Cinta Untuk Airin

Cinta Untuk Airin
107.Syarat Arman


__ADS_3

Sudah satu minggu Airin tidak pulang, dan selama satu minggu itu juga David seperti ayam yang kehilangan induknya, David tak lagi memperhatikan keadaannya maupun kesehatannya.


Setiap hari David mencari-cari keberadaan Airin namun selama satu minggu mencari David tak kunjung menemukan Airin padahal semua teman, sahabat dan kerabat sudah David hubungi dan kunjungi tempatnya namun tak ada satupun di antara mereka yang mengetahui keberadaan Airin.


Seperti hari ini David juga tengah mencari keberadaan Airin di markas yang Airin tunjukkan waktu itu, sebulan sebelum kejadian itu terjadi. David sangat menyesalkan kejadian itu karena David benar-benar yakin bahwa dia tidak melakukan apa apa yang Siska tuduhkan padanya.


"Semoga kamu ada di sini, Airin. Aku tak mau kehilangan kamu, aku tidak akan sanggup jika tidak tanpamu seumur hidupku " gumam David yang penuh harap.


David turun dari mobilnya dan bergegas masuk ke dalam markas dengan langkah yang cepat. para penjaga yang sudah mengenali David langsung menyambut kedatangannya nya dan menunduk hormat dan juga menyapanya.


" Assalamualaikum, Pak. apa ada yang bisa kami bantu?. tanya penjaga.


" Wa'alaikumsalam " David menghentikan langkah menatap para penjaga itu sembari mengangguk." ya, saya Saya membutuhkan bantuan dari kalian. tolong panggilkan Airin sekarang juga karena saya ingin menemuinya." jawab David.


Semua penjaga nampak bingung dengan apa yang dikatakan oleh David, mereka saling melempar pandang satu sama lain." emang ketua ada di sini?" tanya salah satu penjaga pada temannya sendiri.


Temannya itu menggeleng dengan cepat." tidak. bukannya ketua datang terakhir kali satu minggu sebelum ini." jawab penjaga yang lain.


David begitu terkejut, Bagaimana mungkin Airin tidak ada di sana padahal setiap ada masalah Airin pasti akan datang ke sana, tapi sekarang kenapa tidak, sebenarnya dimana Airin sekarang.


" Kalian pasti bohong, tidak mungkin Airin tidak datang ke sini dia pasti ada di dalam dan kalian tidak mau memberitahuku karena permintaan darinya, benar seperti itu kan?" ucap David yang benar-benar tidak percaya.


" benar pak, ketua tidak pernah datang selama seminggu ini. bahkan Pak Rio juga kebingungan mencarinya." jawab penjaga.


David masih tidak percaya meskipun penjaga sudah mengatakan kebenarannya kepada David. David yang tidak percaya langsung membalikkan badan dan melangkah masuk dengan cepat." awas kalau kalian berani membohongiku, maka kalian akan menanggung akibatnya." seru David dengan suara tinggi.


" Airin,,!! Airin sayang,,!! " teriak David setiap memasuki satu persatu ruangan di sana.


David begitu semangat mencari Airin memasuki semua ruangan di sana dan selalu berteriak memanggil Airin, namun berkali-kali David berteriak tak sekalipun dia mendapatkan jawaban dari Airin.


David masuk di ruangan yang tak sembarang orang bisa masuk ke sana namun tetap saja tak ada Airin di sana hanya Rio dan Kirana lah yang tengah berbincang dan seketika mereka berdua menghentikan pembicaraan mereka setelah David masuk sembari berteriak.


" Airin,,,,!!!" teriak David mengejutkan mereka berdua. Rio dan Kirana tersentak dan langsung menoleh ke arah David yang tengah kebingungan dengan penampilan yang tak lagi sama seperti waktu bersama Airin karena sekarang yang David benar-benar tak memperhatikan lagi dirinya.


" David.!" ucap Rio.

__ADS_1


David melangkah masuk mendekati mereka dan langsung menanyakan keberadaan Airin kepada mereka kedua." di mana Arin, aku yakin dia pasti ada di sini. Tunjukkan padaku di mana ruangannya sekarang." ucapan David meninggi.


Rio berdiri dengan wajah kesal bagaimana mereka mau menjawab pertanyaan dari David Padahal mereka sendiri tidak mengetahui keberadaan Airin sekarang.


" seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu dimana Airin sekarang, Bukankah kamu yang menyebabkan dia pergi.!" ucap Rio yang lebih tinggi dari suara David tadi.


" kalau aku tahu keberadaan Airin sekarang maka aku Aku tidak akan bertanya kepadamu," jawab David dengan sinis.


