Cinta Untuk Airin

Cinta Untuk Airin
113. Tidak Syah


__ADS_3

" gimana para saksi, Syah,,,..!!! ucap penghulu..


" Pernikahan ini tidak syah,,,,!!!!!


Seketika semua orang menoleh ke sumber suara.


" Airin,,," pekik Siska begitu terkejut.


" Sayang,!! "


David tersenyum, ingin beranjak dan hendak berjalan mendekati Airin namun tangannya dipegang oleh Siska dan tidak diperbolehkan untuk beranjak dari kursi depan penghulu.


" David,, acara nya belum selesai,, " ucap Siska.


" Bagaimana, apa acaranya tetap di lanjutkan,? " tanya penghulu.


Airin tersenyum kecil, melangkah mendekati tempat yang sudah disediakan dengan khusus untuk berlangsungnya acara pernikahan dari David suaminya dan juga perempuan yang selalu mengejar-ngejar David.


" Apa Bapak akan tetap langsungkan acara ini.? silahkan saja, tapi setelah ini jangan salahkan saya jika anda juga akan terlibat dan akan merasakan dinginnya penjara." ucap Airin dengan lantang.


Seketika penghulu langsung ketakutan bagaimana tidak,! Dia diminta datang ke sini untuk menikahkan David dan juga Siska iya tidak tahu-menahu adanya masalah yang terjadi.


Penghulu dan satu temannya langsung beranjak dengan cepat mengemas semua barang yang dia bawa dan langsung berjalan untuk pergi dari tempat itu.


" Tunggu,,!! teriak Airin dengan lantang membuat penghulu dan juga temannya itu berhenti dan kembali menoleh kearah Airin.


" Hm.?


" jangan terlalu buru-buru Pak. Tetaplah disini karena saya masih membutuhkan bapak." Ucap Airin.


" Tapi,,??


Penghulu itu tak berhenti bertanya-tanya dalam pikiran nya, bukannya acara pernikahan tidak lagi di lanjutkan,? terus kenapa dia masih di tahan dan tidak di perbolehkan untuk pergi dari sana, apa mungkin dia juga akan terlibat masalah yang cukup pelik.


" tapi Mbak.?


" Sudah, hanya sebentar pak. setelah acara benar-benar selesai bapak boleh pergi. Dan saya akan membayar setiap detik dari waktu Bapak untuk tetap di sini. " jawab Airin.


Semuanya terlihat bingung, tak terkecuali dengan David sendiri. Sebenarnya apa yang di rencanakan oleh Airin,, dua minggu lebih dia menghilangkan dan setelah dia pulang dia melakukan hal yang begitu membuat orang terheran-heran.


" Yang,,!! panggil David.


Kerinduan nya akan perpisahan mereka yang hanya sementara begitu menggunung di hati David, ingin rasanya dia berlari dan memeluk Airin saat itu juga, menghujani semua wajahnya dengan kecupan, namun semua itu belum bisa dia lakukan karena Airin mengangkat tangan seraya meminta David untuk stop dan tak melakukan apapun.


Airin kembali menoleh ke David dan juga Siska, tapi arah pandang nya terfokus dengan Siska dan terkadang berpindah ke arah Arman yang duduk dengan santai menyandarkan punggung nya di kursi dan juga bersedekap dada.


" emang apa yang bisa di lakukan wanita seperti dia,?" Gumam Arman dengan terhias senyum yang meremehkan.


" apa yang kamu lakukan, hah,,!! apa kau memang sengaja membuat acara ini gagal, Iya..!! " teriak Siska yang langsung nyolot begitu saja pada Airin.


" Apa kamu tidak rela jika aku menikah dengan suami mu, ayah dari anak yang kini aku kandung,!!"


" aku hanya meminta pertanggungjawaban David saja atas semua yang telah dia perbuat. aku juga tidak melaporkan hal ini kepada pihak polisi karena aku ingin David bertanggung jawab atas anak ini. "


" aku mohon, izinkan pernikahan ini berlangsung. dan janin yang ada dalam kandungan ku ini bisa memiliki seorang ayah, aku tidak mau anakku lahir tanpa kasih sayang ayahnya " ucap Siska yang merasa dia adalah korban.

__ADS_1


" Aku tak masalah menjadi istri kedua dari David, aku bahkan rela membagi suami dengan mu. aku tidak meminta dia untuk menceraikan kamu kan? jadi sebaiknya kita bisa saling menerima deh "'ucap Siska sinis.


Semua mata tertuju pada Siska, dia sendiri ternyata yang telah membeberkan aib nya sendiri kalau dia tengah hamil.


