
Dengan langkah gontai tak semangat David keluar dari dalam kamar nya dengan wajah yang begitu mendung dan kesal dia tetap melangkah keluar, ingin sekali rasanya dia menghajar tamu yang menggagalkan acara dia dengan istri nya. namun apa daya Airin terus berbicara bahwa tamu adalah raja dan raja harus di hormati.
" Airin...!! David...!!
teriak tamu itu lagi dengan sangat keras sembari terus menggedor-gedor pintu untuk minta segera di buka.
" bentar..!! jawab David yang semakin kesal di buatnya.
Cklek...
pintu terbuka dari dalam David lah yang membukakan nya. dan hampir saja tangan orang itu mengenai wajah David namun dengan cepat David menyingkirkan nya dengan cepat.
" dasar tamu tak tau diri." gerutu David setelah melihat siapa yang datang yang tak lain adalah Mitha dan juga Rico.
belum juga di suruh masuk Mitha sudah menyerobot masuk begitu saja sembari teriak-teriak memanggil Airin yang masih berada di dalam kamar, mungkin dia masih geli melihat David yang menggerutu kesal karena hasratnya harus terganggu.
" Rin... Airin..!! teriak Mitha keras.
" loh kenapa Dav.? jelek amat muka loh..!! ejek Rico melihat betapa menyedihkan keadaan David saat ini.
David berjalan masuk dan duduk di kursi ruang tamu dengan sangat kesal. " bukan urusan mu.! urus saja urusan mu sendiri jangan mengurusi urusan orang lain " ucap David dengan angkuh.
berjalan membuntuti David dari belakang Rico terus berusaha untuk tidak tertawa, sebagai sesama laki-laki Rico tau benar apa yang sedang David alami sekarang, meskipun dirinya belum menikah namun tetap saja dia bisa memahami akan semua itu.
pluk.. pluk...
Rico menepuk pundak David berkali-kali memberikan pengertian pada nya agar lebih bersabar, dan itu sepertinya berhasil karena David bisa mengeluarkan nafas yang begitu panjang.
" sabar bro. dia adalah istri mu kapanpun kamu mau dia takkan bisa menolak nya. " ucap Rico tanpa ragu.
David mendengus kesal dengan kata-kata Rico, bukan kata-kata yang tulus melainkan ada kata ejekan ah mungkin Rico tengah menertawakan nya meskipun sama sekali tak David dengar." diam kamu, berisik.! ketus David.
" hahaha..!! kenapa kamu begitu marah Dav. apa kamu benar-benar tak bisa menuntaskan hasratmu karena kami. hahaha.. kami minta maaf Dav. " Rico begitu senang di atas penderitaan David. bahkan dia begitu puas menggoda David.
" Diam kampret..!! sentak David.
" hahaha..!! David David lucu sekali kau. "
" David.! di mana sih Airin.? sedari tadi nggak nongol, apa jangan-jangan kamu pasung di suatu tempat ya.!! ucap Mitha.
__ADS_1
ini lagi suara yang tak masuk akal keluar dengan jelas dari Mitha membuat David semakin kesal saja. " di kamar, mungkin lagi bebenah. " jawab David yang pasti dengan bohong kan.
" oh. " Mitha berlari ke kamar setelah mendapat jawaban dari David, meskipun dia tak melihat betapa jelek nya saat ini wajah David namun dia tetap tertawa terbahak-bahak mendengar nada bicara David yang seperti nya tengah kesal. " hahaha...!! Rin...!!
" lagi bebenah apaan.? bebenah karena perbuatan mu yang tak kesampaian " ejek Rico.
" diam loh..!!
David berdiri dan berjalan menuju dapur untuk membuatkan minuman untuk kedua tamu yang mengacaukan acara nya. meskipun kesal tamu tetaplah tamu yang harus di hormati dan di hargai kedatangannya.
" nih minum.!! ya meskipun hanya teh saja tapi tidak masalah kan. kami belum sempat belanja jadi nggak ada apapun selain minum saja. "'ucap David sembari menaruh nampan berisi empat cangkir yang terisi penuh dengan teh.
Rico menaikan satu bahunya keatas dan menyunggingkan bibirnya tanda tak ada masalah sama sekali " tak masalah " ucapnya meskipun si dalam hatinya terus memaki David karena tak memberinya sedikit makanan, ah cacing di perut Rico terus berdisko karena tak kunjung mendapatkan makan.
