
Suara Adzan subuh menggema dengan begitu keras membangunkan dua sejoli yang tengah asyik tidur dengan berpelukan.
" Yang bangun, sudah subuh. " ucap Airin dengan suara seraknya sembari mengucek matanya untuk mengumpulkan nyawa-nyawa yang belum lengkap seutuhnya.
mata David benar-benar susah untuk terbuka, rasanya ada sebuah batu besar yang menutupnya sehingga tak mudah untuk dia membuka mata.
" Hhmm, sebentar lagi sayang. masih ngantuk" jawab David malas.
Airin bangun dan menarik selimut yang menutupi tubuh David. " yang bangun.!! teriak Airin dia harus benar-benar bisa membangun kan suaminya yang masih malas itu.
" bentar Yang, aku masih lelah "
" kamu sih, mintanya berlebihan, aku aja semangat gini masak kamu udah loyo gitu ayo bangun, kalau tidak besok-besok nggak ada lagi jatah ya. " ancam Airin.
mata David langsung terbelalak dan dia pun langsung terjengkit dan bangun, jangan kan besok-besok nanti saja mungkin dia akan meminta jatah lagi, kenapa harus nunggu sampai besok, astaga.
" Ya ya aku bangun, tapi bukan besok nanti malam aku minta jatah lagi ok, dua ronde " ucap David dengan semangat empat lima.
" Ck.. kamu tuh Yang, jatah mulu yang dipikirkan lebih baik sekarang memikirkan bagaimana selalu bisa tepat waktu dalam ibadah Ok. " ketus Airin.
" Ya jatah juga wajib kan Yang.!!
" iya wajib, tapi bagaimana dengan Ibadah itu juga sangat sangat wajib kan, sudah ayo buruan gih mandi.. "
" apa nggak barengan aja yang, biar menyingkat waktu.
" nggak.! yang ada malah menghabiskan waktu lagi ,cepetan.. " Airin mendorong David
" beneran nggak mau bareng, tapi jangan nyesel ya..
" nggak..!!
"oke...
****
Airin dan David berjalan beriringan menyusuri lorong kampus berdua, David benar-benar bahagia akhirnya dia bisa berangkat bersama dan menjalani hari di kampus dengan bersama-sama.
semua pasang mata melihat Airin dan David mereka begitu serasi satu cantik dan satu tampan sungguh-sungguh membuat iri.
" Yang , lihatlah semuanya iri dengan kita " ucap David.
bukanya senang menjadi pusat perhatian Airin malah benar-benar malu, dia merasa tak enak saja melihat para mata-mata semua orang terus menerus menatap nya.
" Yang yuk cepat. " Airin menarik tangan David dan segera pergi dari kawasan yang banyak orang tersebut.
di tengah perjalanan Kevin menghadang mereka berdua dan langsung dengan tatapan rindu pada Airin dan tatapan tak suka untuk David.
" Airin kamu dari mana saja, udah seminggu ini kamu nggak masuk.kangen kali " ucap Kevin terang-terangan
hati David langsung membara dia benar-benar dalam mode cemburu melihat dan mendengar istri nya begitu di rindukan oleh laki-laki lain.
" kenapa kamu bertanya seperti itu pada istri ku. " ketus David.
__ADS_1
Kevin melotot tak suka pada David, dia benar-benar tak menyukai kebebasannya di ganggu oleh siapapun, dia benar-benar ingin bebas mengutarakan kata apapun untuk siapapun juga tanpa di larang.
" helehh. hanya suami juga nggak penting banget kali. " jawab Kevin yang sekarang benar-benar berani melawan terang-terangan pada David di depan umum.
semakin lama cinta yang di miliki Kevin untuk Airin benar-benar mulai menggila dia benar-benar mulai kehilangan akal sehat nya , dia benar-benar tak punya takut sedikit pun memuji dan merindukan Airin di depan suaminya.
semakin lama Airin semakin tak tahan mendengarkan ocehan Kevin dia benar-benar ingin marah dan mengungkapkan kebenaran Kevin namun ini bukan saatnya masih ada hal yang harus Airin lakukan sebelum membongkar rahasia Kevin.
" maaf Kevin aku harus pergi, ada tugas yang belum selesai aku kerjain. " ucap Airin dan melenggang pergi.
" Airin I Love You..!! teriak Kevin dan itu pun di depan David.
tangan David mengepal sempurna rasanya dia ingin sekali merobek mulut yang tak mempunyai ektikat baik itu, atau ingin menghajar Kevin hingga babak belur sehingga tak lagi mampu untuk berkata dengan asal lagi.
Airin yang menyadari kalau David pasti akan marah pun langsung kembali berbalik dan menarik David dengan kuat. " ini belum saatnya Sayang, kamu akan puas melakukannya nanti " ucap Airin sedikit berbisik.
David mengernyit apa yang di maksud oleh Airin, kenapa dia menghalangi nya untuk marah dan kena harus nunggu nanti untuk marah, ada apa.?
"maksud mu.? bingung David.
" kamu akan tau nanti. sekarang ayo masuk kelas akan segera di mulai." Airin dengan segera langsung menarik David dan yang di lakukan Airin membuat Kevin seakan-akan mau murka. jika bisa dia akan menghabisi David sekarang juga agar cinta nya akan lebih mudah dia dapatkan.
" tunggu saja David loh akan menyesal, loh telah merebut apa yang seharusnya menjadi milik ku, sampai kapanpun Airin akan tetap menjadi milik ku. " gumam Kevin dengan menatap kepergian David dengan kebencian dan tangan yang mengepal
****
entah apa yang akan di adakan di lapangan kampus saat ini semua mahasiswa/i berkumpul di sana berbaris dengan rapi dengan barisan di masing-masing jurusan yang berbeda.
semua dosen pembimbing pun juga tak luput dari acara itu, acara yang sepertinya serius untuk di lakukan.
