
" kamu ini ada-ada saja masak masuk angin pakai operasi. " Airin tersenyum lebar menertawakan kata-kata David yang sebenarnya tak lucu sama sekali. " sudah lepasin ,aku mau mandi. "
" mana boleh lepas, kamu tak akan bisa lepas selama aku mau "
" mau apa.?
" mau apa ya..? David pura-pura berfikir dengan keras dan menatap langit-langit.
melihat itu Airin mengikuti pandangan David melihat langit-langit yang tak ada apapun hanya ada lampu yang menggantung di sana dalam keadaan menyala namun mata Airin melihat ada yang lain disana " oh mau cicak." ucap Airin yang matanya mendapati cicak yang sedang berada di pinggir lampu menunggu datanya nyamuk untuk menjadi santapan nya.
David mengerutkan dahi mendengar Airin, mana ada mau cicak emang mau di apain cicak nya, " mana ada mau cicak.! aku mau yang lain kok..!!
" lah kan di sana hanya ada seekor cicak saja yang kesepian jadi mungkin kamu mau menemaninya." tutur Airin sembari tertawa geli sendiri.
" ya enggak lah, tapi aku mau ini.. " David langsung menyambar bibir Airin dengan cepat membuat Airin terkejut karena dalam keadaan tak siap.
meskipun dengan mata yang melebar namun Airin tetap diam dan menerima perlakuan David mungkin ini saatnya mereka benar-benar bersatu bukan hanya bersatu dengan ikatan pernikahan saja namun juga menyatu lahir dan batin mereka juga.
David mengangkat tubuh Airin dan menaruhnya di ranjang " apa aku boleh memintanya " tanya David sebelum memulainya.
Airin mengangguk dengan senyum manis yang terpancar " semua milikmu sayang, kau bisa menggunakan nya saat kamu mau " Jawab Airin.
" makasih sayang, mungkin akan sakit tapi aku akan berusaha pelan dan tak akan membuat mu sakit, " ucap David.
" itu sudah semestinya sayang, lakukan lah.. " jawab Airin. dan David langsung memulainya.
.... skip ya...
bayangin aja sendiri oke.. wkwkwk.....
****
Adzan berkumandang dengan lantang membangunkan Airin dan David yang masih menutup mata nya dengan keadaan berpelukan.
mereka benar-benar lelah karena pergulatan mereka semalam meskipun begitu itu adalah kebahagiaan yang tak bisa diartikan lagi bisa memberikan hal yang paling berharga dalam hidup pada orang yang paling di cintai itu adalah hal yang sangat indah dan tak akan terlupakan.
" apa masih sakit? tanya David
" tidak ,hanya sedikit nyeri saja nanti juga hilang " jawab Airin "
" mandilah dan kita sholat berjamaah setelah itu takut kesiangan nanti " ucap David dan di angguki oleh Airin.
Airin turun dari ranjang pelan rasanya memang masih sangat sakit sih namun dia pura-pura bisa menahan nya. David yang benar-benar tau langsung mengangkat tubuh Airin dan membawanya ke kamar mandi
" kalau sakit bilang saja sayang, aku akan bertanggung jawab, karena itu juga karena aku kan " tutur David.
" enggak kok.. "
__ADS_1
" sudah mandilah pakai air hangat biar lelahmu hilang " jawab David.
perhatian David membuat Airin benar-benar bersyukur memilikinya, cinta David begitu besar padanya bahkan dia tak malu melakukan apapun yang Airin mau. dan itu pun ia lakukan dengan senang hati.
****
" Airin..!! teriak Mitha dan berlari menuju Airin yang berjalan di lorong kampus seorang diri. Airin menoleh dan melihat Mitha berlari di ikuti Rico dari belakang.
" ishh barengan lagi nih jangan-jangan jadian nih. " gurau Airin.
" apa sih. kan biasa kita selalu berangkat bersama rumah kita kan deketan satu komplek lagi " jawab Mitha.
" ooo satu komplek, wah pacar lima langkah dari rumah nih.. hahahaha...!! tawa Airin dengan keras.
" apasih bawel loh Rin, gue gibeng juga loh.!! kesal Mitha.
" boleh, ayo gibeng asalkan kalian jadian, atau mungkin taaruf lalu nikah deh, bahagia banget aku. " ucap Airin.
" astoge mulut mu mulai lemes lagi ya Rin, dapet apa semalam hingga kepalamu jadi gesrek gini, owh dapet kenikmatan duniawi ya hayo..!! seperti nya mulai gencar nih buatin aku keponakan " gurau Mitha dengan memainkan telunjuknya di depan wajah Airin.
" terus kenapa, kepingin juga ya.? makanya buruan cari gebetan dan bawa ke KUA jadi bisa tuh cepet-cepet buat dekbay hhehe.. "
" haduh pada ngomongin apa sih nih cantik kuadrat nggak ngerti aku.. " saut Rico. " Dekbay.? apaan.? bingung Rico.
" udah ya. cowok dilarang ikutan ini masalah pribadi cewek, tapi kalau penasaran boleh lah tanya ama Mitha, terangin ya Mit, kalau dianya mau, ajak sekalian ke KUA seperti nya Rico juga nggak akan nolak iya kan Co.?
" arisan.!! ya nikah lah iya kali beneran arisan," jawab Airin tegas.
" Rin..!!! " sialan Airin dia benar-benar mau membuka kartu As gue, "
" iya sayang."
