Cinta Untuk Airin

Cinta Untuk Airin
56.Kau segalanya


__ADS_3

Sudah hampir satu minggu Airin dalam penyamaran sebagai Ais namun tujuan nya belum juga menemui titik terang.


Airin benar-benar sudah hampir hilang akal bagaimana dia akan mengungkapkan kebenaran Kevin yang dia percayai adalah Fadil yang mengganti wajahnya untuk kembali mendekati Airin.


Airin mengurut pelipis nya lembut dia benar-benar pusing dengan langkah selanjutnya, ini adalah hari terakhir dia akan menyamar dan besok dia harus kembali dengan wajah Airin.


" Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan. tunjukan lah jalan yang benar. "gumam Airin


matanya menangkap sosok Kevin yang sedang masuk ke dalam kelas dengan menggendong tasnya di punggung.


Kevin menatap Airin sejenak seperti biasa dengan tatapan yang tak suka bahkan dengan tatapan kebencian. selama satu minggu ini Airin terus berusaha untuk mendekati Kevin dan syukur lah Kevin tak mengetahui kebenaran dirinya.


Airin melambaikan tangan dengan senyum yang dia buat semanis-manis nya " Hey Kevin." teriak Airin


apapun yang di lakukan Airin pasti Kevin akan mencampakkan nya. dia benar-benar tak menyukai gadis buruk rupa itu.


Kevin membuang muka saat di dekat Airin dia tak akan pernah sudi menatap Airin yang sekarang. tapi entah yang besok pasti dia akan terus mengejarnya.


" Kevin kamu kenapa.? " tanya Airin


" diam.! berisik.! ketus Kevin tak menatap Airin sama sekali.


Airin menyunggingkan bibirnya kesal usahanya benar-benar tak berhasil hingga sejauh ini.


" apa yang harus aku lakukan.? bagaimana aku akan mengetahui semua kebenaran tentang Kevin. dan mengungkapkan nya pada semua orang dan mengembalikan dia ke kantor polisi. " batin Airin


"tunggu.kenapa wajah Kevin memerah apa dia alergi, atau Jangan-jangan..?


*****


Di saat jam istirahat Kevin benar-benar merasa kan tak nyaman di wajahnya dia merasa sedikit gatal. dan semakin lama bintik-bintik merah semakin jelas.


dengan langkah yang cepat Kevin meninggalkan kampus entah mau kemana dia tapi yang pasti dia akan pergi di mana Airin bisa menemukan jawaban yang ia ingin kan.


Airin terus membuntuti Kevin dengan diam-diam tak akan pernah dia melepaskan Kevin sekarang dia harus secepatnya memperoleh hasil yang dia perjuangkan selama satu minggu ini.


" Kevin mau kemana.? gumam Airin dengan mengikuti Kevin dengan mobil yang selalu dia bawa akhir-akhir ini.


mobil Kevin berhenti di salah satu tempat yang tak biasa di tempat dokter kecantikan dan banyak sekali orang yang datang ke sana entah itu perempuan ataupun laki-laki sekedar untuk mengubah dan merawat wajah mereka.


Kevin turun dari mobil dan berjalan dengan cepat dengan wajah yang sangat marah. mungkin dia akan mengamuk di dalam sana karena hasilnya tak memuaskan diri nya.


Airin pun mengikuti Kevin turun dan mengikutinya untuk masuk.


" permisi Mbak, orang tadi adalah pacar saya dia kenapa ya kesini.? ada keperluan Apa.? tanya Airin pada salah satu karyawan


"'oh Mas Fadil.! dia belum lama ini mengubah wajahnya mbak dan sepertinya dia mau komplain karena wajahnya ada alergi. " jawab karyawan


Airin benar-benar terkejut akan yang di katakan oleh pelayan. Fadil.? berarti dia benar-benar Fadil bukan Kevin.


" bentar mbak, bukannya dia itu Kevin bukan Fadil.? bingung Airin.


" setau saya dia namanya Fadil mbak bukan Kevin.


" astaga ternyata dia bohongin aku. makasih ya mbak semua informasi nya. " ucap Airin.


"akhirnya aku mendapatkan juga apa yang aku ingin kan. " Airin tersenyum menyeringai bahagia.


Airin melangkah keluar dari tempat itu dengan kepuasan yang amat sangat, akhirnya semuanya berhasil meskipun di hari terakhir dia menyamar.


