Cinta Untuk Airin

Cinta Untuk Airin
49.Akulah suaminya.


__ADS_3

sudah berhari-hari Siska mengirim orang untuk memata-matai Airin, dan juga berhari-hari pula Fadil yang kabur tak kunjung di temukan, seakan hilang bak ditelan bumi hingga tak ada desas-desus mengenai keberadaan Fadil.


bahkan Airin pun mengirim orang-orang nya untuk mencari keberadaan Fadil namun tetap saja tak dapat menemukan orang itu, dia sungguh pintar bahkan kejelian kelompok Airin tak dapat menemukan nya.


" apa jangan dia mati di makan buaya, harimau, atau Serigala ya.? kok dia bisa ngilang begitu saja, kalau dipikir-pikir dia tak begitu pintar untuk bersembunyi tapi kenapa sampai sekarang belum juga ketemu, eissh.. kau membuat ku pusing Fadil.. " gumam Airin sembari menggelengkan kepalanya karena pusing sendiri.


" hey Rin.! lagi apa.? sendiri aja.? tanya cowok yang datang dan langsung duduk di sebelah Airin.


Airin menoleh mengerutkan dahinya hingga terlihat begitu banyak kerutan di dahinya " Kevin.? loh ngapain kesini.? tanya Airin.


"gue.. "


" siapa lagi.?


" nih lagi pinjem buku juga dan mau baca-baca juga di sini, nggak keberatan kan kalau aku ikut bergabung duduk di sini,? tapi kalau nggak boleh nggak apa-apa aku bisa pergi " ucap Kevin.


" terserah kamu, bangkunya bukan aku yang beli jadi terserah, aku nggak akan ngelarang siapapun untuk duduk " Jawab Airin dengan acuh dan tak melihat Kevin sama sekali dan lebih serius dengan buku-buku yang ada di depannya.


perlahan-lahan Kevin mulai membuka bukunya dan sesekali dia menoleh kearah Airin yang begitu serius. Kevin menggeser kursinya untuk lebih dekat dengan Airin hingga Airin menoleh kearah nya " Rin.. " panggil Kevin


mata Airin menatap Kevin yang duduk semakin dekat padanya, entah apa yang akan Kevin lakukan dan ia rencanakan Airin tak tau pasti namun dia tetap waspada," ngapain loh dekat-dekat sama gue " ketus Airin dan ikut menggeser kursi nya untuk menjauh.


" bukan apa-apa Rin, aku hanya mau tanya ini gimana ya. aku nggak ngerti " ucapnya mencari alasan


" maaf gue nggak paham dalam urusan bisnis,.! loh kan tau gue di jurusan kedokteran mana gue tau soal bisnis " ketus Airin.


Airin membenahi buku-bukunya, mengangkat nya dan membawanya pergi meninggalkan Kevin. cari aja senior yang sejurusan dengan mu, maaf aku nggak bisa bantu kamu " Airin melenggang pergi.


" Rin..!! Airin.! tunggu. " Kevin mengejar Airin dan membawa semua buku yang ia pinjam tadi. " Rin tunggu napa, loh marah ya.? gue minta maaf, please maafin gue " Kevin terus mengejar Airin dan terus memohon maaf padanya


" kenapa setiap Kevin deket-deket gue selalu saja mudah marah gini sih,? kenapa coba. sabar-sabar.. "


batin Airin dan terus berjalan dengan cepat. tak mau sampai emosi nya meledak begitu saja tanpa sebab yang pasti. Kevin benar-benar kurang kerjaan sudah beberapa hari ini dia selalu berusaha mendekati Airin.


" Ohh.! ternyata ketemu juga loh kutub, dari mana saja loh, selingkuh.? laki-laki mana lagi yang kamu tempelin." sinis Siska yang datang dan langsung menghadang Airin hingga membuat langkah nya terhenti mendadak,

__ADS_1


Airin begitu kesal lagi-lagi dengan pengacau yang lain, yang satu belum kelar datang lagi yang satunya bahkan ini lebih parah, bagaikan nenek lampir yang selalu berteriak, berkoar-koar dengan kata-kata yang tak jelas.


