
Hari yang sangat menenangkan. di mana semua nya libur dari kegiatan pekerjaan maklum ini adalah hari minggu. jadi semua yang bekerja pun libur termasuk Airin dan juga David yang libur dari kampusnya.
hari minggu yang indah ini Airin Dan David tengah berada di jalan raya dengan menaiki mobil mereka. niatnya untuk berkunjung ke rumah Orang tua David yang sudah lama tak mereka datangi.
" Yang. apa kamu yakin Papi dan Mami tidak ada acara keluar.? aku takut sampai mengganggu mereka. " ucap Airin
David membelai puncak kepala Airin dan tersenyum sekejap dan membuat Airin tenang. " kamu tenang saja Sayang. Aku sudah menghubungi Mami dan Papi dan mereka juga sudah sangat merindukan mu. kamu kan menantu kesayangan mereka, jadi apapun kesibukan mereka jika kamu datang pasti mereka akan meninggalkan kesibukan nya. " jawab David.
" Tapi Yang, aku kan tidak enak.?
" sudah lah. bukannya mereka sekarang juga orang tuamu jadi nggak usah nggak enak gitu, oke. " ucap David.
Mobil terus melaju dengan cepat menuju kediaman Yohan. meskipun hari minggu namun tidak begitu ramai jalan raya jadi David bisa melajukan mobil nya dengan cepat.
Mobil berhenti di pekarangan rumah Yohan. dan ternyata Fani dan Yohan sudah menyambutnya di depan.
senyum merekah keluar dari semuanya, pertemuan yang sangat membuat mereka semuanya senang. Airin pun langsung menyapa kedua mertuanya dan tak lupa mencium punggung tangan keduanya. sedangkan Airin juga langsung mendapatkan pelukan hangat dan penuh kasih dari Fani.
" Assalamu'alaikum Mi. Pi. " sapa Airin
" Wa'alaikumsalam Sayang." serentak Fani dan Yohan.
" Mami sangat merindukan kalian. kenapa kalian lama sekali berkunjung di rumah Mami, apa kalian tidak sayang sama Mami. " keluh Fani.
" bukan begitu Mi. tapi kita hanya banyak kerjaan saja jadi saat ada waktu luang kita baru bisa menjenguk Mami, maafkan kami ya Mi. " Ucap David dan memeluk Mami nya itu.
" dasar, mentang-mentang sudah ada yang baru yang lebih muda dan cantik, Mami dan Papi di lupain, dasar" ucap Fani
" apa sih Mi. Mami dan Papi tetap orang pertama bagi David. dan untuk Istri ku yang paling cantik ini apa Mami tega kalau David sering mencampakkan nya. terus bagaimana bisa Mami cepat punya cucu kalau David nggak sering-sering servis Istri ku. " gurau David.
Airin menyikut perut David. kata-kata benar-benar membuat Airin malu di hadapan kedua mertuanya. sedangkan Yohan dan Fani hanya bisa menertawakan gurauan David.
" Hahaha..!! sudah sudah yuk pada masuk kita bicara di dalam saja, takut banyak tetangga yang nguping. " ucap Fani.
" Yee..! emang Mami yang suka nguping pembicaraan orang " ketus David
" apa kamu bilang.!! Fani menarik telinga David dengan kuat dan menariknya untuk segera masuk.
" aww... lepasin Mi, sakit telinga David.! ucap David dan menahan sakit
" hem.. " Airin tersenyum melihat Fani dan David sungguh sangat lucu.
" Yuk nak, masuk. " ajak Yohan pada Airin
" iya pi. " jawab Airin dan mengikuti masuk.
bercanda bergurau mereka semua lakukan, sembari menikmati hidangan buatan Fani yang begitu nikmat menjadikan pertemuan itu sungguh terasa membahagiakan.