Airin pergi dari sana dengan mobil nya dan melaju untuk segera pulang saja, lagian waktu sudah sangat Siang. David pasti sudah pulang dan menunggu nya, maklum hari ini mereka berencana untuk jalan. entah akan kemana hanya David yang tau.


mobil melaju dengan kecepatan tinggi. dengan terus tersenyum bahagia Airin melupakan sesuatu hingga sampai rumah dan itu pasti akan membuat David akan terkejut melihat nya.


setelah mobil berhasil terparkir di depan rumah Airin pun turun dan bergegas untuk masuk. namun matanya menangkap ada mobil Bunda nya yang terparkir manis di depan rumah.


" ini kan mobil Bunda, mau ngapain ya. .? bingung Airin dan berlari secepatnya untuk masuk.

__ADS_1


" Assalamu'alaikum..!! sapa Airin dengan sedikit keras dan menghentikan semua yang tengah berbincang-bincang.


David, Tasya dan juga Fahmi menoleh ke arah Airin, semuanya terkejut melihat penampilan Airin saat ini, dan pasti yang lebih lagi adalah David.


David begitu bingung. " Ais. kenapa kamu kesini.? tanya David heran.


mata Tasya dan Fahmi tak pernah lepas dari Airin. Tasya pun tersenyum dia langsung mengenali siapa yang datang itu.


Tasya berdiri dan merangkul Airin untuk segera duduk di tengah-tengah antara dirinya dan Fahmi.


" sayang kamu baru pulang.? kamu dari mana.? tanya Tasya.


sementara David dan Fahmi masih sangat bingung, sayang.? siapa.?


" iya Bunda, aku lagi pulang, lagi ada kerjaan penting " Jawab Airin tanpa ragu.


Setelah mendengar suara nya dengan jelas Fahmi berhasil mengenali Airin dia pun menjitak kepala Airin dengan sedikit keras hingga Airin mengeluh.


" pletakk..!!


" Abi..!! sakit.! keluh Airin dan langsung memegangi kepalanya


Fahmi geleng-geleng kepala dia benar-benar tak percaya akan apa yang di lakukan Airin saat ini, ini benar-benar sama dengan yang selalu dilakukan oleh Tasya. memang buah jatuh tak akan jauh dari pohon nya.


" apa yang kamu perbuat. kamu nggak buat kesalahan kan.? ucap Fahmi yang mulai mencerca


" apa sih Abi. mana mungkin aku akan melanggar apa yang menjadi peraturan dari Abi. " jawab Airin.


" tunggu-tunggu.? kamu sebenarnya siapa.? tanya David bingung.


Tasya tersenyum ternyata David benar-benar belum bisa mengenali istri nya.


Tasya melepaskan kaca mata dan juga tompel Airin dan juga membersihkan wajah Airin dengan tisu basah.


" apa sekarang kamu belum juga mengenalnya. " tanya Tasya


" astaga, ternyata Ais itu kamu Sayang, terus apa yang kmu lakukan dengan ini semua.? tanya David.


" hehehe. maaf Yang, aku sedang ada misi " meringis Airin.


" misi.!!!


serentak mereka bertiga


Airin mengangguk kikuk dia benar-benar takut melihat tiga pasang mata yang menatap nya penuh menghakimi.


" iya hehehe..!!


" misi apa sih Yang.? tanya David heran, dia benar-benar tak tau misi yang di lakukan oleh Airin, namun yang ia tau Ais selalu mendekati Kevin mungkin ada hubungannya dengan Kevin. " apa ada hubungannya dengan Kevin.?


" i-iya.."


" kenapa.? apa kamu mencurigai nya.? tanya David.


bukan hanya mencurigai nya tapi sekarang Airin benar-benar telah memastikan akan kebenaran seorang Kevin yang ternyata adalah Fadil.


" iya.


" terus apa kamu sudah berhasil.? tanya Tasya.


Airin diam sejenak kemudian mengangguk pelan. " sudah, Airin sudah berhasil dengan misi ini, dan besok tak akan ada lagi Ais dikampus. " jawab Airin.


Tasya bernafas lega Akhirnya anak perempuan nya benar-benar mewarisi kehebatannya dalam memata-matai seseorang.


" kamu hebat Sayang " puji Tasya.


Airin tersenyum dan seketika berubah menjadi serius wajahnya. " Abi dan Bunda ngapain kesini, apa ada hal penting.? tanya Airin bingung.