Rico menyeruput teh pemberian David , "manis lebih manis dari yang membuat " ucap Rico menyindir.
" terserah.!!
" oh ada Rico juga ternyata " ucap Airin yang berjalan keluar dari kamar dan mendekat lalu ikut bergabung duduk.
" hallo Rin, gimana kamu baik-baik saja kan,? aku dengar tadi Siska cari masalah dengan mu jadi aku dan Mitha bolos untuk memastikan keadaan mu. " terang Rico.
" ya jelas lah baik-baik saja kan sudah ada malaikat penolong jadi mana mungkin kamu bakal kenapa-napa, iya kan Dav..? ucap Mitha
" iya lah.. " jawab David dengan cepat.
" cepat amat lo Jawab Dav, kayak orang rebutan kupon " ejek Rico.
" terserah.!
" Dav lo the best sekali, gue nggak bisa bayangin gimana muka Siska saat loh mengakui hubungan kalian berdua, pasti lucu banget dia ya. " ucap Mitha
" wajahnya pasti di tekuk gitu lah, apalagi pasti acem banget iya nggak Rin. ? " tanya Rico.
" ya gitu deh. "
" aku sungguh--sungguh menyesal tak bisa mengikuti pertunjukan tadi, pasti seru banget ya. kamu sih Co lambat banget. "
" loh kok jadi gue yang salah.?
__ADS_1
" iya lah.! siapa lagi, ? kan loh yang menjalankan motornya dengan pelan. !
" eh kalian berdua, kalau urusan rumah tangga jangan bawa ke rumah gue ya, . " ceplos David.
" iya maaf. " jawab Rico pasrah.
****
" arrrggghhh....!!! David.!! kenapa loh tega sama gue. argghhh..!! teriak Siska dengan sangat keras
tak perduli apapun Siska terus teriak-teriak seperti orang kesurupan, dia benar-benar tak habis pikir kalau dia akan kalah dengan Airin gadis dingin yang selalu ia benci.
" loh pasti bohong kan Dav.? loh pasti hanya Nge-prank gue kan Dav, loh nggak mungkin tega sama gue kan? ucap Siska yang benar-benar seperti orang gila yang terus bicara sendiri.
" jika semuanya benar aku tak akan bisa menerimanya Dav, loh itu milik gue dan akan tetap menjadi milik gue, siapapun tak akan bisa memiliki loh begitu pula dengan wanita sialan itu. "
" arrrggghhh.... Davidddd....!!!! teriak Siska.
keadaan hatinya sangat tak bersahabat saat ini kebenaran yang ia dengar benar-benar mempengaruhi dirinya.
" menangis dan berteriak seperti orang gila tak akan bisa mengubah apapun, sesuatu yang sudah terjadi tak akan bisa di ubah, " ucap laki-laki dari belakang Siska.
Siska menoleh melihat siapa yang berani mengatakan hal itu padanya " loh..!!
" iya gue, kenapa.? heh. gue pikir wanita seperti mu bisa melakukan pekerjaan kecil seperti ini, tapi nyatanya tau kebenarannya sedikit saja kamu sudah meraung di sini seperti orang tak waras " ejeknya.
" jaga kata-kata mu.!! bosan hidup ya. " bentak Siska.
" loh berani berurusan dengan hidup gue, gue kira loh yang bosan hidup jika berurusan dengan gue. " jawabnya dengan enteng.
" loh itu anak baru di sini, berani belagu juga loh ngurusin urusan orang "
" ck. ck.. , orang baru bukan berarti lemah dan tak bisa apapun,aku bisa membuat kamu bertekuk lutut di hadapan gue jika gue mau, tapi itu bukan tujuan gue datang. "
" apa sebenarnya tujuan loh datang.?
" tujuan gue.? loh nggak usah tau, lebih baik loh itu berbesar hati sekarang, susun rencana yang terbaik untuk mendapatkan hati David itu lebih cerdas dari pada bertingkah seperti orang gila si sini. " ucap orang itu lalu melenggang pergi dengan begitu angkuh.
" hey..!! gue belum selesai bicara..!! teriak Siska namun tak lagi di hiraukan " sialan. kenapa semua orang mempermainkan ku..!!
__ADS_1
" Arrrggghhh...!!!