tangan Reyzard.
"Baiklah aku setuju membeli dalam jumlah besar dan aku memiliki tawaran bagus untuk bekerja sama dengan mu"
"Apa itu?" tanya Reyzard.
"Kita akan menjalankan ekspor anggur ke Jepang, kau bisa bantu kami mempermudah produk kami masuk ke sana?" Mafia itu bisa melihat jika Reyzard berdarah Asia dan tentunya dilihat dari para pengawalnya sudah jelas mereka adalah orang dari Jepang.
"Baiklah akan aku tunggu kabar dari mu, tolong pertimbangkan tawaranku" kata si mafia sebelum pergi.
Transaksi Reyzard berjalan lancar. ia kembali ke hotel tempat nya menginap selama berada di Itali.
Reyzard meraih ponselnya dari dalam saku mantel hitam yang di kenakan nya. Vegas mengirim foto dan pesan singkat pada Reyzard.
Foto Amara terlihat tersenyum cantik,
[Dia mencarimu....]
Itulah sepenggal pesan singkat yang di kirim oleh Vegas.
__ADS_1
"Sepertinya gadis itu mulai menyukai anda tuan" kata Sho yang juga mengamati pesan dari Vegas.
Reyzard tersenyum senang. akhirnya Amara penasaran juga dengannya. Reyzard merasa selangkah lagi ia akan mendapatkan gadis pujaannya itu.
"Sho kapan kita kembali ke Belanda?"
"Bulan depan tuan"
"Ah lama sekali, aku ingin kembali secepatnya"
"Maaf tidak bisa tuan, ada berapa bisnis yang harus kita tangani disini hingga bulan depan"
"Tapi ini lebih penting dari bisnis ku Sho, Amara mencari ku! dia mencari ku sampai bertanya pada Vegas"
"Maaf tuan tetap tidak bisa, sesuai kesepakatan kita akan kembali bulan depan"
Reyzard lemas di kursi, ia rasanya sudah tidak sabar ingin bertemu Amara.
"Tapi aku mencemaskan Vegas bagaimana kalau tiba-tiba dokter Balkan mencarinya dan membuat perhitungan dengannya, lalu Vegas kalah karena tidak ada yang membantunya?!"
"Apa tuan lupa kalau tuan Vegas memiliki asisten seperti Kinn?!"
"Ah sial! kau memang brengsek Sho!"
Sementara di rumahnya Amara sedang memikirkan Reyzard. ia memegang ponselnya sejak tadi bimbang ingin sekali menghubungi Reyzard tapi urung ia lakukan.
Apa aku benar-benar menyukai pria kriminal itu?! Amara sadarlah dia lebih tua darimu dan dia itu gangster! apa kata Daddy jika tahu putrinya berkencan dengan gangster?!
__ADS_1
Amara meletakkan ponselnya di atas meja, ia melangkah menuju kamarnya untuk beristirahat. seharian ini ia lelah memikirkan Reyzard.