Cinta Untuk Airin

Cinta Untuk Airin
76.Ulat bulu


__ADS_3

" Sayang kamu baik-baik saja ya di dalam sana, jangan buat mama capek, jangan nakal, jadilah anak yang baik oke. besok kalau udah di luar kita main sama-sama Papa akan berikan semua yang kamu mau, oke jagoan Papa " David membisikkan sesuatu di depan perut Airin, mengelus nya perlahan.


Airin terus tersenyum meskipun dia tak bisa melakukan apapun seenggaknya David membuat nya selalu bahagia dan tak pernah merasakan sedikitpun jenuh dan bosan setiap harinya.


Airin benar-benar bersyukur memiliki David, dia sangat sayang padanya dan sangat melindunginya, memperhatikan semua kebutuhan nya dan tak membiarkan Airin kekurangan apapun " Makasih Sayang " lirih Airin tangan nya membelai rambut David yang masih berada di depan perut nya.


David menoleh mengulum senyum pada Airin " untuk apa.? David duduk tegak meminta penjelasan dari Airin dari ucapan Terima kasih nya.


" untuk semuanya, terimakasih untuk semua yang telah engkau berikan pada ku, semua yang kau lakukan padaku, dan semua cinta dan kasih sayang mu untuk ku dan untuk anak kita " Airin menunduk menatap perut nya yang masih rata dan juga mengelus nya.


Tangan David menumpang di atas tangan Airin membelai lembut perut Airin bersama-sama dengan tatapan yang saling bertemu "semuanya hanya untuk mu, dan untuk anak kita. dan yang pasti untuk kebahagiaan keluarga kecil kita " David tersenyum dan membuat Airin membalas senyum yang sama.


Airin menyandarkan Kepala nya di dada bidang David terasa hangat dalam posisi itu mendengar detak jantung David seakan-akan mendengarkan lagu-lagu cinta yang David sembunyikan di dalam sana, Cinta yang begitu besar dan hanya untuk nya saja " Terima kasih."


" Hm." David menarik kepala Airin dan merangkulnya begitu hangat, mencium ubun-ubun Airin yang tak tertutup hijab sama sekali " Tidur lah ini sudah sangat malam, kamu dan anak kita harus banyak-banyak istirahat"


David melepaskan rangkulan nya membantu Airin untuk merebahkan tubuh nya di kasur dan menaruh tangan nya sebagai bantalan untuk Airin.


David menarik selimut nya tinggi menyelimuti mereka berdua hingga ke atas dada " Selamat malam istri ku. mimpilah yang indah " David kembali mencium Airin namun berganti di kening nya.


" Makasih Yang. " Mata Airin kian tertutup rasa kantuk nya sudah menjalar sempurna bahkan untuk berkata saja sudah tak mampu lagi.


David tersenyum puas. Setiap hari dia akan memejamkan matanya setelah Airin, dia harus menjaga Airin dan juga calon anaknya sebelum dia sendiri.


Mata David pun ikut terpejam juga. menjemput sang mimpi yang akan menghiasi malam nya dan berharap akan terbangun dengan mimpi yang nyata.


#####


Keempat sejoli selalu saja bersama-sama setiap hari persahabatan mereka kian kental tak ada kata cek cok yang berarti hanya sesekali saja tapi itu hanya sebuah candaan saja.

__ADS_1


Mereka tengah berjalan di lorong kampus, dengan menggandeng suami mereka masing-masing, dan Airin juga David berjalan lebih dahulu. " Hati-hati Yang " peringatan David selalu saja terlontar saat Airin mulai berjalan dengan cepat.


Airin hanya menoleh lalu meringis manis sebagai wakil permohonan maaf nya yang selalu saja lupa.


" Yang, seandainya aku hamil apa kamu juga akan seperti David, protektif banget begitu.? tanya Mitha menatap sejenak Rico lalu kembali pada Airin dan David.


" Ya iya lah, bahkan aku akan lebih lagi. akan aku gendong kamu saat mau kemana-mana.? jawab Rico enteng.


" ihh... belum apa-apa aku sudah ngeri yang. " Mitha bergidik ngeri, seandainya benar maka untuk berjalan saja tak mungkin, mengerikan.


Langkah yang hanya tinggal beberapa lagi untuk sampai di kelas harus batal karena mata Airin melihat Siska yang tengah lari mendekati mereka.


dengan semangat empat lima tanpa mengatakan apapun Airin berjalan memutar dan kembali berjalan ke arah yang tadi. " kenapa dunia ini begitu sempit, nggak disini nggak di sana bertemu terus ama tuh muka rata. " kesal Airin. setelah sudah berjalan menjauh.


David mengulum senyum menatap Airin yang lagi-lagi cemburu setelah melihat Siska, mungkin benar orang hamil hormon nya selalu berubah-ubah tak menentu dan sekarang lihat lah. dulu Airin yang acuh sekarang menjadi super pencemburu.


