Dikira Pembantu, Ternyata Istri Mafia

Dikira Pembantu, Ternyata Istri Mafia
216. Konser Tunggal


__ADS_3

Sesuai rencana yang sudah dirancang sedemikian rupa oleh keluarga Amran, untuk menyerang balik keluarga Dwiyanto yang telah menipu mereka, kini sudah dipersiapkan dengan matang.


Untuk sementara waktu, Syakira belum bisa dipublikasikan sebagai istri sah dari Adam. Syakira yang sudah siap melakukan konser di Indonesia yang baru bisa terealisasi saat ini.


Kedatangan gadis cantik ini bahkan sudah disebar luaskan oleh tim manajemen artisnya untuk melakukan kontes di Jakarta.


Dengan cara seperti ini, pengamanan Syakira bisa lebih di optimalkan. Karena kedatangannya menjadi tanggung jawab negara bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada Syakira.


Satu bulan dalam masa pemulihannya, Syakira terlihat lebih segar bugar. Latihan vocal dan koreografi gencar dilakukan dengan tim dancer-nya.


"Apakah kamu benar-benar sudah siap untuk konser lagi?" tanya Adam.


"Demi kamu, aku akan melakukannya sebaik mungkin. Lagi pula ada kak Cinta yang akan menjadi bodyguard aku selama berada di Indonesia. Dan ada lagi, aku punya dua orang asisten cantik, Dinar dan Audrey," imbuh Syakira saat Adam harus pulang ke Indonesia lebih dulu.


"Bagaimana kalau aku merindukan kamu lebih dulu?" tanya Adam yang sudah candu dengan tubuh istrinya.


"Kita bisa bertemu di rumahnya kak Cinta. Bukankah aku bisa punya alasan untuk main di rumah bodyguard ku," balas Syakira.


"Hebat. Mau bercinta saja curi-curi. Sudah seperti maling," seloroh Adam.


Ini pertama kalinya, Syakira melakukan go internasional untuk pertama kalinya pasca sembuh dari sakit yang hampir merenggut nyawanya.


Untuk sementara, Syakira harus berpisah dari suaminya. Adam seakan masih mengulur waktu padahal semua sudah masuk ke dalam pesawat. Syakira merasa tidak enak hati pada rombongan keluarga Adam karena Adam tidak turun juga dari mobilnya. Melihat suaminya yang masih enggan berpisah dengannya membuat Syakira mengambil inisiatif sesaat.


"Kamu ingin bercinta sebentar denganku?" tawar Syakira dan langsung naik di atas pangkuan suaminya.


"Tidak sayang. Tidak nyaman di sini. Tapi aku ingin....-"


Syakira langsung memagut bibir suaminya dengan ciuman panas yang lebih mendalam hingga berlangsung beberapa menit. Ciuman itu harus terputus karena antrian pesawat lain sudah berjubel menunggu pesawat Amran yang akan melakukan take-off.


"Sampai jumpa di Jakarta. Aku akan selalu merindukanmu, baby!" ucap Adam masih sempat meremas dada sekang istrinya yang langsung mendesis.


"Akkhhh.. Adam!"

__ADS_1


Adam turun dari mobil dan berlari menuju pesawatnya. Syakira menatap kepergian suaminya yang menaiki tangga pesawat dengan cepat.


"Suamiku sangat keren. Cara naik pesawat saja terlihat sangat gagah. Tapi, rencana jebakan itu membuat kami harus berpisah untuk sementara waktu. Tidak apa, tiga hari lagi kami akan bertemu walaupun tidak maksimal," batin Syakira sambil menatap tubuh pesawat sudah melesat di atas udara.


Sopir pribadi Syakira masuk lagi ke dalam mobil siap membawa pulang istri Adam ke perusahaannya. Saat ini ia masih menjalankan perusahaannya karena harus menunggu pak Abidzar mengurus kepindahan mereka ke Amerika dan juga ikut menjalani pernikahan sandiwara nanti di Jakarta.


Syakira meminta pak Abidzar dan putrinya Fitri menempati apartemennya yang dulu. Semuanya harus tetap dalam pengawasan Syakira yang tidak lepas begitu saja perusahaannya itu dikelola oleh orang lain karena uang tidak mengenal saudara. Itu yang dikatakan oleh mertuanya Amran sebagai pebisnis handal.


...----------------...


Di Jakarta, tuan Dwiyanto dan istrinya sudah heboh dengan persiapan pernikahan putri mereka dengan Adam yang akan berlangsung satu pekan lagi. Berbagai persiapan terlihat sangat mewah hingga Nadia tidak sabar lagi ingin menjadi istrinya Adam. Beruntunglah, semua mas kawin yang dijanjikan oleh kelurga Amran untuk Nadia belum ada satupun yang dipenuhi oleh Amran.


