Cinta Jennaira

Cinta Jennaira
Rencana menginap


__ADS_3

"kenapa liatin mereka?" tanya siswa pada sahabatnya yang melihat ke arah Jen dan Bayu.


"siapa yang liat mereka, " kilah Axel yang tadi ketahuan Dio melihat ke Jen dan Bayu.


"gue tau ya, dari tadi lo liat mereka", kata Dio


"beruntung nya Bayu bisa dapetin cewek kaya Jen, gue aja ngiri " , ucap jujur Satria


"kenapa gitu, mereka pacaran?" tanya Axel yang memang tidak tahu.


"yaelah lo gak tau, mereka bagai Romeo dan Juliet. Makanya sering sering ke kantin, jangan semedi mulu." saut Dio. Memang Axel jarang ke kantin, kadang ia tidak nyaman di tatap para siswi yang menyukainya. Mungkin kantin hari ini ramai karena ada Axel, mereka sengaja melama lamakan di sana agar bisa melihat Axel lebih lama.


tet. tet tet.


Bel tanda masuk berbunyi yang menandakan mereka harus kembali ke kelas dan belajar lagi sampai bel pulang berbunyi.


❄️❄️❄️❄️


Di parkiran


"kita mau kemana,?" tanya Sasa


"pulang deh, ntar malem kita keluarkan, gue mau tidur dulu aja pusing ni pala Barbie." kata Jen


"pala Barbie,,,, pala benjol baru bener", saut Tamara sambil cekikikan.


"hina aja terus, benjol gini yang penting udah laku, wle,,," jawab Jen dan menjulurkan lidahnya.


"iya bucin" kata Sasa dan Tamara kemudian mereka tertawa.


Kemudian mereka melajukan motornya masing-masing. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit karena Jen memacu motornya dengan cepat, akhirnya sampai rumah. Rumah yang luas, dengan desain yang elegan dan sangat nyaman bagi yang menghuni. Jen memarkirkan motornya di garasi samping rumahnya.


ceklek


Suara pintu terbuka dan menampakkan seorang wanita paruh baya yang usianya lebih tua dari ibunya.


"non Jen itu kening nya,,?" mbok Jum terlihat khawatir. Mbok Jum adalah salah satu asisten rumah tangga keluarga Aditama, beliau bekerja sudah cukup lama, mungkin sebelum Jen hadir di dunia ini. Kedekatan Jen dan mbok Jum bisa di bilang seperti ibu dan anak. Karena orang tua Jen sering pergi keluar kota ataupun luar negeri jadi mbok Jum lah yang merawat Jen.


"tadi kejedot pintu mbok, tp udah gak papa kok," jawab Jen.


"ya sudah, non mau makan biar mbok siapin?" tanya lembut mbok Jum


"nanti aja mbok, Jen mau tidur dulu," jawab Jen. Mbok Jum mengangguk, dan Jen pun naik ke atas menuju kamarnya.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


drrrrrtt drrrtt bunyi hp Jen mampu membangunkan si empu dari tidur nyenyak nya.


"ya hallo" jawab Jen setelah menggeser tombol hijau.


📞 "bangun dong udah malem ini", kata orang di sebrang sana, suara lembut yang mampu membuat kesadaran Jen semua terkumpul.


"Abay, tau aja aku tidur," tanya Jen


📞"aku di bawah,"


"masak sih?" Jen tidak percaya


📞"keluar kamar deh," pinta Bayu, Jen pun menurut ia beranjak keluar kamar. Ternyata benar Bayu ada di bawah tepatnya di ruang tengahnya, Bayu melambaikan tangan nya pada Jen. Dengan senyum yang terus terpancar dari wajah Bayu membuat Jen juga tersenyum bahagia.


📞"cantik, tapi cantikan kalau udah mandi," karena Jen masih mengenakan seragam nya, bisa di pastikan Jen belum mandi.


"hehe iya abis ini bersih bersih. Jemput bi Ar ya,?" tanya Jen. Bi Ar adalah ibu Bayu yang bekerja di keluarga Aditama, tidak setiap hari bi Ar pulang ke rumahnya, ya walaupun rumah Bayu tidak terlalu jauh dari rumah Jen.


📞"iya, kamu buruan mandi, abis itu makan ya,"


"iya Abay, kamu semangat ya kerjanya, jangan curi curi pandang sama pelanggan cewek," kata Jen sambil cemberut 😏.


📞"🙂 iya Jen, bye,,, 🤚,"


"mbok,,,, Jen laper," rengek Jen kepada mbok Jum.


"iya mbok siapin dulu," Jawab mbok Jum


"mbok, ayah sama bunda kapan pulang? gak ngabarin Jen," kata Jen lemas, kangen ya itu yang di rasakan Jen.


"coba non yang telfon bapak sama ibu," saran mbok Jum


"makan dulu deh mbok,"


Selesai makan Jen mencoba menghubungi bundanya yang sedang menemani ayah ke luar kota.


🎥 Bunda


"sayang,,,, " sapa bunda ayu


"bunda, Jen kangen, bunda sama ayah kapan pulang,?"


"mungkin lusa Jen, doa in kerjaan ayah cepat selesai." saut ayah


"iya ayah, jangan lupa oleh olehnya 😁,"

__ADS_1


"beres sayang," jawab bunda


"bunda, ayah, Jen mau nginep di tempat Sinta ya, ada Tamara dan Sasa juga kok"


"em iya jangan macem-macem, ayah dan bunda percaya sama kamu," jawab ayah


"hehe makasih ayah, sayang banget sama ayah,"


"ya udah Jen, bunda sama ayah mau dinner," kata bunda


"dinner lupa anak itu bun namanya 😏,"


"besok kita dinner bareng kalau udah pulang," kata ayah.


Setelah berbicara lewat sambungan vidio, Jen beranjak ke kamar dan siap siap ke tempat Sinta, sebelum itu Jen juga sudah ijin sama mbok Jum. Jen melajukan motornya ke kawasan Apartemen Indah. Dua puluh menit kemudian Jen sampai dan langsung ke lantai 8 untuk menuju unit Sinta.


tok tok tok


ceklek


"sampai juga lo," kata Sinta yang membukakan pintu untuk Jen


"hhmmmt" jawab Jen lemas, dan nyelonong masuk ke dalam. Terlihat ke dua sahabatnya yang juga sudah datang, bahkan mereka sedang berebut makanan ringan.


"Jen, Tam Tam pelit," adu Sasa


Jen pun duduk di sofa ruang tamu Sinta dan merebut cemilan yang di bawa Tamara.


"lah kok di ambil," gerutu Tamara


"bagi lah, biar kita rebutan bertiga kan seru," jawab Jen santai. Sedangkan Sinta hanya menggeleng kan kepalanya melihat temannya itu.


"cabut sekarang yuk, udah jam sembilan nih." ajak Sasa


"oke ayo lah," jawab Sinta sambil berdiri dan di ikuti yang lainnya.


Mereka memasuki lift dan turun langsung di area parkir. Tamara dan Sasa keluar duluan setelah pintu lift terbuka, mereka ke kanan dan ke kiri menyisakan jarak di antara mereka. Setelah itu Jen dan Sinta keluar dan menempatkan diri di tengah Tamara dan Sasa. Bak gaya model yang berjalan bersamaan mereka menuju motor yang terparkir dengan tatanan seperti itu.


"bukanya mereka,,,,,? tp mau kemana malam malam gini ? apa mau pulang? " gumam seorang cowok yang meliat mereka.



Kurang lebih seperti ini fashion Jen.


#siapa yang melihat mereka ya,,,,,,,

__ADS_1


__ADS_2