" Ok lah tak masalah aku. " jawab Rico nurut saja.


Sementara Siska terus mengejar mereka dan bahkan berhasil mendahului Mitha dan Rico


" David,, tunggu,,!! teriak Siska dengan ngos-ngosan namun gak menjadi masalah asalkan dapat bertemu dan bicara dengan David itu akan menghilangkan lelahnya seketika.


David dan Airin semakin mempercepat langkahnya tak mau sampai Siska dapat mengejar nya, namun tetap saja Siska bisa sampai dan menghadang mereka di depannya.


Siska membungkuk nafas nya tak beraturan, lelah lah , " David, tunggu " Suara tersengal Masih tak karuan namun matanya berhasil melihat David.


Rasanya ingin ngiler Siska sekarang, semakin Hari David semakin tampan, dengan kemeja merah hati dan celana Cinos panjang yang melekat di tubuh nya kian menambah aura ketampanan nya dengan tas yang tak terlalu besar bersarang di punggung nya menambah betapa sempurna nya seorang David.


" David, gue ikutan ya, Ya. " mohon Siska penuh harap menyatukan kedua tangan nya di depan dada dengan wajah memelas yang malah membuat David benar-benar muak begitu melihat nya. " Please.. "

__ADS_1


Airin terus terdiam, menunggu jawaban apa yang akan David berikan pada Siska yang gak tau malu bin tak tau diri itu. ' Apa yang akan kamu katakan jika aku diam, yang. apa kamu akan menerimanya atau kamu akan menolak nya. secara sekarang Siska lebih cantik dengan dandanan yang setiap hari ganti dengan penampilan yang sempurna seperti dia pasti siapapun akan tergila-gila padanya iya kan Yang. " Batin Airin..


David menatap jengah pada Siska yang tak henti-hentinya mengejar nya sebenarnya di mana otak Siska atau memang dia tak punya otak jadi dia tak punya rasa malu sedikit pun saat melakukan itu.


" kamu itu kenapa sih Sis, kamu itu kaya cantik loh pasti bisa dengan mudah mendapatkan siapapun yang loh mau, jadi saya mohon stop jauhin gue, masih banyak laki-laki di luar sana yang lebih dari pada gue "


Yang di katakan David semuanya benar namun bukan laki-laki yang di luar sana yang dia ingin kan, melainkan laki-laki tampan yang begitu sempurna untuk nya dan yang sudah memiliki seorang istri dan laki-laki itu ada di depan nya


" Gue nggak perduli sama laki-laki di luar sana, Dav. Gue hanya mau sama loh, dan hanya loh saja. lagian apa sih kurang nya gue, kata loh gue cantik dan gue juga kaya, kenapa loh tak mau menerima gue. "


" Karena gue sudah punya Airin istri gue, jelas. "


" bukankah gue tidak keberatan untuk menjadi istri kedua loh Dav, dan gue juga nggak keberatan cinta loh terbagi. atau mungkin? seandainya loh tak ada Airin berarti loh bisa kan nerima gue " angan-angan muncul di benak Siska, jika demi itu David bisa menerima nya maka dia akan rela menyingkirkan Airin dengan semua caranya.


" mimpi,,,!! gue tak akan biar kan apapun terjadi pada Airin, ingat ya Siska, jika terjadi apa-apa dengan Airin orang pertama yang gue cari itu adalah loh. " seakan tau yang ada di pikiran Siska, David langsung terbawa emosi, amarah nya meledak karena perkataan Siska yang secara tak langsung dia akan berniat untuk melakukan sesuatu pada Airin.


Airin menatap penuh bangga pada David, demi dirinya dia pasti akan rela melakukan apapun, dan akan selalu siap untuk melindungi nya.


" Yuk Yang, kita pergi " David mengencangkan tangan Airin di lengannya dan berjalan menjauh dari Siska lewat sebelah nya yang kosong.


Airin mengangguk sebagai jawaban, dan tersenyum puas dengan semua yang David lakukan " dasar cewek nggak punya harga diri. udah tau di tolak terus menerus masih saja nempel kayak prangko. tapi tak lah tak akan gue biarkan seperti itu, loh itu lebih tepatnya seperti ulat bulu. loh itu akan merugikan pada orang yang kamu tempelin. " batin Airin.


Siska membalikkan badan menatap punggung Airin dan David yang semakin jauh " loh tak tau apa yang bisa gue lakukan kan Rin. demi mendapatkan David apapun akan gue lakukan termasuk menyingkirkan loh. dan itu akan gue lakukan secepatnya "


tangan Siska terkepal kuat, hati nya yang terus sakit hati karena cinta nya tak kunjung terbalas kan sekarang mulai menumbuhkan pikiran pikiran negatif dan pasti nya akan dia lakukan juga suatu saat nanti, dan itu hanya karena cinta nya yang sudah terbutakan.


#######


#######

__ADS_1


__ADS_2