__ADS_1
kebahagiaan dan senyum mereka tiba-tiba terhenti saat Fadil tiba-tiba datang dan masuk begitu saja karena pintu pun dalam keadaan terbuka. lagian Fadil sedari tadi sudah mengucapkan salam namun juga tak mereka dengar jadi Fadil langsung masuk.
" Assalamu'alaikum.! sapa Fadil sembari menunduk takut. Fadil sangat takut kalau kedatangannya akan menambah kemarahan dari keluarga David.
" Wa'alaikumsalam. " jawab mereka serentak.
" Kevin. kenapa kamu kesini.? Tanya David tak mengerti.
" Kevin.?" bingung Yohan.
" dia teman ku pi. dia kuliah di kampus yang sama. " Jawab David.
" sini duduk Vin. " pinta David
Fadil pun menurut dengan apa yang David katakan dan duduk di ujung Sofa. Fadil sangat gugup bahkan tubuhnya gemetar dan mata pun tak berani menatap semuanya termasuk Airin.
" apa tujuan Fadil kesini.? apa dia benar-benar telah menanggapi perkataan ku kemarin dengan serius. dan sekarang dia mau meminta maaf pada Papi sekeluarga. Ya Allah, berikan kebaikan untuk sekarang dan seterusnya jangan sampai keluar mereka saling membenci hanya karena sebuah harta yang tak akan pernah di bawa mati. " batin Airin
" Kevin kami kenapa.? tumben kamu menjadi pendiam hari ini ada apa.? tanya David.
"David, sebenarnya.? Om, tante, dan David, sebenarnya.? sebenarnya aku datang kesini hanya untuk meminta maaf pada kalian semua." ucap Fadil.
" minta maaf.? kenapa.? sepertinya kamu tidak memiliki salah. " jawab David dan Yohan dan Fani hanya terus mengangguk.
Fadil mendekat pada Yohan dan Fani. tiba-tiba Fadil duduk di lantai dan berlutut di hadapan Yohan dan Fani dengan air mata yang langsung luruh.
" maafin aku Om ,Tante. maafin aku. " ucap Fadil sembari sesenggukan.
David yang mengetahui itu sangat bingung. bukankah Kevin tidak mengenal orang tuanya bagaimana mungkin Kevin mempunyai salah dengan mereka.
" nak, apa maksud mu nak. kami tidak mengenalmu. dan kita juga belum pernah bertemu kan.? ucap Fani.
" tante ,aku minta maaf. " ucap Fadil dan memeluk kaki Fani.
" nak jangan seperti ini, nak. " Fani segera membangun kan Fadil namun Fadil belum juga mau berdiri.
" nak. jangan seperti ini. " ucap Yohan.
" Om, aku benar-benar minta maaf om. aku telah banyak dosa pada kalian. dosaku begitu banyak, maafkan aku Om. "
" Kevin, apa yang kamu lakukan. apa masalah mu pada orang tuaku, dan jika kamu punya salah apa kesalahan mu jelaskan pada kami jangan membuat kita semua bingung. " ucap David dengan keras.
" David, aku juga banyak salah padamu, aku minta maaf. ", ucap Fadil
" sebenarnya ada apa, hah. kamu salah apa.? aku nggak ngerti Vin. "
" Sayang tenang. Sayang, Papi Dan Mami sebenarnya Kevin.? sebenarnya Kevin adalah Fadil. " ucap Airin
__ADS_1
Yohan langsung memundurkan tubuhnya. kesalahan Fadil benar-benar tidak mungkin di maafkan begitu saja. dari Fadil dan Papanya yang merebut usaha Yohan yang ia rintis dari Nol dan juga beberapa harta warisan yang sudah di bagi rata namun Papa Fadil yang sangat tamak dan merebut semuanya, dan juga kesalahan Fadil yang memaksa Airin untuk di nikahinya padahal jelas-jelas Airin telah menikah dengan David.
semua daftar kesalahan Fadil dan Papa nya masih sangat tertulis dengan jelas di ingatan Yohan. rasa sakit hatinya masih begitu membekas dan belum juga hilang. dan sekarang Fadil meminta maaf padanya entah itu nyata atau sekedar cara baru untuk Fadil kembali melancarkan kejahatannya lagi seperti yang sudah-sudah.