" gue heran deh sama loh.! sebenarnya siapa sih suami loh, atau jangan-jangan loh hanya bohong tentang pernikahan dan sekarang loh deketin semua cowok tampan dan tajir. atau jangan-jangan suami loh itu tak mampu beliin loh bedak jadi loh plorotin laki-laki lain untuk beli bedak buat loh. ck ck ck., sungguh perempuan di luar dugaan " ucap Siska dengan sinis.


begitu sangat gatal Airin merasakan tangan nya yang benar-benar ingin siap untuk menampar tuh mulut ember yang selalu bocor kemana-mana tampa ada saringan sedikitpun. seandainya benar mungkin Airin bisa menerima nya, tapi ini.? kata-kata fitnah yang keluar dari mulut Siska benar-benar buruk bahkan tak pantas untuk dia dengar.


" kalau di pikir-pikir sih.? seandainya ada cewek berhubungan dengan beberapa cowok itu namanya apa ya. Hmm..? Ja**ng..! ya, dasar Ja**ng.!!


tangan Airin benar-benar sudah siap untuk merobek mulut yang selalu mengatai nya itu, jari-jari yang kuat sudah mengepal sempurna dengan sorot mata yang benar-benar di ambang batas kesabaran.


" apa loh.! nggak terima.? mau ngadu sama semua laki-laki yang loh plorotin uangnya, sonoh ngadu sonoh.! gue nggak pernah takut sama cewek murahan kayak loh.


" dan ya.? seandainya loh benar-benar punya suami, tunjukin suami loh jangan di sembunyikan mulu di lubang semut, apa loh takut tampang loh yang sok polos dan sok suci ini ketahuan sama suami loh.cuih...


" Ada apa ini.? laki-laki tampan kekar yang menjadi kebanggaan dan idaman semua cewek kampus hadir dan mendekati Airin yang masih diam dan menyembunyikan amarah nya dan juga Siska yang berkali-kali merendahkan Airin dengan kata-kata yang buruk.


" sayang.! kamu kenapa kesini. kamu pasti mau membela aku kan, lihatlah cewek murahan ini, dia sangat munafik di sini " lagi Siska mencemooh Airin dengan kata-kata kasarnya.


" David. " lirih Airin menatap David yang lengan nya sudah di rangkul oleh Siska,


" kalau gue sih nggak butuh mengejar-ngejar pria tampan, semua sudah terpikat padaku, jangan kan aku merayunya, hanya tersenyum pada mereka saja semua sudah bersedia memberikan apapun untuk ku, tapi jika aku menginginkan nya sih... "


" lihatlah Sayang, betapa murahannya cewek ini, dengan tak tau malunya dia mengakui semua perbuatan buruknya. Ck.. dasar wanita rendah..! ;


" oh ya,.!? aku sungguh terkejut. mungkinkah aku ini memang rendahan, ? bisa jadi sih,! tapi. boleh lah, kalau begitu bagaimana kalau aku menggoda, laki-laki kesayangan mu ini " ucap Airin berjalan dua langkah dan menatap David dengan sesekali mengedipkan matanya genit.


segera Siska mendorong Airin hingga hampir terjatuh, namun dengan cepat David menangkapnya dan menariknya dalam pelukan nya. " Siska.!! apa yang kamu lakukan.! apa kau akan membunuhnya.!! bentak David. " kamu nggak apa-apa kan Rin " sambung David yang masih setia memeluk Airin.


" sayang.! apa yang kamu lakukan, ? kenapa kamu memeluk nya, lepaskan..!! Siska berusaha keras untuk melepaskan tangan David. namun David malah membuang tangan Siska dengan sangat kasar.


