
" Hoaamm.. "'Airin membuka matanya lebar-lebar bangun dari tidur nya langsung merenggangkan otot-otot nya menarik kedua tangan nya ke atas dan samping. " hari baru telah tiba. " gumam nya.
Matanya melirik kesamping nya. melihat sang suami yang masih pulas dalam tidur nya, mungkin karena terlalu lelah terus mengikuti Airin dan terus menjaganya " Sayang " panggil Airin tapi tak ada respon. Airin meniup wajah David iseng sepertinya akan menyenangkan.
" Fuhhhh,,,, "
" Capek sekali kah kamu sayang. " ucapnya sangat kasian, tak tega membangunkan nya tapi bagaimana lagi, sedari tadi sudah mendapatkan panggilan untuk melaksanakan sholat subuh " Sayang bangun. "
Perlahan-lahan David mulai mengerjab tersenyum melihat istrinya yang sudah memberikan senyum padanya di pagi hari " Uhh manis sekali. " cubit di pipi Airin dengan gemas.
" Awww..!! sakit Yang,, " protes Airin.
" Mau yang tidak sakit.? tanya David. matanya kian berkedip menantang entah apa maksudnya itu. Airin mengernyit bingung namun kebingungan itu berubah menjadi keterkejutan saat David tiba-tiba bangun kembali menjatuhkan tubuh Airin dan mengurung nya " mau yang tidak sakit kan.? yuk mulai. " ujar David
" Apa sih Yang, ini sudah subuh. nanti kehabisan waktu lagi. " omel Airin .
" sepuluh menit saja, please,,, oke oke... "
Airin menghela nafas panjang dan pasrah pada keinginan David itu, seharusnya tadi Airin bangunin nya setelah sudah siap untuk sholat jadi nggak akan seperti ini kan.? David David.
#######
Airin berjalan dengan cepat, bersama David di samping nya. Airin terus saja mengomel semuanya gara-gara David mintanya sepuluh menit melantur lima menit lebih jadi sekarang mereka harus cepat karena di kejar waktu.
" Pelan-pelan lah Yang,! ucap David menegur Airin, bagaimana mau pelan kalau mereka saja sudah hampir telat, " Yang,,!!
" Sstt,, diam,! lebih baik cepat masuk sebelum kelas benar-benar di mulai dan kita di suruh pulang., " jawab Airin kesal.
" ya kalau di suruh pulang ya pulang lah, mau ngapain di sini.? jadi petugas kebersihan.! kan lebih enak kita pulang terus kita ulangi lagi yang tadi, jujur aku masih kurang loh yang, udah lama tidak buka-buka, cuma lima belas menit siapa yang tidak gondok coba. " ucap David sekenanya.
Ingin rasanya tuh mulut di tampol pakai sepatu. ngomong selalu asal dan tidak melihat tempat untung saja sudah sepi tak ada yang dengar, coba kalau ada yang dengar bisa-bisa di buat wajah merah meradang kan punya Airin. " Yang, bisa diem nggak,,!
" Hm,,? bisa nggak ya.? tapi beneran masih kurang Yang. " ucap David merengek.
" terserah, " lama-lama lelah menanggapi David. Airin melenggang pergi dengan cepat itu lebih baik dari pada tidak ada habisnya dengan perkataan resek David yang membangunkan Amarah.
__ADS_1
" Yang,, tunggu,! kok di tinggal sih.? nanti di culik sama keong loh..!! teriak David.
Wanita bergamis navy dan hijab pasmina dengan warna senada itu terus melenggang tak perduli lagi David teriak sampai mulut kering.
" masa bodo, " gumam nya acuh.
" Astaga Yang, tega bener dah. " David terus berlari menyeimbangi langkah Airin yang tergesa-gesa. sesekali David melirik kearah Airin namun tetap saja tidak di perdulikan oleh Airin, Airin terus fokus pada jalan nya dan bagaimana bisa cepat sampai di kelas.
" Assalamu'alaikum,, " Sapa Airin masuk ke kelas dengan senyum kikuk karena telah terlambat " maaf Pak saya terlambat " ucapnya menyesal pada Rio yang hanya geleng-geleng kepala tau pasti penyebabnya adalah laki-laki yang berdiri di belakang Airin sembari meringis dan menggaruk tengkuknya.
" Assalamu'alaikum pak. " David maju menyalami tangan Rio dan mengecup nya lembut, " jangan marah ya.? celetuknya membuat Rio bergidik mengambil sapu tangan di sakunya mengusap tangan nya langsung takut ada virus yang tertinggal, seharusnya lebih tepat di semprot pakai anti septik.