Yohan benar-benar sudah sangat lelah untuk memaafkan. berkali-kali dia memaafkan namun lagi-lagi mereka mengulangi kesalahan lagi sehingga Yohan benar-benar tak punya lagi kepercayaan pada Fadil apalagi dengan Papa nya.
" Om, tolong maafkan Fadil Om. Fadil ngaku salah, Fadil benar-benar serius minta maaf pada Om Yohan. " ucap Fadil dan memeluk kaki Yohan.
Yohan masih sangat enggan untuk melihat Fadil. tak peduli apa yang di katakan Fadil Yohan masih tetap kekeuh belum mau memaafkan Fadil.
" Om, Fadil janji tak akan lagi membuat masalah, om. Fadil janji tak akan lagi mengganggu David dan Airin lagi Om. Fadil janji. " ucap Fadil memohon.
" kamu keterlaluan Fadil. apa tujuan kamu mengubah wajah mu apa kamu merencanakan siasat lagi dengan Papa mu untuk membuat kami menderita, hah.!! bentak David dengan amarah memuncak.
David mencengkram baju Fadil dan memaksa Fadil untuk berdiri. David langsung menghajar Fadil dengan brutal.
" Sayang hentikan.!! sayang.!! Airin menarik David dan berusaha menghentikan Pukulan David pada Fadil namun amarah David yang begitu besar membuat kekuatan yang besar juga pada diri David dan membuat Airin susah menjauhkan David dari Fadil yang tak melawan sama sekali.
Fadil begitu pasrah. apapun yang di lakukan David itu belum sebanding dengan apa yang dia lakukan pada keluarga David. mungkin dengan cara itu David akan memaafkan Fadil.
" Sayang sudah.!! teriak Airin
Airin memeluk David dengan kuat. tak akan Airin biarkan David berbuat kesalahan yang lebih jauh lagi.
" jangan halangi aku Yang. aku harus menghajar dia. dia sudah sangat keterlaluan. dia harus merasakan sakit yang sama dengan yang kami rasakan. " ucap David
" jangan Sayang. jangan. " Airin terus memeluk David
" Sayang, kamu tenang dulu ya, kita bicarakan baik-baik. " ucap Airin.
dengan kepala dingin semuanya pun di bicarakan. meskipun masih belum percaya sepenuhnya namun Fadil sudah mendapatkan secerca harapan untuk di maafkan.
kesempatan terakhir kembali di berikan pada Fadil. dan kali ini Yohan sekeluarga hanya berharap ini adalah benar bukan hanya rekayasa Fadil dan Papa nya seperti yang sudah-sudah.
Fadil sangat lega meskipun harus dengan usaha yang sangat keras namun semuanya baik-baik saja. Fadil kembali mendapatkan kesempatan. dan semua itu berkat dari Airin.
" Terima kasih Airin. kamu memang wanita yang baik. aku bersyukur kamu bisa mendapatkan pendamping yang baik juga seperti David. semoga kalian selalu bahagia Rin, Vid. " ucap Fadil
" makasih Fadil. aku berharap kamu juga bisa mendapatkan yang lebih baik dariku, dan kamu bisa bahagia seperti kami. " jawab Airin
" makasih Rin, semua ini bisa terjadi karena mu. terimakasih. " ucap Fadil
" Om, Tante, David saya permisi. sekali lagi maafkan Fadil. Fadil janji akan memperbaiki segalanya. dan Fadil akan berusaha mengembalikan apa yang telah Fadil ambil dari Om, Fadil janji. ", ucap Fadil sungguh-sungguh.
" saya permisi Om, Tante, David. Assalamu'alaikum" pamit Fadil
" Wa'alaikumsalam. "
__ADS_1