Bukannya saling berunding untuk mencari keberadaan Airin, tapi mereka berdua malah memarahi satu sama lain. Kirana yang sebelumnya hanya diam kini dia ikutan berdiri menatap keduanya bergantian dengan mata yang penuh dengan amarah.


" Kenapa sih setiap kali kalian bertemu tidak pernah akur, apa kalian tidak bisa berpangku tangan untuk mencari Kak Airin.'' seru Kirana.


"kalau kalian hanya ingin menambah masalah lebih baik kalian pergi dari sini" imbuh Kirana dengan tegas lugas dan jelas.


Mereka berdua langsung diam meskipun mata mereka masih saling beradu sih.


" seharusnya kita berpikir bagaimana kita bisa menemukan Kak Airin secepatnya. Dan Kita harus berpencar mencarinya." ucap Kirana.


Mendengar kata-kata dari Kirana akhirnya mereka berdua setuju dengan saran yang diberikan Kirana. merekapun saling membagi tugas.


" Bagaimana, kerja kalian semua beres? " tanya Arman.


Dua anak buah Arman yang berdiri dengan wajah menunduk dan tangan mereka yang disilang di depan tubuh mereka itu mengangguk dengan cepat, pekerjaan yang diberikan oleh Arman semua sudah beres.


" Sudah bos, bahkan selama satu minggu ini istri dari David menghilang dan tidak bisa mereka temukan, dan semua itu membuat David benar-benar seperti orang gila" jawab anak buah Arman.


Arman tersenyum bahagia Bahkan dia sampai terkekeh mendengar keponakannya itu sekarang menjadi seperti orang gila.


" hahaha.... buat apa punya anak yang tampan namun ternyata gila, hahaha..!!! tawa Arman puas.


" Sekarang pergilah dan kerjakan tugas selanjutnya" pinta Arman.


Kedua anak buah Arman keluar dari ruangan Arman setelah mendapatkan perintahnya. entah rencana apalagi yang Arman tugaskan kan untuk dua anak buahnya


" Tunggu saja kehancuran mu Yohan. saya pastikan kamu akan benar-benar menyesal karena telah berani mengambil milikku" ucap Arman.

__ADS_1


Tok tok tok......


Terdengar suara pintu yang diketuk dari luar membuat Arman menghentikan kata-katanya dengan cepat." siapa..!!!" seru Arman.


Belum juga mendapatkan persetujuan dari Arman, pria muda masuk dengan wajah murung.


" kamu.!! untuk apa lagi kamu kesini, bukannya kamu sudah tidak mau mengakui papamu lagi? Jadi untuk apa kamu datang." ucapan Arman setelah melihat pria itu yang tak bukan adalah Fadil anaknya sendiri.


Fadil Melangkah dengan ragu menghadap Arman dengan wajah yang menunduk" Maafkan Fadil , Fadil benar-benar menyesal Fadil janji tidak akan mengulangi Perbuatan bodoh seperti kemarin. Fadil sadar jika yang dilakukan kemarin adalah sebuah kesalahan. Fadil janji makan melakukan apapun yang papa inginkan, yang terpenting papa mau memaafkan Fadil." ucap Fadil menyesal.


Sebenarnya Arman masih ragu dengan apa yang dikatakan oleh Fadil, " sebenarnya apa yang kamu inginkan, karena tidak mungkin kamu akan berubah begitu saja dengan cepat apa yang kamu rencanakan" Ujar Arman dengan ketus.


" Pa,,, emang salah ya kalau Fadil benar-benar mau menjadi anak yang terbaik untuk papa! apakah memang tidak ada lagi tempat untuk Fadil di hati papa?, Fadil minta maaf, Fadil benar-benar menyesal,Pa,," jawab Fadil.


" Benarkah,, dengan apa yang kamu katakan barusan? kalau begitu tunjukkan kepada Papa bawa kamu bisa membuat David menikah dengan Siska, jika kamu berhasil maka kamu akan Papa maafkan." ucapkan Arman.


Fadil tersentak Bagaimana mungkin dia bisa melakukan yang diinginkan Arman tapi jika dia menolak maka dia tidak akan mendapatkan kepercayaan dari Arman lagi.


" baiklah, kalau itu yang Papa inginkan Fadil akan lakukan" jawab Fadil yakin.


Setelah beberapa kali Fadil meminta maaf akhirnya Arman memaafkan tapi dengan syarat bahwa Fadil mau melakukan apapun yang Arman minta termasuk kembali meneruskan rencananya untuk menghancurkan keluarga David dan Fadil harus bisa mengambil lagi berkas yang telah Fadil serahkan kepada Yohan.


#######


Apakah Fadil bener-bener melakukan itu,,?


berarti tobat nya tobat sambel dong,,


atau..? ada udang di balik bakwan....???


tunggu saja episode episode selanjutnya...


Salam sayang dari Author...


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2