David terkekeh tak berdosa melihat wajah kesal Rio yang lagi-lagi menjadi bahan bully-an oleh dirinya.
"gue pithes juga nih anak, bisa-bisanya Airin suka sama orang nggak waras kayak dia. mimpi apa kau Rin.? seharusnya laki-laki kayak dia kamu taruh Museum kan dia benar-benar langka. " gerutu Rio dalam hati.
" Hehehe,, maaf kan David ya pak. dia baru kehabisan obat jadi akalnya mulai berkurang " senyum kikuk dari Airin. " kami boleh duduk kan pak.? tanya Airin dan di angguki oleh Rio.
"memang dia nggak punya akal.!
" duduk lah. ingat ini adalah yang terakhir kalinya kalian telat. ini adalah kesempatan terakhir juga. " tegas Rio.
" Siap pak. tapi kalau lagi nggak kumat plus khilaf. " David pun menyusul Airin dengan sedikit terkekeh membuat Rit benar ingin meninju kepala David yang sudah sedikit jauh dari nya.
" Sabar sabar,, " Rio mengelus dada.
*****
Istirahat telah tiba semua berhamburan ke kantin ada juga yang ke perpus ada juga yang hanya main-main, ngobrol dan dan juga yang duduk-duduk santai di semua bangku yang tersedia.
David beserta Istri, Rico dan juga istri nya tengah asyik duduk di kantin bersama-sama merahapi nasi goreng yang mereka pesan barusan.
" kok udah beberapa hari ini aku nggak lihat Fadil ya.? Airin memulai pembicaraan setelah nasi goreng yang ada di mulut nya dia telan habis. matanya beralih satu persatu ke arah mereka bertiga.
Semuanya terhenyak, iya juga sih sudah beberapa hari Fadil tidak berangkat. Tapi tidak dengan David wajah by langsung cemberut mendengar Airin mencari Fadil, mungkin hatinya tengah kepanasan " kenapa kamu mencari Fadil,? kangen.! ketus David tak kira-kira.
__ADS_1
" Buahahaha,,,!! kecut amat muka loh Dav. penyakit loh kumat kah.? atau malah sekarang sudah mulai tambah parah. wah wah,,,, kamu harus lebih waspada Rin, jangan sampai loh kurus di cemburuin sama David, Rin. " ejek Rico asal jeplak bahkan tawa nya begitu menggelegar memenuhi kantin.
" Gue botakin loh, Co.! " kesal David.
" Botakin aja Dav, biar otaknya waras dan nggak ketularan resek kayak loh. " saut Mitha, tatapan matanya melotot kearah Rico yang sekarang tengah terbelalak karena kata-katanya barusan.
" Buahahaha,,,!! giliran David yang tertawa.
" Tega bener kamu Sayang, masak aku di botakin. nanti nggak bisa buat pegangan dong kalau kita lagi olahraga malam. "
" Buahahaha..!! Lagi-lagi David hanya bisa tertawa dengan kata Rico yang sekarang lebih parah daripada dirinya. " wah tingkat kewarasan Rico bener-bener patut di acungi jempol " Ibu jari keluar dan mengarah di wajah Rico, Rico benar sudah luar biasa sekarang.
Plakk...
" Awww,,!! sakit Sayang. " protes Rico setelah cap lima jari sudah berhasil mendarat di bahu Rico dengan sangat keras.
" Hahaha,,!! Nih nih contoh STI " celetuk David.
" STI " beo ketiganya bersamaan.
" Suami takut istri, " ketus David.
" Hahaha,,,!!! tawa semuanya kompak.
Dari kejauhan, tiga pasang mata tengah menatap lurus kepada mereka berempat. tatapan penuh kebencian melihat keakuran dan kehangatan dalam persahabatan itu. Tapi bukan hanya itu saja yang membuat nya semakin benci tapi wanita yang teada di samping David dengan hijab navy nya.
" Wanita berhijab Navy itulah yang harus kalian berita pelajaran, jangan biarkan dia lolos begitu saja.? atau kalian yang akan menanggung akibat nya sendiri, paham.!
" Paham, bos. target sudah jelas. bos tunggu aja kabar baiknya dan siapkan sarat yang kita minta. "
" itu sudah saya siapkan, kerjakan dengan cepat. jangan pernah kecewakan saya. "
######
#####
__ADS_1
MAAF YA UNTUK SEMUA NYA.
AUTHOR LAGI SIBUK BANGET JADI JARANG UP. MAAF.. 🙏🙏🙏🙏🙏