Tapi kata-kata pedas pun juga David dapatkan, mereka sama seperti yang lain kalau David melakukan itu dan mengkhianati istri pertama nya.


" oh,, jadi seperti itu kejadiannya. Tidak terfikir pada pikiran kita ya, ternyata Suaminya selingkuh dengan wanita lain, bahkan sekarang dia hamil,,, amit-amit,,, semoga saja suami kita pada setia ya " ucap salah satu dari tamu.


" Iya. aku kira pernikahan ini adalah murni karena cinta, ehh.. ternyata ini semua terjadi karena hamil duluan. dan parahnya lagi Lakinya udah beristri lagi " jawab yang lain.


" Kira-kira siapa yang berkhianat ya.? suaminya atau gadis itu yang menggoda suami mbak nya itu. "


" Heleh,, wanita dan laki-laki urusan sama saja, sama-sama tak bermoral "


Semua cacian David dan Siska dapatkan. Siska mah bodo amat, toh semua itu adalah benar menurut nya.


Sedangkan David, dia sangat terganggu dengan kata-kata itu. dia sadar bukan lah orang yang tak punya dosa, tapi dia juga tidak akan sengaja melakukan hal yang menghadirkan dosa


"Astaghfirullahalazim... " batin David.


Airin masih terus terdiam, bukan nya dia kalah berdebat pada Siska tapi dia ingin Siska mengeluarkan aib nya sendiri.


Siska berjalan maju mendekati Airin dengan mata tak suka nya. Siska berhenti tepat di hadapan Airin, menangkupkan kedua tangan nya dan memohon pada Airin.


" Saya mohon,, biarkan acara ini berlangsung. " ucap Siska, namun bukan dengan memelas namun dengan suara angkuh nya.


Arman yang melihat tontonan itu sudah tak sabar lagi, dia beranjak dan mendekati Airin dan Siska.


" sebenarnya apa mau mu.? apa kamu tidak kasian dengan dia? dia sedang hamil, dia harus banyak istirahat dan tidak boleh terlalu banyak pikiran karena itu akan berakibat buruk pada janin nya " ucap Arman ikut angkat bicara.


"'kamu kan wanita yang tau agama, kamu pasti tau apa yang harus suami mu itu lakukan setelah melakukan kesalahan. bukannya dia harus bertanggung jawab kan?"Arman tak mau kalah, dia ikutan mendesak Airin


" Om benar, aku harus membuat orang yang melakukan kesalahan harus bertanggung jawab. dia tidak bisa lari begitu saja dengan mudah, entah itu anak kecil, orang dewasa, atau orang tua sekaligus, jika dia berbuat salah harus meminta maaf dan juga berani bertanggung jawab. Iya kan Om.?" Ucap Airin.


" Kamu benar " jawab Arman membenarkan.


Airin mengukir senyum, dia puas dengan jawaban dari Arman barusan.


" Maka dari itu aku datang kesini Om. karena aku sendiri yang akan memastikan orang yang berbuat kesalahan itu bertanggung jawab " jawab Airin.


" dan ya.. bukan hanya aku saja yang datang. tapi aku juga mengundang semua orang besar. dari para pejabat dan juga acara pengusaha, dari kolega bisnis Om, Siska dan juga Papi Yohan. semuanya datang kesini. "


" inikan sebuah pesta besar, jadi buat apa di lakukan secara sembunyi-sembunyi. akan lebih baik jika tamu undangan nya di perbanyak " ucap Airin enteng.


Siska dan Arman nampak bingung, sebenarnya rencana apa yang akan di lakukan oleh Airin. mereka berdua sangat takut kalah, karena mereka berdua tidak membuat rencana cadangan untuk hari ini.


Airin mengangkat kedua tangan nya tinggi dan menepuk-nepuk nya tiga kali seketika semua orang yang di maksud Airin masuk satu persatu dengan baju yang rapi.


" Apa maksud nya ini.? " tanya Arman yang sudah merasa ada sebuah serangan balik untuk nya.


" tidak usah panik seperti itu Om, mereka semua adalah tamu yang sudah mestinya om undang "


Semua orang masuk tak terkecuali ada Rio dan juga Kirana yang ada di sana.


" Mari Om, Siska. " Airin menarik lengan Siska dengan sedikit paksa, sementara Rio yang menarik lengan Arman.

__ADS_1


" Apa ini maksudnya,,!! " sentak Arman yang mulai curiga.


