
Vegas tiba di kediaman tuan Zack bersama Kinn. Ia berjalan cepat sembari melirik mobil yang terparkir di halaman rumah. Vegas berhenti sejenak mengamati mobil itu lalu berjalan memasuki rumah. Sementara Kinn menunggu di halaman. Nyonya Lana menyambut putranya dengan hangat.
"Momm dimana daddy?"
"Di dalam sedang ada aunty Bella"
Vegas terdiam menatap ibunya tapi pikirannya berkelana mendengar nama Bella.
"Apa dia sungguh masih hidup?!"
"Vegas aunty mu masih hidup ia datang bersama anak lelakinya yaitu saudaramu" kata nyonya Lana sembari mengusap punggung Vegas dengan lembut.
Saudara? Chhh ..aku tidak butuh bersaudara dengannya!
Wajah Begas menegang, mommy Lana yang menyadari perubahan reaksi anaknya terlihat diam.
"Ada apa Vegas?"
"Oh tidak ada momm, ayo aku ingin bertemu daddy" Vegas merangkul bahu sang ibu sembari berjalan memasuki ruang tengah. bola mata biru Vegas menyaksikan pemandangan daddy dan aunty Bella sedang melepas rindu saling bercerita satu sama lain. Sementara seorang pria muda berwajah Asia memandang tajam ke arah Vegas. Keduanya bertatap muka dengan ekspresi datar, dingin, canggung dan penuh misteri.
__ADS_1
"Vegas? Kemarilah ini aunty Bella ayo beri ucapan selamat datang pada aunty mu" kata daddy. Vegas berjalan ragu menghampiri aunty Bella lalu memeluknya.
Wanita paruh baya itu terlihat masih cantik dan wajahnya memang mirip dengan daddy Zack. Bella menepuk lembut bahu Vegas sembari mencium kening keponakannya itu.
"Dan sapalah saudaramu Reyzard" kata Daddy lagi. Kali ini Vegas tidak menggerakkan kakinya. Ia mematung dengan wajah kesal memandang Reyzard.
Reyzard tersenyum memiringkan sudut bibirnya. Ia berjalan menghampiri Vegas lebih dulu lalu berjabat tangan. Kedua telapak tangan kekar itu saling meremas dan rahang keduanya saling mengeras.
"Vegas Van Camont..." kata Vegas sembari tersenyum meremehkan sepupunya.
"Reyzard Van Camont" balas Reyzard tidak mau kalah.
"Maaf dadd tapi Vegas harus pergi sekarang masih ada urusan lain"
"Tapi Vegas..."
"Sudahlah sayang Vegas ada urusan besok malam kita berkumpul kembali untuk makan malam, aku akan masak yang enak" kata nyonya Lana.
"Yasudah baiklah kalau begitu"
__ADS_1
Vegas bergegas pergi keluar dari ruang tengah. Ia memberikan kode pada Kinn melalui tatapan mata tajamnya.
Kinn mengangguk ia bisa menebak tamu yang ada di dalam rumah tuan Zack adalah musuh Vegas. ia membukakan pintu mobil untuk Vegas. Di perjalanan menuju perusahaan Vegas lebih banyak terdiam. Kinn tidak bernai bertanya karena mood Vegas sedang buruk.
"Pria itu memulai peperangan dengaku! Kinn cari tahu semuanya tentang Reyzard aku ingin informasi yang lengkap dan jelas tentang geng Yakuza yang ia pimpin!"
"Baik tuan"
***
Sidney berada di perusahaan tempatnya bekerja. Ia sedang menghadap sang bos yang bernama Luke.
Luke menginginkan Vegas hidup atau mati dan Sidney harus mengabulkan permintaan bosnya itu.
"Aku tidak peduli meski dia adalah suamimu tapi Vegas adalah musuhku! Aku ingin kau bawa dia ke hadapanku secepatnya" kata Luke sembari berdiri di dekat jendela memandang gedung-gedung tinggi di hadapannya. Ia membelakangi Sidney, Jane dan Grace yang duduk di depan meja kerja Luke.
"Beri aku waktu Luke" kata Sidney.
Luke tersenyum, selama ini Sidney tidak pernah bernegosiasi untuk buruan mereka tapi kali ini Sidney berani mengajukan permohonan waktu pada Luke.
__ADS_1
"Sidney ayolah kau wnaita cerdas dan kuat! Jangan memakai perasaanmu! Cepat tangkap Vegas Van Camont dan bawa dia kehadapanku biar aku yang memberinya pelajaran!!"