
Perintah tuan Ferguson yang dinilai gegabah oleh asistennya, tidak ingin mengambil resiko. Ia tetap diam di tempatnya hingga tuan Ferguson mengambil inisiatif sendiri untuk menyuruh orang-orangnya agar menghabisi nyawa Syakira dengan memanfaatkan massa yang sedang berkumpul mendengar orasi kampanye darinya.
"Dia sekarang ada dihadapan kita, apalagi yang kamu tunggu, hah?!" bentak tuan Ferguson setengah berbisik pada asistennya.
"Tuan. Lihatlah Syakira...! Dia datang padamu bukan tanpa sebab. Dia pasti mempersiapkan dirinya untuk menantang mu," ucap asisten Choki.
"Aku tahu itu. Kita yang mati atau dia yang mati. Dan aku ingin membunuhnya sekarang," ucap tuan Ferguson seraya menghubungi penembak jitu.
"Habisi penyanyi itu....!" titah tuan Ferguson pada anak buahnya.
"Baik Tuan." Sang penembak jitu siap beraksi di antara gedung yang mengarah ke lapangan tempat kampanye itu sedang berlangsung.
Namun sayang, sebelum si penembak jitu menarik pelatuknya, Anggota FBI lebih dulu menembaknya. Syakira yang mengenakan alat penghubung dengan keluarga suaminya tetap waspada. Ia mulai menyerang lagi tuan Ferguson dengan menayangkan video rekaman si pembunuh bayaran tuan Ferguson.
"Saya ingin menyumbangkan lagu untuk para pendukung tuan Ferguson. Namun, ada yang ingin saya tunjukkan kepada rakyat Amerika tentang seorang tuan Ferguson dalam mencapai tujuannya. Apakah kalian ingin tahu siapa sebenarnya tuan Ferguson?" tanya Syakira di hadapan ribuan massa pendukung tuan Ferguson yang terkenal bijak.
Syakira memberi isyarat kepada Bunga yang sudah siap dengan flashdisk untuk menayangkan kejahatannya tuan Ferguson. Dalam sekejap, tayangan si pembunuh bayaran tuan Ferguson mengakui kejahatannya senator Ferguson itu membuat massa mengamuk.
"Apakah kalian masih percaya dengan calon presiden Ferguson? Apakah kalian mau dia membangun bangsa ini dengan harta milikku? Demi kekuasaan, ia ingin merampas perusahaanku dengan menyuruh pembunuh bayaran Fredrick untuk menembak aku dan suamiku tepat di malam pengantin kami di hotel mewah yang ada di Jakarta," tutur Syakira.
"Itu fitnah. Pasti orang itu telah memfitnah aku," bantah tuan Ferguson.
"Benarkah itu hanya sebuah fitnah, tuan? Lalu bagaimana dengan uang terakhir sebagai bayaran darimu untuk Fredrick saat ia mengirim pesan bahwa misi berhasil? Ini nomor rekening siapa? Dan ini pesan dari siapa? Dengan tulisan, uangmu sudah berhasil di transfer ke rekeningmu," ucap Syakira memperlihatkan chating antara Fredrick dan tuan Ferguson.
Padahal saat itu, yang mengirim chating ke tuan Ferguson adalah suaminya Adam karena ingin mendapatkan bukti dari transaksi antara tuan Ferguson yang menggunakan sistem jasa Fredrick untuk membunuh Syakira.
__ADS_1
Tuan Ferguson panik. Ia tidak sanggup dipermalukan oleh Syakira di depan massa yang sudah terlanjur mencintainya. Dengan sigap ia mengeluarkan pistolnya hendak menembak Syakira.
Sementara Keluarga Amran tidak ingin ikut campur membela Syakira termasuk Adam yang harus tega melihat istrinya yang akan di tembak oleh tuan Ferguson. Mereka ingin melihat bagaimana Syakira bisa melindungi dirinya sendiri. Syakira sudah mengetahui ini bakalan terjadi. Ia menunggu tuan Ferguson menyerangnya lebih dulu.
"Dasar jal*Ng!" pekik tuan Ferguson melepas tembakannya ke arah Syakira dua kali tembak, tapi peluru itu bisa dihindari oleh Syakira yang langsung membalasnya dengan sekali tembak tepat di jantungnya tuan Ferguson sesuai arahan Nabilla.
"Tembak jantungnya atau lehernya!" titah Nabilla sebelum Syakira menaiki panggung kampanye itu. Sekarang Syakira melakukan nasehat ibu mertuanya.
Sepertinya, tuan Ferguson mengenakan rompi anti peluru membuat Syakira harus berusaha menembaknya lagi namun massa sudah lebih dulu menyerbu tuan Ferguson karena amarah mereka yang tidak menyangka tuan Ferguson begitu sadis pada Syakira.