" astaga hanya acara ulang tahun saja sampai harus panas-panasan begini ya Rin, aku benar-benar udah nggak tahan nih. " keluh Mitha, keringat nya sudah keluar dan membasahi wajahnya.
" tenang lah Mit, bentar lagi juga selesai. " jawab Airin dengan begitu tenang, dia lebih kuat tahan banting daripada Mitha jadi semua itu tak akan terpengaruh padanya.
setiap-setiap jurusan akan memiliki sebuah kelompok dan jika akan di pimpin oleh orang yang mereka percayai.
" sekarang kembalilah ke kelas masing-masing.! pinta Pak Dekan dengan keras dan semua barisan pun bubar meninggalkan lapangan.
" acara yang akan melelahkan. " gumam Airin kesal.
David bingung karena ini adalah tahun pertama dia akan mengikuti acara ulang tahun yang di selenggarakan setiap tahunnya .
" kenapa melelahkan.? bukannya akan lebih mengasikkan ya. " jawab David
" kau belum tau Sayang, kita akan sangat lelah untuk acara seperti ini, " ucap Airin.
David merangkul bahu Airin dan terus berjalan " kamu nggak boleh lelah- lelah ok, biarkan aku yang mengatasi semuanya. " ucap David
" Rin.! apa kali ini kamu juga yang akan bertanggung jawab di kelompok kita seperti tahun-tahun sebelumnya " tanya Mitha
ya seperti biasa setiap tahun Airin lah yang akan menjadi Ketua di kelompok nya dia benar-benar mendapatkan kepercayaan penuh dari para teman-teman nya.
David menoleh menatap Mitha, dia takkan membiarkan Airin yang berjuang penuh untuk tahun ini dan dia yang akan menggantikan Airin di posisi nya.
__ADS_1
" tidak, Airin tidak akan menjadi Ketua untuk sekarang tapi akulah yang akan menggantikan nya, aku tak ingin istri ku yang cantik ini kelelahan.!
" kenapa.? udah mulai tek dung. " celetuk Mitha.
" belum Mitha, kan nungguin kamu, hahaha..!! tawa Airin begitu menggema.
" nggak usah di tunggu Rin, nanti keburu kehabisan kuota. " gurau Mitha sembari tersenyum meledek
Pletakk..
Airin menyentil kening Mitha dengan keras, sejak kapan hamil nunggu kuota, " dasar aneh loh Mit. " ketus Airin.
" hahahaha..!!
" Rin, jangan menganiaya calon ibu dari anak-anak ku. " saut Rico tak Terima.
" ini bukan menganiaya Co. tapi menyakiti, hahaha..!!
" resek loh Rin. " kesal Mitha.
" David..!!! teriak Siska dengan berlari mengejar mereka dan langsung berdiri di samping David dan merangkul lengan David dan bergelayut manja di sana
Mitha, Airin dan Rico menatap Siska begitu saja dan saling merutuki Siska dalam hati, dasar wanita tak punya etika baik, tau juga yang di pegang adalah suami orang eh dia begitu pd padahal istri nya juga di sana lagi, Siska kau keterlaluan.
" dasar pelakor ganjen tau juga ada istri nya, kena azab baru tau rasa loh. " gerutu Mitha.
" syirik aja sih loh Mit, " ucap Siska tak terima.
" yee.!! bukan syirik pelakor,! tapi kenyataan, lagian loh itu ya apa nggak pernah mikir, di dunia ini masih banyak laki-laki yang lebih baik , kenapa harus David yang sudah beristri, dasar pelakor. " ketus Mitha
" Siska lepas.!! bentak David, melepaskan tangan Siska yang menempel di tangan David.
Siska mendengus kesal dia benar-benar ingin sekali bisa berdekatan dengan David tak perduli apapun yang ada di sana termasuk Airin istri nya sendiri.
Airin mengeluarkan nafas panjang, ah sungguh ini cobaan mempunyai suami tampan pasti akan banyak saingannya jadinya dia harus lebih sabar menghadapi semua.
mata Airin menangkap Rio yang tengah berjalan tak jauh di depan mereka, Airin pun langsung berlari ada sesuatu yang harus dia katakan padanya.
" Sayang kamu mau kemana.? tanya David heran melihat Airin yang sudah lari meninggalkan dia dan kedua sahabatnya
Siska tersenyum puas, mungkin Airin cemburu pada David dan Siska, dan Siska harus sering membuat Airin cemburu supaya rumah tangga nya bisa hancur karena kecemburuan, pikir Siska.
" rasain loh emang enak.! makan tuh cemburu" gerutu Siska.
David menatap Siska sekejap dia benar-benar tak habis pikir kalau Siska bisa melakukan itu padanya. " kalau sampai terjadi sesuatu dengan rumah tangga ku kau akan berurusan dengan ku, camkan itu. " sadis David lalu melenggang pergi mengejar Airin.
" biarin, itu memang yang aku ingin kan. setelah kalian berpisah aku akan memiliki mu seutuhnya " jawab Siska.
" mimpi saja loh di siang bolong.!! ketus Mitha dia pun mengejar sahabat nya bersama dengan Rico juga. " yuk Yang " sambung Mitha
" Hmm...
" ngapa loh lihat-lihat. " ucap Siska yang ngelihat Rico menatap nya sekejap.
__ADS_1
" terserah gue, mata-mata gue. " jawab Rico dengan angkuh.