
Wajah cantik Syakira terlihat berantakan dengan make up yang cukup tebal karena tuntutan kameraman di setiap konser nyanyinya. Rupanya Adam tidak begitu suka dengan gaya makeup Syakira yang menurutnya terlalu glamor walaupun tidak terkesan menor.
Pria tampan ini yang awalnya menghapus air mata Syakira berubah menghapus seluruh riasan Syakira dengan tisu basah. Alhasil, wajah gadis itu terlihat natural dengan kecantikan alami yang biasa Adam lihat setiap pagi saat Syakira sarapan bersamanya.
Adam tersenyum pada Syakira membuat wajah gadis ini langsung memerah." Kau terlihat lebih tampan kalau tersenyum, Adam!" puji Syakira hanya bisa diungkapkannya dalam hatinya.
Syakira bangkit dari pelukan Adam kala mengingat kucing kesayangannya Cherry." Cherry sayang ..!" panggil Syakira sambil melihat jok belakang mobil.
"Dia sedang tidur di depan, nona," ucap sopir pribadi ayahnya Syakira.
Syakira menengok ke depan dan melihat Cherry nampak terlelap. Syakira tidak ingin membangunkan kucing kesayangannya itu. Mereka harus kembali ke hotel untuk persiapan kembali ke Amerika besok.
Karena hotelnya sudah dekat, Syakira berusaha menahan rasa ngantuknya walaupun perutnya saat ini sangat lapar." Jangan tidur Syakira! Kamu harus makan malam terlebih dahulu baru tidur!" cegah Adam yang sudah mengetahui Syakira sangat malas kalau di suruh makan malam.
"Nanti malam saja. Aku masih kenyang," tolak Syakira berusaha tetap terjaga.
"Jangan membantahku! Makan dulu baru tidur. Energimu sudah terkuras saat kamu tampil tadi. Konser tunggal itu sangat melelahkan. Di tambah kamu baru mengalami hal buruk yang membuatmu sangat syok," ujar Adam.
"Baiklah kita makan makan malam dulu setelah itu...-" Syakira tidak kuasa menahan rasa ngantuknya. Ia akhirnya terlelap juga tanpa menyelesaikan kalimatnya.
"Apakah setiap habis konser dia selalu seperti ini, Aldo?" tanya Adam pada sang sopir.
"Iya tuan. Nona Syakira mudah sekali kelelahan setiap habis konser. Itulah sebabnya saya di minta untuk mendampinginya ke manapun nona konser. Jika dia tertidur, dia tidak akan mau dibangunkan kecuali bangun sendiri dan kami hanya menjaganya di luar mobil hingga nona bangun sendiri," jawab Aldo.
"Dan dia tidur dalam keadaan perut kosong setelah menguras energi?" tanya Adam ingin mengetahui kebiasaan Syakira.
"Biasanya dia membeli makanannya sendiri berupa hamburger. Jadi, usai konser hanya makanan itu yang bisa ia makan di dalam mobil untuk mengganjal perutnya," imbuh Aldo.
"Kenapa kamu tadi tidak bilang sebelum kita ke sini?" kesal Adam.
"Berada di sebelah tuan Adam, nona saya seperti kehilangan taringnya. Dia sepertinya menjadi gadis penurut dan sangat manis," ucap Aldo.
"Emangnya sebelum ada aku, sifatnya sangat kasar pada setiap orang?" selidik Adam.
"Sebenarnya, nona Syakira tumbuh menjadi gadis yang ramah dan sangat lembut tutur katanya. Saat melihat ayahnya menikah lagi dengan wanita yang tidak jauh usianya dengan nona Syakira, gadis ini mulai berubah," jelas Aldo.
"Memangnya siapa istri muda ayahnya?" tanya Adam.
__ADS_1
"Keponakan mendiang istrinya tuan muda Sean. Nyonya Milena adalah putri dari saudara sepupunya mendiang ibunya nona Syakira," ucap Aldo.
Sampai disini, Adam baru paham bahwa Syakira sedang diincar oleh seseorang dan itu tidak lain adalah orang dalam yang menginginkan apa yang dimiliki oleh gadis ini menjadi milik mereka.
"Ya Allah. Aku sampai lupa membaca silsilah keluarga tuan Sean karena sibuk mengawasi gadis ini. Baiklah. Jawabannya sudah jelas, selama ini yang mengincar nyawa gadis ini adalah ibu sambungnya gadis ini sendiri," batin Adam.