Adam langsung melompat ke atas panggung untuk menjemput istrinya karena huru-hara yang disebabkan oleh istrinya akan berakibat pada Syakira karena mengingat musuhnya Syakira bukan cuma satu melainkan banyak dan mereka belum tahu siapa lagi yang menginginkan nyawa istrinya.
"Sayang. Cepat keluar dari sini! Keadaan sudah tidak kondusif," ucap Adam mengamankan Syakira yang diikuti oleh Bunga dan Nabilla.
Mereka segera cabut dari tempat tersebut di mana El, Ghaishan dan Amran sudah siap dengan mobil mereka untuk menjemput keempatnya. Adam segera memeriksa istrinya karena sempat tertembak tadi.
"Alhamdulillah aku bisa menghindarinya. Yang penting aku sudah puas bisa menjatuhkan tuan Ferguson di depan umum," ucap Syakira sambil tersenyum.
"Alhamdulillah. Kita bisa lega sekarang karena kita tidak lagi berurusan dengan....-" ucapan Nabilla harus terhenti saat mendengar tembakan dari arah belakang mobil yang mereka tumpangi.
Dorrrr ...dorrr....
"Sialll....! Kita diikuti oleh sekutunya tuan Ferguson," ucap Ghaishan yang sedang memonitor arah belakang mobil melalui ponselnya.
Dorrrr ...dorrr....
__ADS_1
El Rumi menambah kecepatan mobilnya. Ia sengaja mengarahkan mobil penjahat ke tempat yang lebih sepi agar tidak mengorbankan orang lain saat mereka terlibat baku tembak dengan para musuh yang benar-benar ingin melenyapkan Syakira.
Mereka benar-benar melindungi pewaris cantik satu ini. Jika dulu Syakira pernah dilarang ayahnya agar tidak memamerkan suara indahnya pada dunia karena dia akan mudah di kenali oleh orang lain sebagai putri pewaris kerajaan bisnis kelas satu.
Kini apa yang ditakutkan ayahnya terbukti sudah. Walaupun begitu, Tuhan masih menyayangi gadis yatim piatu ini dengan mengirimkannya seorang pangeran yang mampu melindunginya walaupun cinta yang mereka tempuh tidaklah mudah.
Setibanya di tempat yang sepi, El mulai memainkan perannya untuk melawan para mafia pejabat itu. Nabilla dan Amran sangat yakin putra bungsunya ini bisa melakukan yang terbaik untuk menumpas penjahat.
"Ayo datang padaku sayang..!" seru El yang siap-siap menyerang empat mobil penjahat yang siap menyerang mereka.
El melajukan lagi mobilnya dalam kecepatan tinggi yang diikuti oleh mobil penjahat dengan kecepatan tinggi pula. Dengan cepat El memundurkan lagi mobilnya ke arah mobil penjahat yang langsung panik karena tidak menyangka El melakukan itu.
Dengan gerakan spontan mereka harus menghindari mobil El membentuk formasi huruf H hingga mobil yang dikendarai E berada di tengah keempat mobil itu. Di saat itulah masing-masing anggota keluarganya Amran menurunkan kaca mobil mereka dengan melepaskan tembakan menyamping tepat di samping mobil penjahat.
Di samping kiri mobil ada Amran, Nabila, Ghaishan dan di samping kanan ada El, Adam, Syakira. Sementara bagian atap adalah Bunga yang memegang senjata basoka portabel yang bisa meledakkan mobil penjahat.
El menghentikan mobilnya untuk memastikan mobil penjahat sudah meledak jauh dari mobil mereka.
"Alhamdulillah. Kita bisa menghancurkan anak buahnya penjahat," ucap Syakira yang senang bukan main karena misi di petualangan pertamanya kali ini ia berani menembak penjahat.
Namun sayang, perasaan bahagia ini itu hanya berlangsung beberapa detik karena masih ada motor, mobil dan helikopter penjahat yang kembali menyerang mereka membuat El harus menghindar dari tembakan dari atas bawah.
"El. Bawa kita ke arah pantai...! Titah Nabilla dengan strategi cadangannya bila menghadapi situasi yang terdesak.
"Ok mommy. Siap beraksi lagi...!" ucap El Rumi seraya membaca doa melawan para penjahat sebagai mujahidin sejati.
__ADS_1
Walaupun harus menghadapi ketegangan berikutnya, mereka tetap santai mengisi perut mereka dengan menikmati hamburger buatan Nabilla dan Syakira di temani satu botol air mineral untuk menjaga stamina tubuh mereka agar bisa kembali berperang menumpas kejahatan para oknum pejabat berdasi.