
Clink....
sebuah notifikasi masuk ke semua hp para mahasiswa, menandakan sebuah video masuk di akun forum kampus. semuanya pun langsung melihatnya tak terkecuali David, Mitha dan juga Rico.
" ada apa ini.? bingung David
cepat-cepat David membuka video tersebut dan matanya langsung terbelalak penuh amarah. bagaimana tidak dia melihat istri nya di perlakuan tidak baik bahkan dia mendapatkan beberapa kali tamparan dari Siska.
tangan David langsung mengepal dia benar-benar ingin secepatnya membalas apa yang di lakukan Siska pada istri nya.
Mitha dan Rico yang sama-sama melihat nya pun juga langsung marah, mereka benar-benar ingin langsung menghajar habis Siska itu.
" Airin. dimana sekarang Airin, toilet.! David berlari dengan cepat menuju toilet dan juga di ikuti oleh Rico dan Mitha yang sama-sama khawatir dengan keadaan Airin sekarang.
" Airin..!! Airin..!! sayang.. sayang..!! kamu dimana..!! teriak David dia nyelonong masuk ke dalam toilet wanita tanpa melihat ada orang atau tidak di dalamnya.
" Airin... Rin... " teriak Mitha.
" Rin.. Rin...!! saut Rico
semuanya kebingungan mencari keberadaan Airin. semua toilet mereka buka namun Airin tak ada di dalam salah satu toilet itu.
" kamu kemana Sayang.? ucap David semakin bingung.
dengan cepat Mitha menghubungi Airin dan ternyata langsung tersambung.
" Rin, kamu dimana sekarang.? tanya Mitha.
" saya di ruangan pak Rio, Mitha. " jawab Airin
" kamu tetap di sana, jangan kemana-mana biar aku yang kesana. " ucap Mitha buru-buru dan langsung memutuskan telfon nya.
" gimana.? dimana Airin. " tanya David tak sabaran.
" Airin sekarang ada di ruangan pak Rio. lebih baik kita semuanya cepat kesana. " saran Mitha
mereka bertiga terus berlari menuju ruangan Rio untuk menemui Airin.
" Airin.. sayang..!! teriak David dan masuk begitu saja dengan cemas dan buru-buru.
David langsung duduk disebelah Airin menyingkirkan Kirana yang tengah mengobati luka Airin.
" kamu nggak apa-apa kan, . " David langsung memeluk Airin begitu saja tanpa memikirkan adanya orang di sana yang berjumlah empat orang yang mungkin merasa iri ingin juga merasakan sebuah pelukan.
" aku tidak apa-apa sayang, ini hanya luka kecil." jawab Airin.
" beneran nggak apa-apa kan.? David terus saja memeriksa dan meraba-raba wajah , tangan dan tubuh Airin.
" ekhem.. ekhem..
Rio sengaja berdehem dengan kelakuan David saat ini, bahkan dia sendiri juga tak mau melihat yang lebih lagi dari itu, takut mereka semua pada ngiler karena ingin juga merasakan sebuah belaian.
" apasih, bilah aja loh juga mau, iya kan.? ketus David dengan memicingkan mata ke arah Rio.
__ADS_1
yah salah lagi, niatnya hanya mau memperingatkan bahwa ini ruang umum dan juga terdapat orang lain yang berada di sana,, eh malah mendapatkan kata-kata yang menyebalkan dari David, "awas loh Dav, gue bikin bakso loh besok. " batin Rio kesal.
tak mau melihat adegan yang lebih mendebarkan lagi keempat nyamuk itu keluar dari ruangan Rio, dan membiarkan Airin dan David saling bermanja-manja dengan perdebatan mereka yang mungkin akan terjadi.
" sayang sebenarnya apa yang terjadi.? tanya David sembari tangan nya mengompres wajah Airin yang sedikit lebam
" ya semua itu karena Siska, dia mau aku menjauhimu, karena dia kira aku merebutmu darinya " jawab Airin
" dasar wanita ular, kemarin baik-baik sekarang mathok begitu saja, benar-benar keterlaluan, tunggu saja pembalasan ku. " kesal David dengan mata mengalihkan dari wajah Airin.
" sudah lah sayang, dia sudah mendapatkan apa yang seharusnya dia dapat kan" ucap Airin menenangkan amarah David yang kian memuncak.
" tidak.! aku tetap tidak puas jika belum membalasnya sendiri, dia harus benar-benar merasakan pembalasan ku. "
" tidak usah Sayang, jangan kau kotori tangan dan mulut mu dengan pembalasan yang akan menghasilkan dosa untuk mu. "
" baiklah kalau kamu maunya begitu" jawab David yang akhirnya pasrah. " Yang, ini beneran nggak apa-apa kan, atau aku antarkan ke rumah sakit saja. " ucap David khawatir.
" tidak usah, nanti juga sembuh sendiri, kan udah ada pak dokter yang merawatku. " gurau Airin
" Calon Dokter.!!
" ya tetap dokter kan.!!