Setibanya di hotel, Adam harus menggendong tubuh Syakira dan membawanya ke kamarnya gadis itu. Adam membuka sepatu yang di kenakan Syakira lalu menyelimuti Syakira.
Sementara dirinya harus memesan makanan untuk mereka berdua di restoran hotel. Adam tidur di kamar sebelah yang connecting langsung dengan kamar Syakira. Beberapa menit kemudian, petugas hotel datang mengantarkan pesanannya Adam.
Adam memberi tip pada petugas hotel itu dan mendeteksi dulu makanan milik Syakira dengan alat pendeteksi racun dan ternyata bersih.
"Mommy...! Jangan pergi...! Jangan minum obat itu ....! Jangan mommy..!" pekik Syakira langsung bangun duduk dengan nafas tersengal. Adam yang berada di kamar sebelah segera menghampiri gadis itu.
"Hei...! ada apa Syakira?" Adam mendekap tubuh Syakira yang gemetaran karena baru mengalami mimpi buruk.
"Mereka membunuh mommy. Mereka memaksa mommy minum obat itu. Mommy mati bukan bunuh diri. Mommy....hiks ..hiks..!" tangis Syakira pecah merasakan hatinya makin terluka karena kejadian sepuluh tahun itu masih membekas dalam ingatannya.
"Aku takut. Mereka pasti akan membunuhku juga," ucap Syakira dalam pelukan Adam.
"Tidak ada yang terjadi kepadamu hingga kita menemukan pelakunya. Setelah itu hidupmu akan aman, Syakira. Aku janji akan menangkap mereka semua. Sekarang kita makan malam ya. Aku sangat lapar. Mau ya...?!" rayu Adam.
"Baiklah. Aku tunggu di kamarku," ucap Adam.
Diusianya sepuluh tahun ia melihat dua orang bertopeng masuk ke kamar ibunya lalu mencekal kedua tangan ibunya. Sementara satu orang lagi memaksa ibunya meneguk obat tidur yang banyak.
Mereka kemudian meninggalkan kamar ibunya dan ibunya jatuh di atas tempat tidur karena over dosis usai menenggak obat tidur yang lumayan banyak hingga jantungnya tidak kuat. Sayangnya, Syakira yang harus menjadi saksi di ungsikan ayahnya di tempat neneknya.
Itu semua dilakukan oleh tantenya agar Syakira tidak bersaksi atas kematian ibu kandungnya karena mereka mengancam akan melakukan hal yang sama pada ayahnya jika gadis itu membuka mulut pada siapapun.
Syakira yang masih berusia sepuluh tahun saat itu hanya bisa menyimpan rahasia itu sampai usianya dewasa karena sangat takut kehilangan ayahnya. Namun saat mengetahui ayahnya menikah lagi, Syakira merasa tidak ada lagi yang perlu ia perjuangkan selain menghidupi dirinya sendiri untuk menjadi seorang penyanyi.
Dengan begitu ia tidak akan hidup melarat di jalanan jika semua milik ayahnya berpindah pada istri baru ayahnya. Namun sayang, pikiran gadis itu tidak semulus yang ia bayangkan. Mereka tetap mengincar nyawanya karena ia adalah pewaris tunggal milik ayahnya.
Itulah mengapa nyawa gadis itu sangat berharga saat ini. Hanya seorang pria hebat dan baik hati seperti Adam yang bisa menjaga gadis itu. Karena bodyguard sebelumnya sudah konspirasi dengan orang-orang yang ingin melenyapkan Syakira. Menikahi gadis ini setelah itu membuat gadis ini terbunuh saat konser. Hal yang simpel untuk sebuah kematian Syakira yang ada dalam niat jahat mereka.
Syakira nampak segar saat ini. Ia mengenakan piyama tidurnya lalu menghampiri Adam yang sudah menunggunya di meja makan. Keduanya menikmati makan malam itu yang sudah dihangatkan lagi oleh Adam.
__ADS_1
"Mengapa kamu selalu tidur tanpa makan malam terlebih dahulu, Syakira?" tanya Adam.
"Karena aku sulit tidur di malam hari dan kembali tidur saat sudah memasuki waktu subuh. Setiap kali tidur selalu mengalami mimpi buruk yang sama. Tapi, saat tidur di waktu subuh, aku tidak mengalami mimpi buruk lagi," tutur Syakira.
