Cinta Untuk Airin

Cinta Untuk Airin
81.Bersinarlah


__ADS_3

Di cahaya yang hanya remang-remang, Airin masih terjaga sementara David sudah menutup mata nya dan mungkin sudah sampai di alam mimpi. David tidak akan menutup mata sebelum Airin tertidur namun Airin harus berbohong untuk itu, " maaf, " gumam nya begitu lirih menatap David dengan penyesalan.


Airin kembali duduk. menyingkap selimut nya dan kembali berdiri melangkah keluar meninggalkan David di kamar, Airin membuka pintu, kembali menoleh ke arah David sebentar memastikan suaminya itu bener-bener masih dalam keadaan tertidur.


Gemericik air di samping rumah, suara sahut-sahutan hewan malam begitu indah dengan kicauannya, Menemani Airin yang duduk di bangku depan rumah dalam kesendiriannya, mata menatap bintang yang begitu banyak dengan tersenyum, hatinya begitu tenang dengan hembusan angin malam yang menerbangkan hijab nya ke kanan dan kiri.


Mungkin anaknya telah kembali keatas sana kembali bersanding di sebelah sang pencipta dan semoga dia akan menunggu nya memberikan syafaat kelak meskipun hanya dengan pahala yang Airin dapatkan atas kesabaran dalam menjaganya selama masih bersama nya.


Setetes demi setetes air mata nya terasa membasahi pipi nya, mungkin dia sudah bisa mengatakan pada siapapun kalau dia telah ikhlas, tapi di hati kecilnya dia masih saja berduka. " selamat jalan sayang, kembalilah ke pangkuan-Nya dengan bahagia. " lirih Airin.


Sebuah tangan menyentuh bahu Airin seketika mengejutkan nya dan reflek dia menoleh, " Sayang, kok bangun " ucapnya dalam keterkejutan mengusap air mata nya dengan cepat


David berjalan memutar, duduk di sebelah Airin merengkuh kepalanya dan ia sedarkan di dada bidang nya sementara tangan nya ada di belakang. " bagaimana aku bisa se egois itu. aku tak akan pernah membiarkan kamu sendiri Sayang. Sampai kapanpun aku akan selalu bersama mu " tuturnya.


Airin terdiam begitu nyaman dengan kebersamaan ini. meskipun dingin karena angin malam namun rasanya begitu hangat setiap kali bisa bersama David. " Hm, maaf "


David menatap langit, menarik senyum melihat keindahan malam yang di sinari beribu-ribu bintang di atas sana. " lihatlah bintang-bintang itu. mereka bisa bersinar walaupun di dalam kegelapan sekaligus, mereka akan selalu berusaha memancarkan cahaya meskipun terkadang ada kabut yang menghalangi nya. dan aku harap kamu bisa seperti mereka. bisa selalu bersinar meskipun dalam suasana apapun. " David kembali menunduk bola mata nya bertubrukan dengan mata Airin yang tengah fokus menatap nya. " bisakan. "


Hati Airin seperti terkoyak dengan kata-kata David, dia yang selalu mengatakan itu untuk David, dan mengharapkan David selalu bisa kuat dalam kondisi apapun dan sekarang semua itu berbalik padanya. " aku akan mencoba nya. " tuturnya meskipun terasa susah untuk mengeluarkan kata-kata itu.


" Kamu tau Sayang. Sebelum aku kembali mengingat mu. aku sempat menjadi orang yang akan kehilangan arah, aku mulai menjadi anak tak bisa di atur di daerah orang, aku selalu saja tak menghiraukan apapun yang di katakan Mami dan Papi, aku kira aku akan tersesat saat itu. " David berhenti sejenak. " namun semua nya berubah saat aku kembali mengingat mu. kembali dengan cinta mu. kembali dengan semua kehidupan mu. Hingga sekarang aku menjadi lebih kuat dan itu semua berkat kamu." terang David.


" Hm.. "


" Dalam hidup ku sekarang, aku tak mau menginginkan apapun kecuali bisa selalu bersamamu, menempuh perjalanan ini bersamamu, dan bisa selalu bahagia bersamamu dan membuat mu bahagia. aku akan selalu bersamamu selamanya. "'

__ADS_1


" apa kau yakin.?


" Apa kamu meragukan ku.? tanya David dan dengan cepat Airin menggeleng, dia tak pernah meragukan David tapi dia ragu pada dirinya sendiri jika kelak dia tak bisa membuat David bahagia " jangan pernah kamu meragukan ku. karena di hatiku ini hanya akan selalu ada namamu dan juga cinta mu, selalu. " David menekankan di kata akhir.


" Hm.. " Airin mengangguk, dia benar terbaru akan semua yang David katakan dan semua itu adalah kebenarannya yang terlihat begitu jelas dari matanya. " makasih. " bulir-bulir bening kembali luruh di pipi Airin membuat David dengan cepat mengusapnya.


