
Lily sedang berjuang melahirkan anak kembarnya secara Caesar karena usia kandungan Lily tepat tujuh bulan.
Di ruang tunggu Lizard terlihat tegang dan cemas sekali. dokter Rud menemani dan mencoba menenangkan Lizard.
"Tenanglah Lizard papa yakin Lily dan kedua anak kalian selamat"
"Iya pa"
Lizard menyesal kenapa ia tidak jujur pada Lily jika bertemu Rachel di New Zeland. Lizard tidak menceritakannya karena memang tidak terjadi apapun diantara ia dan Rachel. hanya kebetulan bertemu saja.
Tim dan Viola duduk gelisah ikut menunggui Lily yang sejak satu jam lalu berada di ruang operasi.
Tindakan untuk Lily telah selesai, dokter keluar dari ruangan di sambut Lizard dan dokter Rud.
"Bagaimana keadaan Lily?" tanya Lizard cemas.
"Selamat tuan Lizard istri Anda baik-baik saja sedang di pindahkan ke ruang perawatan. dan anak kembar anda terlahir selamat dan sehat. untuk saat ini bayi anda akan mendapatkan sedikit perawatan karena ia terlahir di usia kandungan tujuh bulan atau prematur"
"Baiklah..bolehkah aku melihat Lily?"
"Silahkan"
Dokter Rud mengangguk mempersilahkan Lizard menemani istrinya. ia akan mengurus cucu kembarnya yang baru saja melihat dunia.
"Lily sayang?" Lizard menggenggam tangan Lily dan mengusap wajah Lily yang terlihat kelelahan.
__ADS_1
"Lizard ......anak kita?"
"Anak kita lahir selamat keduanya dan sekarang sedang mendapat perawatan. terimakasih Lily..." Lizard mengecup kening Lily.
Air mata Lily mengalir membasahi pipinya. rasa haru dan syukur membuncah di dadanya.
"Aku sudah memiliki nama untuk si kembar"
"Siapa?" tanya Lily.
"Isabella Queen Van Camont dan King Zack Van Camont"
"Baiklah aku setuju" kata Lily, ia tertidur kembali setelah mendapat obat anti nyeri dari dokter.
Lizard pergi melihat anak kembarnya. ia terlihat senang mengamati kedua bayi itu dari kejauhan. sementara si kembar mendapat perawatan khusus jadi belum bisa di dekati siapapun kecuali sang ibu.
"Benar tuan, selamat akhirnya si kembar telah lahir" kata Tim menjabat tangan bosnya.
Lizard memeluk tim saking bahagianya.
"Segera umumkan ke VC Group jika anakku telah lahir. beri bingkisan ke semua karyawan ,kolega dan klien kita"
"Baik tuan akan segera saya urus"
Sesekali bayi kembar itu di berikan kepada sang ibu untuk menyusu. Lily takjub melihat kedua anaknya yang lucu.
__ADS_1
"Kau boleh menyusui Bella dan Zack saat ini tapi setelah nya aku ingin mereka meminum susu formula" kata Lizard tanpa memandang wajah terkejut Lily.
"Apa maksud mu memberi mereka susu formula? asi lebih baik untuk mereka yang baru lahir"
"Aku tahu tapi aku tidak ingin si kembar terlalu dekat dengan mu Lily, aku juga tidak ingin mereka ketergantungan padamu"
Air mata Lily menetes membasahi pipinya. Ia sesenggukan sambil memandang wajah baby Bella yang sedang menyusu padanya.
Bukan tanpa alasan Lizard menjadi kejam pada Lily, karena sebelumnya Lily ngotot untuk berpisah dari Lizard dan ia tidak mau ketika Lily pergi anak-anak merasa kehilangan sosok ibu.
Lizard duduk di luar ruang perawatan Lily. ia melepas dasinya dan mengusap wajah kalutnya dengan tissue basah agar terlihat lebih segar.
"Ini makan malam anda tuan" Tim muncul membawakan Lizard makan malam sesuai pesanan yaitu sushi buatan chef Daniel.
"Oh ya chef Daniel mengucapkan selamat atas kelahiran bayi anda dan dokter Lily"
"Baiklah, Tim apa kau sudah makan malam?"
"Belum tuan"
"Kalau begitu ini untuk mu saja"
"Tapi tuan..."
Lizard berdiri dari duduknya dan melangkah pergi. Ia tidak berselera makan, Lizard mengeluarkan sebungkus rokok dan pergi menyendiri untuk beberapa jam.
__ADS_1
Sementara Lily di ruang perawatan ya terlihat termenung setelah selesai menyusui kedua malaikat kecilnya.
Lizard pasti marah padaku, selama ini ia baik padaku karena aku mengandung anaknya. Seharusnya aku sadar Lizard bukalah orang yang mudah memaafkan kesalahan orang lain dengan mudah. Dan benar saja sekarang setelah melahirkan anaknya aku terancam di depak dari kehidupannya dan juga si kembar.