" udah yuk Co, tinggalin nih orang gesrek, bisa ikutan gak waras nanti " kesal Mitha dan langsung menggandeng tangan Rico dan menariknya untuk pergi
" Mitha.! mau kemana? ke KUA ya ikutan dong, dan ya jangan Pegang-pegang belum muhrim..!! teriak Airin dengan keras.
" eh kutub sepertinya bahagia banget. barusan dapet cinta dari suami ya,? kenalin dong, apa lebih tampan dari yayang David gue" ucap Siska. yang baru datang dengan menyilangkan tangan di dada dan diikuti dua bodyguard di belakangnya.
" Astaga naga, seperti nya aku mendapatkan kehormatan bisa bertemu dengan tuan putri yang selalu membawa pengawal kemanapun. takut lecet ya.? atau takut kena debu, kenapa sekalian nggak bawa air atau hand sanitizer buat bersihin debu dan kuman dari tangan loh " sinis Airin.
" dasar wanita sialan, beraninya kamu mengatai ku,! bosan hidup loh.!! ucap Siska dengan membentak.
" bosan hidup.? sepertinya tidak,! aku masih betah untuk hidup jadi sorry tebakan mu salah besar " dan ya.! untuk suamiku aku rasa dia lebih tampan dari siapapun, dia benar-benar tak akan tertandingi oleh siapapun, dan maaf aku nggak mau memperkenalkan nya padamu takut kamu terpikat nanti "'ucap Airin.
" halahhh..!! palingan juga laki-laki tua yang jelek dan miskin, jadi kamu tak mau memperkenalkan nya pada ku, kamu malu ya.? ucap Siska sinis
" Fuhhh., udah lah, cepek ngeladenin kamu, tapi aku janji suatu saat akan aku kenalkan dia pada mu. jadi nggak usah khawatir ok. " Airin melenggang pergi.
__ADS_1
" heyy kutub..!! gue belum selesai..!! teriak Siska namun tak lagi mendapatkan sautan dari Airin " ishhh.... awas ya kutub kamu akan menyesal, aku akan membuat kamu iri dengan hidupku, "
" hey kamu.! selidiki siapa suami Dia, dan beri dia pelajaran biar dia tak bisa songong lagi " ucap Siska pada pengawal nya.
" Baik Nona. " jawabnya dan melenggang pergi mengejar Airin untuk memata-matai nya.
****
" Mit. apa yang kalian bicarakan tadi, kenapa bawa-bawa KUA segala dan kenapa Airin bilang Dekbay, maksudnya apa.? tanya Rico.
" bukan apa-apa, nggak usah di ladenin kata-kata Airin, seperti nya dia sedikit gila hari ini, mungkin virus David telah merasuki otak nya." jawab Mitha.
" seandainya kamu tau Co , yang di katakan Airin adalah benar, aku benar-benar ingin menjadikan mu orang yang bisa mendampingi ku seumur hidup ku, tapi aku tau di hatimu masih ada Airin di sana dan aku tak akan berani untuk berharap lebih lagi untuk itu. mungkin hubungan kita hanya akan berakhir sebagai sahabat saja. "batin Mitha.
" Mit duduk lah, aku ingin bicara sebentar " ucap Rico menepuk-nepuk bangku untuk Mitha duduk.
Mitha duduk di samping Rico dan langsung menatap nya " kamu mau bicara apa.? apa ada masalah? tanya Mitha.
" tidak.!
"'terus.;
" aku paham apa yang kamu dan Airin bicarakan tadi. seandainya orang yang Airin maksud benar-benar mau membawamu ke KUA apa kamu setuju..
" kamu ngomong apa sih Co.? jangan ikutan halu deh kayak Airin "
Rico berbalik menghadap Mitha menggenggam tangan Mitha dengan erat " aku minta maaf Mit mungkin aku selalu salah padamu, aku selalu menceritakan semua isi hatiku pada Airin dan tidak pernah memperdulikan hatimu....
" aku tau kamu selalu sedih saat itu, aku benar-benar bodoh tidak bisa mengetahui isi hati orang yang benar-benar bisa aku cintai. maafkan aku Mit aku benar-benar bersalah... "
" kamu ngomong apa sih Co.? Mitha semakin bingung.
" Mitha bisakah aku menebus semua kesalahan ku, bisakah aku belajar untuk memberikan hatiku untukmu dan bisakah kamu membantuku untuk bisa melupakan cinta untuk Airin, aku mohon Mitha beri aku satu kesempatan untuk menebus nya.. "
" Co..
" Mitha, maukah kamu menemani ku selamanya menjadikan ku teman hidupmu hingga maut tiba, maukah kamu berjuang bersama ku mencari ridho Illahi.. "
" apa kamu yakin Co..?
" aku sudah sangat yakin Mit..! aku benar-benar sudah yakin, dan aku tak ingin hanya berpacaran saja, aku ingin bisa seperti Airin dan David, kita bisa pacaran setelah halal kan. " ucap Rico dengan yakin.
" benarkah.?
Rico mengangguk, " benar, aku akan secepatnya meminta restu pada orang tuamu dan aku akan membawa orang tuaku untuk bertemu dengan orang tuamu. " jawab Rico.
" aku akan menunggu mu Co.. aku akan menunggu mu datang " ucap Mitha yang tak bisa menahan air mata harunya untuk keluar.
__ADS_1
Rico mengusap air mata Mitha dengan jari-jarinya, " tidak Mit.,kamu tidak boleh menangis, aku tak akan pernah membiarkan kamu menangis lagi, " tutur Rico.