" Hufff.., iya iya.. "
*****
" hahahaha..!!! rasain loh kutub, sekarang kamu bisa apa tanpa David bersamamu, aku yakin sekarang kamu pasti sudah sekarat di toilet sana, dan sebentar lagi David akan menjadi milikku. hahahaha..!!!
" Hahahaha...!!!
dengan terus melangkah Siska berkali-kali tertawa, itu sebagai bentuk kebahagiaan nya sekarang.
" Nona memang pintar. " puji salah satu dari pengawal nya
" kamu baru sadar kalau aku memang pintar, dasar pengawal nggak berguna, bukannya aku selalu meminta kalian melakukan ini pada Kutub. kenapa selalu gagal dan kenapa harus aku yang turun tangan, dasar kalian nggak becus. percuma aku bayar mahal kalian. " kesal Siska.
" maaf Nona, bahkan kami sendiri juga bingung kenapa dia selalu lolos dari kita, dia seperti belut saja Nona, licin banget. " jawab Pengawal.
" helehh..!! bilang saja kalian nggak becus. " sinis Siska
" maafkan kami Nona, " jawab pengawal dengan menyesal.
" hahahhaha...!!! tawa Siska kembali bergema dengan sangat keras dan itu pun berulang-ulang.
namun tiba-tiba tawa itu menghilang saat salah satu dari mahasiswa memaki Siska dengan begitu sinis dan begitu menyakitkan.
" dasar wanita murahan, cantik-cantik hanya di buat merebut laki-laki orang dasar pelakor nggak ada adat.. " sinis nya
" yeee..!! loh itu bodoh atau telmi sih, iya kali pelakor punya adat, ada ada saja kau ini. "
" iya ya. hahahaha..!! dasar pelakor..!! sinis mereka berdua.
__ADS_1
mata Siska memulai memunculkan kemarahan yang benar-benar tak bersahabat, matanya melotot, gigi yang menggerutuk dan tangan yang mengepal sempurna dan siap menghabisi mereka berdua yang sedang menghina nya.
" apa yang kalian katakan, hahh..! bentak Siska.
" lihat-lihat wanita yang tak punya moral itu sudah mulai bertaring, kita harus hati-hati dan waspada, jangan sampai ada korban lagi yang sama seperti Airin wanita malang itu, udah suaminya di goda dan sekarang dia di aniaya karena dia harus meninggalkan suaminya. semoga istri selalu menang dan pelakor selalu kalah. " sinis mahasiswa itu lagi.
" apa yang kamu katakan, aku tidak melakukan apapun dan menyakiti siapapun, camkan itu baik-baik. "
" hello....
semua orang di sini udah tau keles dengan perbuatan loh yang kayak preman itu. udah bersalah nggak mau bertaubat malah berkata kasar, terus aja kalau kamu mau di keluarin dari kampus ini, bahkan aku sangat yakin setelah ini pasti kamu akan mendapatkan hukuman yang pantas. "
" perbuatan apa maksud mu.?
" nih lihat baik-baik, dan dengan teliti siapa wanita yang menganiaya wanita yang malang itu, hahh..!! salah satu dari mereka menunjukan video yang ada di forum dan seketika membuat Siska terbelalak.
" sialan siapa lagi yang berani melawan ku, bosan hidup ternyata dia, awas aja kalau sampai aku tau siapa orang nya, kau bakal habis. " batin Siska.
" kenapa.? menyesal, mau taubah.? mending secepatnya deh sebelum karma itu datang. karena karma itu benar-benar ada. "
kedua mahasiswa itu pergi dengan angkuh meninggalkan Siska yang masih terus berfikir, siapa sebenarnya dalang di balik semua ini, kenapa usahanya nya berbalik kepada nya.
" Hu.!! dasar pelakor
" dasar pelakor...
" dasar pelakor...
" itulah kata-kata yang selalu Siska dengar dari sejak pertama dia berdebat dengan kedua mahasiswa itu, dan sekarang semua mahasiswa memaki Siska dan memberikan julukan pelakor pada Siska.
" argghhh..!! Airin ini semua gara-gara loh, tunggu saja, loh akan benar-benar hancur di tangan ku, awas loh Rin. " kesal Siska
" Siska,.!! kamu di panggil ke ruangan Dekan, sekarang..!! ucap Mahasiswa
" untuk apa.?
" mana aku tau, palingan juga mendapat skors beberapa hari, atau mungkin langsung keluar dari kampus ini" ucap mahasiswa itu sinis
" diam loh, atau aku akan robek mulut mu yang banyak bicara itu. " kesal Siska.
" robek aja kalau berani, "
" ishhh... " kesal Siska.
******
maaf ya jarang sekali Up, soalnya mikirin novel yang lain juga maaf ya. 🙏🙏🙏🙏
dan mampir juga di karya Author yang baru ya, dan kasih comment, Vote, Like, dan Rate juga yang banyak... 🙏🙏🙏
dukung juga Akhsan dan Ikhsan ya.
__ADS_1
😘😘😘😘 karya baru dari Author.