Cinta Jennaira

Cinta Jennaira
Pengenalan Tokoh


__ADS_3

Jennaira Putri Aditama seorang siswi SMA Alfam. Gadis cantik yang sedikit bar bar. Jen cukup terkenal di sekolahnya banyak siswa yang mengagumi bahkan menyukainya. Ada juga yang tidak menyukai Jen, mungkin karena mereka belum mengenal Jen dan juga merasa iri dengan Jen. Jen anak tunggal di keluarga Aditama. Keluarga kaya dan pebisnis yang sangat sukses.


Bayu Nugraha siswa yang memiliki senyum manis, baik, pintar dan sederhana. Bayu sering mewakili sekolah untuk lomba cerdas cermat, tidak hanya Bayu ada salah satu siswa juga yang bisa di bilang menjadi pesaingnya karena dia juga tidak kalah pintar seperti Bayu. Bayu terlahir dari keluarga sederhana, ibunya seorang asisten rumah tangga di keluarga Aditama. Ayah Bayu sudah meninggal 3 tahun yang lalu. Beliau mantan sopir di keluarga Aditama.


Axel Alexander most wanted SMA Alfam. Axel menjabat ketua osis di sekolahnya. Dia seorang yang dingin dan cuek, banyak siswi yang mengidolakannya. Tapi sulit untuk meluluhkan hati seorang Axel. Tapi ada satu gadis yang membuat Axel penasaran dan membuatnya tertarik. Apakah gadis itu juga tertarik dengan Axel? siapa gadis beruntung itu?.


🌟🌟🌟🌟✨✨


"Jen bangun" kata bunda Ayu


"sebentar bun" gumam Jen


"nanti kamu telat, kamu kan harus upacara"


"iya bun, lima menit lagi"


"sekarang Jen, kamu udah mau lulus jangan malas" omel bunda


"iya bunda" kata Jen beranjak duduk


"jangan jangan kamu kalau bunda tinggal jarang bangun pagi ya? apa malah telat terus?"


"enggak bun, tanya aja mbok Jum"


"masa, bunda gak percaya" bunda pun meninggalkan kamar Jen


"sama anaknya gak percaya" gumam Jen menuju kamar mandi.


Hari senin adalah hari yang sangat tidak di sukai para murid, harus bangun pagi dan melaksanakan upacara bendera. Setelah sarapan dan berpamitan dengan kedua orang tua nya, Jen langsung menuju ke garasi rumah.


Jen menaiki motor sport hitam kesayangannya. Sudah sering Jen di larang mengendarai motor, tapi Jen selalu merengek dan meminta motor nya. Ayah Jen juga dulu suka mengendarai motor, jadi sudah maklum kalau Jen memiliki hobi yang sama.

__ADS_1


Jalanan pagi ini cukup ramai, karena mengingat di jam segini para siswa-siswi berangkat sekolah dan para pekerja untuk berangkat bekerja.


Dua puluh menit kemudian Jen sampai di area parkir sekolah, ia memarkirkan motornya di antara motor sport warna merah. Jen melepaskan helm full face nya dan sedikit menggerakkan kepalanya. Hal itu membuat para siswa yang berada di sana terpesona.


"Gila pagi pagi sarapan yang bening"


"bidadari di atas motor"


"pengen gue bawa ke KUA"


"calbin (calon bini) gue itu mah"


Begitulah reaksi para siswa yang melihat Jen. Ada juga para siswi yang melihat itu menghujat Jen, karena menurut mereka Jen hanya cari muka dan tebar pesona.


" udah woy iklan samponya, pada ngiler noh!!" ucap Sasa yang berada di sebelah kiri Jen


"gue gak iklan ya,!" jawab Jen dengan memanyunkan bibirnya.


"cabut yuk keburu ketahuan anggota osis" saut Tamara yang berada di kanan Jen.


"Titisan para hansip" jawab Tamara sambil cekikikan


Kemudian mereka menuju toilet untuk mengganti celana pajang mereka dengan rok seragam. Ya mereka akan memakai celana saat berangkat dan pulang sekolah. Mengingat mereka mengendarai motor sport jadi tidak begitu nyaman kalo menggunakan rok pendek, akan terasa semilir karena tertiup angin. (jareku dak semilak terus iso masuk angin)🤭🤭. Setelah selesai dengan urusan seragamnya mereke menuju ke kelas XII ips 1.


"eh tunggu, liat itu!!" ucap Tamara sambil menunjuk lapangan upacara.


"apaan..???" tanya Jen


"wah cogan, gila demage nya gak ketulungan" ucap Sasa


"bukan cogan nya micin, tp benderanya!" jawab Tamara sinis karena gemas dengan Sasa yang tidak faham.

__ADS_1


"enak aja micin, nama gue S A S A,!!!!" ucap Sasa mengeja namanya.


"sama aja micin" ucap Jen dan Tamara barengan, di susul tawa dari mereka kecuali Sasa yang cemberut.


"stop ya kalian berdua, gue masih penasaran sama bendera nya kenapa Tam?" tanya Sasa


"lah masak lo gak tau kalau benderanya udah di pasang itu tandanya hari ini gak upacara". jelas Tamara


"bener juga ya gue lupa hehe, yaudah hayuk ke kantin lah laper". ucap Sasa sambil menarik tangan kedua sahabatnya.


"makan aja yang di pikiran lo" Tamara


"ya kan mau mikir berat" Sasa


"mikir berat apa? kaya lo udah ngerjain tugas aja" kata Jen


"hahaha kan ada kalian" Sasa


"nyontek mulu lo" Tamara


"elo juga sama" Sasa


"biarin, Jen kan diem diem juga nyontek" Tamara


"masa? emang gitu Jen?" Jen


"iya, terus gue bagi ke kalian. Jadi dosanya kan di bagi tiga" Jen


"wah gak beres lo, ntar gue bagi lagi deh ke yang lain" Sasa


"biar apa?" Tamara

__ADS_1


"gak keberatan dosa" Sasa


Kemudian mereka tertawa bersama. Begitulah mereka bertiga, kompak dan saling pengertian.


__ADS_2