
Satu persatu tamunya keluarga kakek Abdullah meninggalkan kediaman beliau. Sekarang tinggal tuan Rusli yang masih berharap putrinya tetap berhubungan dengannya walaupun kasus Amran sudah selesai.
"Nak Nabilla. Jika kamu ingin membutuhkan bantuanku dan mau mengetahui pergerakan terselubung kejahatan mafia yang merugikan negara melalui Cybercrime, kapan saja kamu bisa datang ke tempatku dan aku siap akan menolongmu," ucap tuan Rusli diangguki dokter Mariska yang mengerti arti kegelisahan suaminya.
"Terimakasih Tuan Rusli! anda dan isteri anda sangat baik. Nabilla seakan berada di tengah keluarga sendiri. Terimakasih atas bantuan kalian berdua. Tanpa kebaikan kalian saya mungkin belum bisa mengungkapkan kejahatan para penjahat yang akan membiarkan mas Amran mendekam di dalam penjara dalam kurun waktu entah sampai kapan," ucap Nabilla dengan wajah sendu.
"Sudahlah, nak! Tolong jangan di ingat-ingat lagi Karena kebahagiaan sedang menghampiri kamu dan keluarga saat ini. Sekarang nikmati saja jerih payahmu! karena kamu pantas mendapatkannya," ucap dokter Mariska.
"Nak Nabilla. Masih banyak cerita yang belum saatnya bapak ceritakan kepadamu mengingat kamu saat ini sedang hamil besar. Insyaallah jika kamu sudah melahirkan, ada yang bapak ingin sampaikan kepadamu. Sekarang kami pulang dulu. Jaga kesehatanmu dan juga bayi kembar mu. Sekarang fokus pada kelahiran mereka saja," ucap tuan Rusli lalu mengusap kepala putrinya membuat hati Nabilla terasa sangat hangat, nyaman dan ada perasaan yang ia rasakan tapi tidak tahu itu apa, hingga membuat ia menangis tanpa tahu alasannya.
Ada sentuhan ajaib yang mengalirkan rasa kasih sayang seorang ayah. Rasa cemas dan segala cinta serta kekuatan batin yang tuan Rusli lakukan pada Nabilla hanya melalui sentuhan tangan.
Begitu pula tuan Rusli yang menahan beban besar dalam dirinya untuk menumpahkan semua rasa yang sedang mengaduk-aduk hatinya antara rasa bersalah dan juga rasa keingintahuan yang besar dalam dirinya tentang ibu kandungnya Nabilla.
Usai mengusap kepalanya Nabilla, tuan Rusli langsung melangkah ke mobilnya karena sang sopir sudah menunggu mereka. Dokter Mariska memeluk Nabilla sebentar dan meminta Nabilla untuk melahirkan di rumah sakit miliknya saja dan Nabila menyanggupinya. Ia sengaja melakukan itu karena musuh Nabilla saat ini pasti sedang mengintai gadis itu. Bisa jadi ada rumah sakit yang akan melakukan sesuatu kepada Nabilla dan bayinya jika uang sudah bertindak mengusai akal sehat seseorang.
Nabilla melambaikan tangannya pada dokter Mariska sementara tuan Rusli sibuk mengusap air matanya yang sudah berderai karena tidak kuat menahan rindunya pada sang putri dengan segala kegalauan yang ia rasakan saat ini pada putrinya.
Mobil mewah itu segera melesat meninggalkan kediaman kakek Abdullah. Sementara itu Arland sedang menjelaskan tentang fakta baru yang ia harus ceritakan pada Amran. Tentu saja antara Nabilla dan tuan Rusli. Amran begitu kaget mendengarnya namun bukti dari hasil tes DNA yang sengaja difoto oleh Arland dari dokter Mariska tidak bisa lagi diingkari oleh Amran.
"Jadi tuan Rusli itu ayah mertuaku yang sesungguhnya?" tanya Amran begitu syok.
"Iya. Yang original bukan kw. Dari benihnya yang super jenius lahirlah istrimu yang jenius itu. Makanya mulai sekarang jaga sikapmu. Jangan songong sama mertua walaupun belum resmi diakui Nabilla karena keadaannya yang tidak boleh membuat ia syok," ujar Arland.
__ADS_1
"Baiklah. Setidaknya aku sudah paham. Hebat sekali aku ya Arland bisa dapat berkah berlimpah dari Allah karena mendapatkan Nabilla yang sangat cantik, super jenius dan mertua yang sangat jenius serta kaya. Apakah kamu bisa menyaingi posisiku Arland?" ledek Amran pada asistennya itu.
"Aku tidak mungkin menyaingimu. Tidak usah sombong seperti itu. Yang perlu kamu perhatikan karena mulai sekarang Nabilla sudah punya wali yang siap menerkammu kapan saja kalau kamu berani membuatnya sakit hati.
Tapi, ada cerita yang sangat menarik untukmu, kalau adik tirinya Nabilla sempat naksir Nabilla dan dia tidak beranjak sedikitpun saat Nabilla terbaring sakit karena ia mengira dirinya akan mendapatkan tempat di hati Nabilla.
Setelah tahu Nabilla adalah kakak kandungnya, doi langsung kabur dalam keadaan kecewa, bro," ungkap Arland yang sudah tidak bicara formal lagi pada Amran karena bukan urusan pekerjaan apalagi bukan di depan banyak orang.
"Apakah dia sangat tampan dariku?" tanya Amran mulai dengan kecemburuannya.
"Jangan bilang kamu cemburu padanya bos! karena nona Nabilla dan Devan adalah kakak beradik dari satu ayah beda ibu!" tegas Arlan.
"Aku hanya tidak suka pada pria yang mencoba mengambil tempat di hati Istriku karena pengorbanannya yang tidak tulus itu," ucap Amran dengan wajah kelam.