" jangan pernah sentuh dia.!! atau kamu akan berhadapan dengan ku.!


" David.!! apa yang kamu katakan.? kamu membela wanita murahan ini.? apa jangan-jangan kamu juga sudah masuk dalam rayuan nya, David.!! sekali lagi Siska ingin melepaskan pelukan David namun lagi-lagi David membuang nya.


" Siska..!! aku bilang jangan pernah lagi kamu sentuh dia.!!

__ADS_1


" kenapa David.! dia hanya wanita murahan. lihat nih aku bawa semua bukti nya, ini adalah foto-foto dirinya dengan beberapa laki-laki, apa kamu masih mau membelanya hah..!!


satu persatu David melihat foto yang Siska berikan pada nya, David tersenyum dengan begitu santai nya, " apa kamu kenal dia " dia adalah sahabat Airin (Rico), dan dia dosen Airin ( Rio) , dan dia sahabat Airin sedari kecil ( Aldo) dan apa kamu tau ini.? dia adalah kakak Airin (Rayyan) jadi siap lagi laki-laki yang Airin goda hah..!! sinis David.


" apa kamu bisa membuktikan kalau Airin adalah wanita murahan hah.!!


" iya.! aku punya, kamu lah yang menjadi buktinya.! kamu yang dia goda,, hingga kamu mati-matian membelanya, apa bukti ini masih kurang hah.!!


" Hhh.!! ya aku sangat tergoda padanya,, bahkan aku tak akan bisa hidup tanpanya, terus apa masalah mu hahh!! lagian suami. mana yang tidak akan tergoda dengan istri yang seperti dia. bahkan demi mendapatkan istri yang seperti dia siapapun pasti akan rela dan senang hati merelakan seribu wanita yang seperti mu.!!


" apa maksud mu David. suami istri.? apa maksud mu.!!


" ya aku dengar kamu bilang suami Airi jelek, tua, buruk, dan juga miskin, dan semua itu benar, aku memang jelek,, tua, buruk dan juga miskin, tapi aku tetap bersyukur aku bisa hidup bersama Airin dan tidak bersama kamu..!!


" apa maksud mu Dav..!!


" apa kurang jelas.! ok aku jelaskan sejelas-jelasnya, aku David Candra, aku adalah suami syah dari Airin Ais Saputri paham sekarang hah..!!


" suami.? tidak. tidak mungkin kamu pasti bohongin aku kan David, kamu pasti tidak jujur kan.? ucapan Siska melemah.


" apa aku pernah berbohong pada mu hah.!! aku dan Airin adalah suami istri, puas sekarang hah.!!


" aku tidak percaya, sebelum kamu membuktikan semuanya. ",


" ok akan aku buktikan, " David menangkup kedua pipi Airin dan menatap matanya dalam-dalam.


"apa yang akan kamu lakukan David.? batin Airin yang sudah sedikit takut dan perlahan-lahan menutup matanya karena David semakin mendekatkan wajah nya di wajah Airin.


" semua akan baik-baik saja setelah ini sayang " tutur David dan langsung mencium bibir Airin di depan semua pasang mata yang menatapnya sedari tadi, mata yang menunggu akan bukti dari kata-kata yang David ucapkan.


" suami istri,.? ya untuk sekarang tidak untuk sebentar lagi saat Airin jatuh kepelukan ku David. tunggu pembalasan ku. " batin laki-laki yang berdiri tegak di belakang Airin depan tatapan mata yang sangat membenci.


" tidak..!! ini tidak mungkin..!! teriak Siska begitu histeris. bahkan dia tak lagi menghiraukan orang-orang yang menatap nya iba bahkan penuh simpati.


" sungguh malang nasibmu Sis., cowok yang kamu idam-idamkan adalah suami orang. " ucap salah satu dari mereka.

__ADS_1


" diam..!! bentak Siska.


__ADS_2