"Apa yang kamu lakukan jika terjaga di malam hari?" tanya Adam.
"Menciptakan lagu. Menuangkan perasaanku melalui lagu. Dengan lagu, aku bisa berbagi apa saja yang tidak bisa aku sampaikan kepada orang lain.
Jika aku menyanyikan di depan penggemarku, itu berarti aku sedang menyalurkan kesedihanku kepada mereka dengan begitu aku tidak lagi merasakan kesedihan, walaupun itu hanya sementara," ucap Syakira.
"Apakah kamu mau aku menemanimu membuat lagu malam ini?" tanya Adam.
Deggggg....
Syakira memperlambat kunyahannya. Tawaran Adam yang barusan di luar dari ekspetasinya. Selama ini dia menciptakan lagu tidak ada yang pernah menemaninya. Ia selalu hidup dalam kesepiannya di tengah kemewahan yang ia rasakan. Tentu saja tawaran ini sangat menyenangkan baginya.
"Apakah kamu tidak mengantuk?" tanya Syakira.
"Tidak. Aku sangat senang menemanimu. Aku sudah terbiasa untuk tidak tidur di malam hari. Jadi, tidak usah kuatirkan tentang aku," ucap Adam.
"Ok. Terimakasih Adam. Aku tidak akan melupakan kebaikanmu seumur hidupku. Aku jarang bertemu dengan orang baik. Jadi, aku merasa ucapan terima kasihku yang tulus hanya dihitung pakai jari," ucap Syakira.
"Jadi, selama ini kamu mengucapkan terimakasih kepada orang yang membantumu hanya basa-basi?" tanya Adam.
"Iya, Adam. Mereka melakukannya karena kewajiban dan memiliki kepentingan. Atau hubungan yang saling menguntungkan. Berterima Kasih kepada orang lain saat dia memberikan sesuatu kepada kita tanpa pamrih, ucapan terimakasih itu akan terdengar tulus dari hati yang tulus yang mereka berikan kepadaku dan hatiku tersentuh untuk mengucapkan ketulusan yang sama. Dan malam ini kamu adalah salah satunya," ucap Syakira lalu menghabiskan makan malamnya.
"Ya Allah, Syakira. Sebenarnya kamu itu gadis yang baik. Hanya saja, keadaanmu yang tumbuh tidak sehat ditengah kelurga konflik karena harta dan kaulah korbannya. Tidak ada tempat yang bisa kamu datangi untuk berbagi. Ayah yang kamu andalkan hanya mengejar duniawi dan membahagiakanmu dengan harta. Padahal yang kamu butuhkan darinya adalah kasih sayang dan perhatian.
"Gersangnya jiwaku manakala melihatmu direnggut dariku. Hidup tanpamu, apalah artinya kemewahan ini. Cinta yang sebenarnya ada padamu, tapi telah kau bawa pergi bersama wujudmu.
Hilanglah sudah araku walau aku tak kurang sesuatu dalam hidupku. Akulah sang peri terlihat cantik dan menyenangkan namun mereka tidak pernah tahu gersangnya hatiku membutuhkan belaian kasihmu."
Itulah salah satu penggalan lagu ciptaan Syakira untuk ibunya yang pergi untuk selamanya bersama kasih sayang yang terkubur bersama jasadnya. Adam membaca setiap bait lagu milik Syakira yang menggambarkan perasaan gadis itu.
"Ternyata barometer kebahagiaan tidak terletak pada kekayaan. Hanya kasih sayang yang dibutuhkan manusia untuk menggambarkan kebahagiaan. Sementara apa yang kita usahakan dalam hidup hanya sebagai fasilitas untuk melengkapi kebahagiaan itu," batin Adam yang merasa hidupnya sudah bahagia.
Memiliki kelurga yang utuh. Selain kasih sayang, perhatian dan didikan kedua orangtuanya yang membekalinya dengan ilmu dunia dan akhirat membuat ia terus merasa bersyukur.
__ADS_1
Adam baru mengerti, mengapa Allah menjadikan dia dan keluarganya menjadi salah satu agen rahasia. Rupanya apa yang sudah mereka miliki harus bisa berbagi pada orang yang membutuhkan. Salah satunya menolong orang bukan hanya dengan materi dan fisik tapi nasehat dan perhatian pada orang itu.
Vote dan likenya Cinta please