Tak akan pernah lagi David biarkan wanita nya menangis lagi, dia harus selalu bahagia dalam kondisi apapun, bahkan air mata bahagia pun tak akan David biarkan keluar dari mata Airin. hanya senyum bahagia nya lah yang ingin selalu dia lihat " jangan menangis. " David mengusapnya dan juga menggeleng tanda tidak boleh di lanjut kan.


Cinta semakin besar di hati Airin, meskipun terkadang hanya perlakuan-perlakuan kecil namun bisa membuat Airin semakin mencintai suaminya dan tak akan pernah dia lepaskan untuk siapapun. " makasih " Airin berhambur memeluk David dengan bahagia.


######


"Brakk,,,,, " Siska membanting amplop coklat di hadapan seorang gadis di hadapan nya. " Nih, buat loh tutup mulut,! ingat jangan pernah loh bocorin semua ini pada siapapun, loh bisa tau kan apa yang bisa gue lakuin pada keluarga loh jika semua ini terbongkar. " Siska menatap gadis itu bengis dan penuh dengan ancaman. Dengan segala cara apapun dia harus bisa mendapatkan apa yang ia ingin kan, termasuk seorang David Candra.


" bagus, " Siska mengurai senyum penuh kemenangan, rencana awal nya berhasil dan tinggal dengan rencana rencana selanjutnya untuk menghancurkan Airin dan setelah itu dia akan bisa bersanding dengan David, cinta nya.


" Pergilah, dan bawa uang mu. dan ya, jangan pernah datang lagi ke hadapan ku. aku tidak mau ada orang yang curiga, ngerti,,!! tukas nya.


Gadis itu mengangguk. tangannya mengambil amplop yang ada di meja dengan ragu lalu memasukkan ke dalam tasnya. " saya permisi " gadis itu keluar dengan cepat dari ruangan Siska.


Ruangan yang begitu besar. ruangan kebanggaan pak Juandi papa nya Siska yang sampai kini masih berbaring gak berdaya di rumah sakit. " Hahaha,, !! tawanya dengan girang , duduk bersandar di kursi berputar dan menatap langit-langit ruangan nya. " lihatlah Rin. kau kira bisa mengalahkan ku, aku memiliki segalanya uang, ketenaran, jabatan semuanya aku punya. dan semua aku dapatkan dengan begitu mudah tanpa harus susah payah belajar. dan sebentar lagi David pun juga akan aku dapat kan tunggu saja waktu itu tiba. "


Siska terus berangan. Betapa bahagianya dia saat itu tiba, bahkan sekarang satu penghalang nya sudah lenyap dan hanya tinggal satu lagi yang menjadi penghalang nya yaitu Airin, " kau juga akan lenyap Airin, kau akan secepatnya menyusul anakmu itu , hahaha,,!!.


Tok tok tok.....

__ADS_1


" Masuk,!! Siska menghentikan kebahagiaan nya. mengganti wajah nya penyimpanan dengan wibawa, " ada apa.! tanyanya saat asisten nya masuk.


" permisi buk. " sapa nya begitu sopan. " begini buk. ini ada meeting, dan klien kita sudah menunggu " ujar nya memberi tahu.


" baik " Siska beranjak dari duduknya membawa berkas yang tadi sempat dia tanda tangani. " nih bawa. " Beberapa berkas itu langsung di limpahkan pada asisten nya dan dia melenggang terlebih dahulu untuk ke tempat meeting.


Dengan begitu angkuh Siska terus berjalan bahkan tak pernah menanggapi siapapun karyawan yang menyapanya, dalam beberapa hari Siska langsung mendapatkan predikat sebagai bos sombong bin songong di sana semua itu karena perilaku Siska sendiri.


Pintu ruangan meeting terbuka dan Siska langsung masuk berjalan sok anggun dengan setelah blazer nya yang berwarna abu-abu dan celana yang senada. nampak pantas di kenakan oleh Siska namun wajah judes nya lah yang menghilangkan aura kecantikan nya itu.


" permisi, maaf lama menunggu " ucap Siska formal.


" bukan masalah " laki-laki yang penuh dengan wibawa dan juga terlihat dewasa itu menarik senyum pada Siska, bukan karena mengagumi namun hanya sebatas menghormati saja atas pemilik dari perusahaan itu. " bisa kita mulai "


Wajah yang angkuh tetap terlihat jelas dari mata siapapun, tak terkecuali laki-laki yang kimi tengah duduk di ruangan meeting mereka, dengan tampang songong nya Siska menyeringai menatap laki-laki itu dengan merendahkan. " Hm.. " sinis nya namun sama sekali tak terlihat.


" bisa " jawab Siska jelas. dan meeting put dimulai.


###***##**


###****


Maaf hanya sedikit. 🙏🙏🙏


Siapakah kira-kira laki-laki yang meeting dengan Siska..?

__ADS_1


__ADS_2