Keduanya kembali fokus membahas perusahaan dan juga keamanan yang berlapis untuk menjaga keluarganya Amran karena dendam keluarga para mafia dan koruptor pada Nabilla yang sudah menumpas kejahatan keluarga mereka dan pastinya mereka akan siap menabuh perang mulai hari ini. Amran meminta pada Arland agar tidak ada yang lalai dalam menjaga keluarga besarnya sekaligus pelayan yang ada di dalam rumahnya dari incaran musuh.
Di ruang keluarga tuan Recky pamit kepada keluarganya karena ia harus pulang ke rumahnya. Hakim Recky sudah memiliki keluarga baru dengan dua orang anak perempuan seusia dibawah satu tahun dengan Celia.
Sejak bercerai dengan ibunya Amran , tuan Recky menikah lagi dengan putri dari mantan hakim agung saat dirinya masih muda. Tuan Recky memang menarik diri untuk tidak bersentuhan dengan perusahaan ayahnya. Apalagi pernikahan dirinya dan nyonya Ambar adalah perjodohan karena nyonya Ambar adalah keponakan dari kakek Abdullah sendiri atau putri dari adik kandungnya kakek Abdullah.
Perjodohan itu tidak bisa awet karena tuan Recky jatuh cinta lagi pada putri dari hakim agung dan perceraianpun tidak bisa terelakkan walaupun saat itu Amran meminta ibunya siap di madu sementara nyonya Ambar memilih untuk bercerai karena tidak rela berbagi cinta. Amran yang saat itu masih kecil tidak mengerti apapun karena ia hanya menginginkan kedua orangtuanya tetap bersatu.
Itulah sebabnya Amran membenci keduanya dan memilih untuk tinggal bersama kakek dan neneknya. Kakek Abdullah mengusir putranya saat perceraian itu terjadi karena tuan Recky telah menyia-nyiakan keponakannya demi wanita lain.
__ADS_1
Yah, kalau sudah tidak ada cinta mau diapain lagi mempertahankan rumah tangga mereka apalagi itu adalah sebuah hasil perjodohan. Ibunya Amran memilih untuk kembali ke Aceh dan membesarkan putri keduanya Celia di tanah kelahirannya. Karena kasus Amran itulah yang membuat kakek mau menerima putranya kembali seperti yang terjadi hari ini.
Hanya Celia yang terlihat sangat sedih karena belum pernah merasakan kasih sayang ayahnya. Sedari tadi ia belum punya kesempatan untuk bicara pada ayahnya bahkan terlihat segan dan menjadi aneh sendiri saat ini karena ayahnya sudah berada di dalam kamarnya.
"Celia. Abi mau minta maaf padamu karena baru kali ini ayah menemuimu," ucap Recky hati-hati dan terkesan gugup.
"Untuk apa Abi minta maaf? bukankah kehadiran Celia dan kak Amran di dunia ini tanpa cinta? Abi hanya menunaikan kewajiban abi sebagai suami untuk ummi, bukan karena cinta kan? jadi untuk apa Abi harus minta maaf? Celia juga tidak bisa menghakimi Abi karena tanpa ada cinta di hati Abi bagaimana bisa Celia mau mengklaim hak miliknya, Celia? apa yang harus Celia tuntut dari Abi, hmm?" sindir Celia membuat tuan Recky sangat sakit karena kepasrahan putrinya.
"Maafkan Abi nak!" ucap Recky karena hanya itu yang bisa ia katakan pada putrinya saat ini.
"Celia nggak apa kok Abi. Abi mau pulangkan? titip salam untuk keluarga Abi. Pasti kedua anak Abi tumbuh dengan bahagia karena mereka terlahir ke dunia ini penuh cinta. Nggak usah kuatirkan Celia karena ada ummi, kakek, nenek dan kak Amran serta kakak iparku yang super jenius itu. Celia jadi belajar satu hal dari Abi agar tidak akan pernah menikah dengan pria yang tidak pernah mencintai Celia sedikitpun.
Sekarang Abi silahkan pulang karena tidak baik berada di sini terlalu lama bersama mantan istri. Jangan memancing amarah istrnya Abi! karena kami tidak ingin membangun permusuhan dengan keluarga baru Abi karena kami tidak berniat merebut cinta Abi dari mereka. Apa yang mau direbut? Abi saja nggak cinta sama kami. Lucu dan sangat miris, bukan?" ucap Celia lalu mencium tangan ayahnya namun tuan Recky langsung memeluk putrinya dan membawa ke dadanya. Keduanya akhirnya menangis haru.
Di depan pintu kamar Celia, Nabilla dan Amran menyaksikan adegan itu ikut terenyuh. Amran menggendong istrinya masuk ke dalam kamar mereka. Semua orang saat ini tenggelam dengan rasa haru mereka sendiri.
"Celia dan mas Amran masih beruntung bisa bertemu lagi dengan Abi setelah sekian tahun tidak bertemu. Sedangkan aku satu orangpun dari hidupku tidak bisa lagi kutemui untuk bisa aku luapkan kerinduanku kepada mereka. Rinduku pada mereka terus tertahan oleh waktu hingga aku mati baru bisa bertemu dengan mereka lagi. Nabilla kangen sama ayah ....hiks ..hiks..!" isak Nabilla membuat Amran dilema.
Deggggg...
"Apakah sekarang saatnya aku harus memberi tahukan Nabilla jika ayah kandungnya masih hidup ..?" batin Amran kacau.
.....
__ADS_1
Makasih yang sudah memberikan vote, like dan komen terbaiknya. Terimakasih juga masih mau setia di cerita yang kurang berkualitas ini. Maafkan author ya masih taraf belajar....