Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 170 Musuh Baru


__ADS_3

Dokter Emma bekerja di VC hospital satu tim dengan Dokter Vegas. ia adalah psikolog forensik yang saat ini sedang naik daun karena beberapa kasus pembantaian di beberapa pusat kota Amsterdam. ia memberikan analisa dan asesmen yang sangat membantu aparat untuk mengambil keputusan.


Emma melihat jam tangannya ia berjalan mondar mandir di dalam ruang kerjanya. seharusnya Vegas sudah tiba tapi pria itu belum juga nampak batang hidungnya. Sebentar lagi Emma akan bertemu dengan seseorang yang di curigai sebagai pelaku pembunuhan Mariane.


Kemana dia? kenapa tidak datang juga?!


Vegas muncul dengan stelan kerja biru muda lengkap dengan penutup kepala dan sarung tangan medis.


"Darimana saja? kau membuatku cemas sejak kemarin" omel Emma begitu melihat Vegas tiba di ruang kerjanya.


Vegas tidak menjawab omelan Emma ia meraih cangkir latte di meja kerja Emma lalu meminumnya.


"Terlalu manis, kurangi konsumsi gula" kata Vegas.


"Terlalu manis? itu menurutmu karena kau tidak suka makanan atau minuman manis, kau belum menjawab ku Vegas"


"Aku baru saja dari ruang autopsi melihat kembali jasad Mariane"


"Kenapa? apa kau mencurigai sesuatu lagi? pernyataan yang kau rilis kemarin sungguh membuat gaduh warga Amsterdam. aku sangat mencemaskan mu siapa tahu penjahat itu mengincar mu" wajah Emma sungguhan terlihat cemas. Vegas tersenyum duduk di kursi kerja dokter Emma.


"Apa yang kau cemaskan? aku ada di hadapanmu sekarang dalam kondisi baik"


"Tapi..."


"Sudahlah jangan mencemaskan ku, kau sebentar lagi akan bertemu dengan calon tersangkanya bukan? seharusnya kau mencemaskan dirimu sendiri"

__ADS_1


Emma mendengus kesal, perhatiannya pada pria itu selalu tidak terbalas. Emma tidak tahu kenapa Vegas terlihat sedingin itu membangun tembok tebal dengan orang lain. sejak datang ke VC hospital semua mengenalnya karena ia termasuk kedalam clan Van Camont hanya itu saja yang di ketahui tentang Vegas.


Ponsel Vegas berbunyi kali ini ia melihat layar ponselnya, ada enam panggilan tidak terjawab dari Kinn.


"Kenapa tidak kau jawab panggilan telepon itu? dari siap memangnya?" tanya Emma penasaran.


"Bukan urusanmu dokter Emma sayang" Vegas meraih bahu Emma dengan kedua tangannya lalu mendorong perlahan agar Emma bergegas melangkah keluar dari ruang kerja itu.


"Sayang? oh senangnya kau memanggilku dengan sebutan itu" kata Emma sambil senyum-senyum.


Vegas menggelengkan kepalanya ia sebenarnya memberi tempat istimewa dokter Emma di hatinya hanya saja ia tidak ingin apa yang menimpa Sidney menimpa Emma juga nantinya.


"Itu dia" Vegas menatap tajam kearah seorang pria yang di bawa penyidik kedalam ruangan interogasi.


"Apa kau percaya dia pelakunya?" bisik Emma pada Vegas.


Emma melangkah masuk bersama para penyidik, bersiap melakukan pemeriksaan kejiwaan pada calon tersangka itu. Emma akan menggali motif dan tujuan pria itu memperlakukan Mariane dengan kejam. padahal gadis itu anak seorang pejabat.


"Selamat pagi tuan Vegas"


"Kau lagi? kenapa belum kembali ke Thailand?"


"Saya mencemaskan anda"


"Aku baik-baik saja Kinn, sekarang kau bisa pergi"

__ADS_1


"Tapi tuan.."


"Baiklah Kinn mungkin kita perlu bicara sedikit, aku rasa aku memiliki waktu yang cukup untuk minum kopi denganmu"


Kinn tersenyum puas, sudah lama ia tidak bicara dengan Vegas.


Vegas dan Kinn duduk di cafe dekat rumah sakit. Kinn bisa melihat masih ada kesedihan di mata biru Vegas karena tragedi yang menimpa Sidney terlebih pelakunya adalah sepupunya.


"Tuan saya mendengar Reyzard..."


"Sudahlah jangan bicarakan dia, aku memaaf kan dia tapi aku malas mendengar namanya"


"Baik tuan" Kinn ingin mengatakan jika Reyzard juga ada di Amsterdam. tapi mungkin waktunya kurang tepat jika Kinn mengatakan sekarang.


"Kinn sebenarnya aku sedang menghadapi teror karena masalah yang sedang aku tangani, kemarin malam para mafia mencoba menculik ku"


Kinn mendengarkan dengan seksama sembari melihat Vegas yang menyulut sebatang rokok.


"Aku rasa pembunuhan yang sedang tim forensik VC hospital tangani saat ini bukan di lakukan oleh orang biasa"


"Maksud anda dia penjahat kelas kakap? seperti mafia atau psikopat?"


"Mungkin..."


"Tuan saya siap jika terlibat dalam misi ini"

__ADS_1


"Misi? tidak ada misi Kinn aku hanya sedikit bercerita padamu saja"


Kinn terdiam, ia yakin Vegas akan memerlukan bantuannya. terlihat dari pembicaraan itu kalau kasus yang di tangani Vegas bukan kasus ringan.


__ADS_2