__ADS_1


Tasya dan Fahmi tersenyum. Tasya mengeluarkan sebuah dokumen dan di berikan nya pada Airin.


" Sayang ini adalah hak kamu yang harus kamu Terima dari Bunda dan Abi. " ucap Tasya.


Airin membuka dokumen itu, dokumen hak milik sebuah hotel Asri, Rumah sakit Natas Hospital ,rumah mewah Tasya dan juga beberapa butik yang sudah beralih dengan nama Airin seorang.


" apa ini Bunda.? tanya Airin.


" itu adalah hak yang Bunda janjikan pada mu, dan mulai sekarang kamu sendiri yang harus melanjutkan nya. membesarkan usaha yang Bunda rintis dari nol. " jawab Tasya.


" tapi Bunda ini terlalu berlebihan.!


" tidak Sayang, ini adalah hak kamu " saut Fahmi.


" tapi Abi.?


" sudah lah kamu terima dan jangan di tolak ok. " ujar Fahmi.


" makasih ya Bunda " Airin segera memeluk Tasya dan beralih memeluk Fahmi.


Airin benar-benar bahagia orang tuanya benar-benar sayang padanya dan benar-benar memikirkan dirinya.


" Sama-sama sayang. ya sudah katanya kalian mau pergi kan, Abi dan Bunda pamit dulu, bersenang-senang lah " muahh.. " Tasya mencium kening Airin


" sekali lagi makasih Bunda, Airin sayang Bunda dan Abi " ucap Airin dan kembali memeluk mereka berdua.


" sudah, nanti Bunda malah jadi nangis lama-lama di sini, ayo Abi kita pulang " pinta Tasya dan Fahmi pun mengangguk.


Airin dan David mencium punggung tangan mereka berdua dan mengantarkan keduanya sampai di parkiran mobilnya.


" Assalamu'alaikum..!! teriak Tasya sembari melambaikan tangan.


" Wa'alaikumsalam..!! jawab Airin dan David.


setelah kepergian Tasya dan Fahmi ,Airin dan David pun segera masuk dengan berangkulan.


" istri ku benar-benar nakal ", David mencubit hidung Airin dengan gemas.


" Sayang sakit.!! keluh Airin seketika memegangi hidung nya yang barusan di cubit oleh David.


Airin menyimpan dengan rapat semua dokumen pemberian Tasya di dalam almari nya, sedangkan David hanya duduk di ranjang dan terus melihat Airin.


" sayang.! panggil David


Airin menoleh lalu melangkah mendekati David dan bergabung duduk. " kamu kenapa.? tanya Airin melihat wajah tak mengenakkan dari David.


" Sayang sekarang kamu punya segalanya sedangkan aku.? aku tak mempunyai apapun apa kamu tetap akan bersamaku. " tanya David ragu.


Airin tau benar apa yang sedang di pikirkan oleh David, mungkin dia merasa lemah dengan tidak punya apa-apa pun. tapi tidak dengan Airin meskipun David tidak mempunyai apapun yang penting dia memiliki cinta yang selalu tulus untuk Airin.


" sayang apa aku pernah menuntut akan hal itu.? tidak kan.! aku hanya ingin selalu bersamamu, entah dengan memiliki segalanya ataupun tidak, selama kamu selalu memberikan cintamu hanya untuk ku aku akan selalu bahagia. " jawab Airin.


" Tapi Yang..!!


" sudah lah, aku tidak mau mendengar apapun lagi dari mu Yang, aku hanya ingin selalu bersamamu dan hanya bersamamu " Airin memeluk David erat. mungkin dengan itu David bisa berfikir bahwa Airin benar-benar membutuhkan cintanya bukan materi atau apapun.


" benarkah bersamaku.? tapi kemarin kamu mengejar-ngejar Kevin. " ucap David.


" itu kan hanya misi Yang, mana mungkin aku beneran mengejar nya, lagian aku juga tidak pernah menyentuh nya, dan hanya kamu saja yang aku sentuh " ucap Airin


" benar.?


" iya sayang. 100% benar, "


" baiklah aku percaya padamu. " David memeluk Airin dengan sangat erat. dia benar-benar senang akan jawaban yang ia dengar " tetaplah menjadi Airin ku Yang, gadis galak ku untuk selamanya "


" Hmm

__ADS_1


Airin mengangguk dalam pelukan David.


__ADS_2