"Sayang. Sebentar lagi hutang kita akan dilunasi semuanya oleh calon menantu kita Adam. Kita cukup menikmati hartanya Adam melalui putri kita Nadia. Terimakasih sudah membantuku keluar dari masalah hutang ini," ucap tuan Dwiyanto berbinar.


"Itu semua ide aku mas. Makanya, sama istri jangan suka pelit," bantah nyonya Della.


"Kalau semuanya berjalan sukses, Aku akan membelikan pesawat jet untukmu sayang, jika hutang kita semua sudah lunas," janji tuan Dwiyanto meyakinkan isterinya.


"Benar ya mas. Entar aku tagih lho," pinta nyonya Della manja.


Nyonya Della segera membuka pintu untuk putrinya." Ada apa sayang?" tanya nyonya Della begitu pintu dibuka.


"Bu...! Aku mau nonton konsernya Syakira dulu ya..!" ijin Nadia.


"Sayang. Kamu mau menikah. Tidak baik pergi keluar saat sedang melakukan pingitan. Pemali bagi orang jawa," ucap nyonya Della mewanti-wanti putrinya.


"Sudahlah Bu. Itu hanya mitos. Sekarang jaman modern, jadi hal-hal seperti itu tidak berlaku lagi," protes Nadia.


"Baiklah. Kamu boleh nonton konser Syakira tapi, ibu harus ikut juga," ucap nyonya Della.


"Bu, tiketnya di beli jauh-jauh hari. Dan sekarang tiketnya sudah ludes terjual semua. Mana bisa ibu ikut. Lagian Nadia pergi sama sahabat Nadia Bu, jadinya aman," ucap Nadia.


"Baiklah. Kalau begitu kamu boleh pergi dan tetap selalu kabarin ibu," ucap nyonya Della akhirnya mengalah pada putri kesayangannya.

__ADS_1


Seperti biasa, Della melepaskan atribut pakaian syar'i dan mengenakan pakaian gaya anak muda yang sekarang tapi tetap berhijab.


Setibanya di tempat konser, Nadia tidak sengaja berpapasan dengan Bunga dan Daffa berserta si kembar tepat di pintu masuk pemeriksaan tiket.


"Lho. Nadia..? Kamu Nadia-kan?" tanya Bunga membuat Nadia gelagapan.


"Bu .. bukan. Saya bu..kan Nadia! saya adalah Hanadiah," ucap Nadia gugup.


"Bukankah saudara kembarmu itu sudah meninggal? Itu yang aku dengar," pancing Bunga membuat Nadia mati kutu.


"Itu hanya gosip. Aku benar-benar Hanadiah," kekeh Nadia terperangah.


"Nad. Loe gimana sih..Masa loe bohong..?" ujar sahabatnya Rina.


"Diamlah..! Tolong aku untuk meyakinkan mereka...! bisik Nadia.


"Ok. Kita lihat saja nanti, siapa yang berbohong, Nadia. Kau bahkan tidak pantas menjadi kakak iparku," geram Bunga.


Bunga menggandeng tangan si kembar masuk ke dalam tempat konser untuk mencari tempat duduk mereka. Daffa, Ghaishan, Nada bersama kembar empat mengikuti Bunga dan pura-pura tidak mengenal Nadia.


"Hufftt..! Hampir saja ketahuan," ucap Nadia menghembuskan nafasnya lega. Ia juga mencari tempat duduknya bersama kedua sahabatnya, Rina dan Indah.


Sementara itu, Adam yang harus menahan dirinya untuk mendekati istrinya, hanya bisa mengikuti alur permainan yang sudah dirancang oleh mereka.


Tidak lama Syakira memasuki panggung ditemanin oleh Cintami yang menjadi bodyguardnya. Tepuk tangan penonton yang memanggil Syakira yang saat sudah mengenakan hijab.


Berita Syakira yang sudah memiliki keyakinannya yaitu Islam sudah terdengar beberapa bulan yang lalu. Karena hidayah itulah yang membuat animo masyarakat Indonesia khususnya Islam begitu bangga pada Syakira dan rela mengeluarkan dana yang cukup besar hanya untuk mendapatkan tiket nonton konsernya Syakira.


"Assalamualaikum..! Selamat malam semuanya...! Apa kabar Indonesia!" pekik Syakira menyapa para fansnya dari berbagai kalangan.


Penonton menjawab pertanyaan Syakira dan gadis ini mulai menyanyikan lagunya diiringi oleh orkestra dari komposer terkenal. Penonton mulai terdiam menikmati suara indahnya Syakira termasuk sang suami tercinta yang terus terpaku menatap wajah cantik istrinya.


......................

__ADS_1


Vote dan likenya cinta please!


__ADS_2