" jangan takut Om, Saya hanya ingin menghukum orang yang berbuat kesalahan saja. dan hukuman nya tidak berat, hukuman nya juga sangat sederhana yang pastinya akan Om suka" jawab Airin.


Airin menoleh ke arah penghulu, " pak,, duduk " pinta Airin jari telunjuk nya menuding kursi yang tadi.


Penghulu itu mengangguk, dia begitu menurut pada Airin dan langsung duduk begitu saja.


" Duduk Siska,, bukankah kamu sudah tidak sabar menjadi pengantin, semua itu akan aku wujudkan hari ini juga." Airin mendudukkan Siska dengan paksa si depan penghulu.


" Apa-apaan ini,,!! " sarkas Arman menolak untuk duduk di sebelah Siska.


" Duduk,,!! dasar tua Bangka.. udah tua juga masih saja sok-sokan,, saya tak kamu sudah tua, tapi kamu tidak pikun. " ucap Rio dengan tinggi.


" Apa maksud mu,!!!"


" Duduk,,!!! atau aku akan patahkan kedua tangan mu,! " ancam Rio sadis.


Siska dan Arman nampak kebingungan, dia yang sudah duduk berdampingan di depan penghulu terus berusaha berontak, tapi mereka tidak bisa melawan kekuatan dari Rio dan juga Airin.


" Bukan nya Om yang bilang, kalau orang bersama harus bertanggung jawab. dan sekarang siapa yang harus bertanggung jawab Om,? Om, atau David.? " tanya Airin.


"apa-apaan ini,? nggak mungkin kan wanita ini tau masalah sebenarnya.? dia tidak mungkin tau kan kalau yang telah melecehkan Siska adalah aku bukan David. Sialan... mana aku gak punya rencana cadangan lagi. " batin Arman.


" Kenapa Om,? apa Om sudah mulai mengingat nya sekarang, apa Om udah tau apa jawaban nya. Pak penghulu lakukan sekarang.. saya ingin Anda menikahkan Om saya yang gila harta ini dengan wanita yang ingin merebut suami saya. " ucap Airin.


Mata Siska dan Arman terbelalak. keduanya menggeleng dengan kasar, ini tidak mungkin kan.?


" tidak tidak... kamu jangan gila Airin,,!! David yang menghamili ku,!! bukan si tua bangka ini,!!" sungut Siska.


" benar,, buka aku yang melakukan nya, David lah yang melakukan itu di hotel kemarin." tak kalah Arman.


" Kalian Pikir aku bodoh,,? tidak.! aku mengetahui semuanya, apa perlu aku putar semua yang sudah Om lakukan pada dia,, dari asal mula Wanita ini datang ke rumah Om,, mengemis untuk meminta bantuan pada Om sampai sesuatu terjadi di kamar tertutup yang tak memiliki jendela dan hanya memiliki satu pintu saja..!! "


" Dan ya,,, ternyata Tuhan bersama di pihak ku saat itu. apa Om tau hotel tempat Om menjebak David,,? Hotel Asria,,,,!! itu adalah hotel milik saya, Om. jadi semua detik-detik yang Om lakukan aku punya semua rekaman nya.. "


Tak henti-hentinya Airin menjelaskan osa Siska dan juga Arman.


Siska terus menggeleng, menolak mentah-mentah apa yang Airin katakan. meskipun dia sendiri telah mengingat kejadian waktu itu tapi dia masih tetap berharap bahwa itu adalah salah, dan David lah yang melakukan nya.


" Tidak,,, semua itu tidak benar,, " Siska mulai panik.


" ck ck ck....


benarkah semua itu tidak benar.? aku punya semua buktinya loh, Sis. "


" tidak,,,!! kamu pasti telah memalsukan semua itu kan, kamu tidak rela kalau aku dan David bahagia kan.? ya,, itu pasti.. karena apa? karena sebentar lagi aku akan memberikan anak untuk David sedangkan kamu,,?? Hmm.... kamu sudah gagal, kamu adalah istri yang tidak berguna samakan sekali. Cuih,, " Dengan sengaja Siska tersenyum mengejek Airin dan di sambung dengan meludah di hadapan Airin.


Airin yang sangat geram akhirnya gak lagi kuat menahan semua itu. Airin mengangkat tangannya dan menampar Siska begitu saja di hadapan orang banyak.


Plakkkk.....


" Saya kira kamu bukan hanya pantas menikah dengan Om-om saja.. tapi kamu juga pantas tinggal di penjara supaya otakmu bisa sedikit berjalan "Ucap Airin.


" Airin,,, !! beraninya kamu,!!

__ADS_1


######


#######


__ADS_2