DOSEN CANTIK YANG JUTEK

DOSEN CANTIK YANG JUTEK
Persiapan Acara Lamaran


__ADS_3

Seiring dengan berjalannya waktu, Tomi dan keluarganya tengah menyiapkan segala sesuatu hal untuk acara lamaran Tomi esok hari.


Sesuai dengan janji Tomi pada Asti bahwa Tomi akan segera mengajak orang tuanya untuk melamar Asti.


" Tomi.. Tolong ini dibawa ke dalam untuk bawaan kita besok ke rumah Ara. "


Mama Tomi meminta Tomi untuk membawa sebuah kantong besar dari dalam mobil  yang merupakan perlengkapan seserahan yang akan dibawa ke rumah  Asti.


" Ini apa sih ma, kok berat banget? " tanya Tomi sambil membawa kantong yang tadi diberikan oleh mama Tomi.


" Sudah bawa aja, taruh diruang tengah, nanti biar mama beresin sama yang lain. "


Mama Tomi tidak menjawab pertanyaan Tomi, dan hanya memintanya untuk menaruh barang tersebut diruang tengah.


Mama Tomi memang belanja sendiri seserahan yang akan dibawa ke rumah Asti, terkadang ia ditemani oleh Riki atau Purnama adiknya papa Tomi.


Tomi menyerahkan semua keperluan untuk seserahan pada mamanya karena ia sedang banyak kesibukan.


Kebetulan mama Tomi memang ingin mengurus sendiri seserahan itu karena mama Tomi begitu antusias ingin segera punya menantu.


Ia merasa sangat  bahagia saat Tomi mengatakan ingin segera melamar Asti.


Setelah semua barang dikeluarkan dari mobil, mama Tomi dan tante Pur menyusun barang-barang itu diruang tengah.


Ada banyak barang yang tersusun rapi disana.


Dari keperluan make-up, tas, sepatu, mukena dan sajadah, pakaian, handuk, juga parcel buah dan makanan yang sudah tersusun rapi.


Set perhiasan juga sudah disiapkan oleh mama Tomi.


" Teh.. Ini sudah siap semua, kira-kira apalagi yang mau ditambahkan? " tanya tante Pur pada mama Tomi.


Mama Tomi melihat-lihat semua seserahan yang tertata rapi diruang tengah.


Ia melihat satu persatu parcel-parcel cantik yang dibuat oleh tante Pur.


Tante Pur merupakan adik bungsu papa Tomi, ia memiliki usaha toko perlengkapan bayi yang lengkap.


Tante Pur sangat pandai membuat hiasan yang sering digunakan untuk parcel.


Semua seserahan untuk Asti dikerjakan oleh tante Pur.


" Rasanya sudah lengkap dan cukup, tidak perlu ditambah lagi. "


Kata mama Tomi setelah memeriksa semua barang seserahan itu.


Tante Pur pun berlalu untuk mengerjakan pekerjaan lainnya.


Acara lamaran itu akan dilakukan esok pagi, sekitar jam sepuluh agar tidak terlalu lama menunggu jam makan siang.


Karena keluarga Asti akan menyiapkan makan siang setelah acara lamaran.


" Sudah beres semua, mah? " tanya pak Abdi papanya Tomi.


" Tenang pah, semua sudah mamah siapkan, Insya Allah besok kita tinggal berangkat. " jawab mama Tomi yang meyakinkan jika semua telah selesai disiapkan.


*


*


Malam ini, dikamar Tomi tengah mengirim pesan pada Asti.


📱" Assalamu'alaikum Ara, sedang apa? " tanya Tomi melalui pesan  pada Asti.

__ADS_1


📱" Wa'alaikumussalam warahmatullah..


Ara lagi balas pesan dari mas Tomi. "


Jawab Asti sambil tersenyum memandang ponselnya.


📱" Wah.. Jawabannya tepat sekali.


Mas Tomi bisa nelepon Ara? " tanya Tomi lagi.


📱" Boleh aja kalau lagi banyak pulsanya."


Balas Asti.


Tak lama ponsel Asti berdering tanda ada telepon masuk.


Asti menggulir tombol hijau untuk menjawab telepon dari Tomi


📱" Ya.. Assalamu'alaikum.. Mas.. "


Asti mengucapkan salam saat menjawab telepon dari Tomi.


📱" Waalaikumsalam.. Ara..


Ara sudah makan? "


Tomi menjawab salam Ara.


📱" Alhamdulillah sudah, mas.


Mas Tomi sudah makan? "


Jawab Ara pada Tomi.


Tomi menanyakan persiapan untuk acara besok pagi.


📱" Alhamdulillah semua persiapan sudah beres, tinggal menunggu acara besok saja. "


Ara mengatakan jika semua persiapan sudah selesai.


📱" Alhamdulillah jika semua sudah selesai. Ara sudah ga sabar ya nunggu acara lamaran besok? "


Goda Tomi pada Ara.


📱" Bukan masalah ga sabar sih mas, tapi lebih ke deg-degan.


Ara merasa nervous untuk menghadapi acara besok. "


Ara mengungkapkan perasaan deg-degan nya pada Tomi.


📱" Masa calon istri mas Tomi yang katanya jutek bisa nervous juga? " goda Tomi pada Ara.


Padahal sebenarnya Tomi juga merasakan hal yang sama dengan Ara


Tomi juga merasa nervous jika ingat besok ia akan melamar Ara, gadis pujaan yang dengan susah payah ia taklukkan.


📱 " Ga usah meledek, Ara.. tahu-tahu besok malah mas Tomi yang lebih nervous dari Ara. "


Seolah tahu apa yang dirasakan oleh Tomi, Ara malah balik meledek Tomi.


📱" Jangan gitu donk, besok mas nervous beneran kan jadi ga lucu, masa seorang dokter pas lamaran ngomongnya belepotan.? "


Tomi mencoba bercanda untuk menenangkan dirinya juga Ara.

__ADS_1


📱" Besok group Ralove datang semua ga ya? " Tomi menanyakan kedatangan group Ralove.


📱" Insya Allah semuanya datang mas, kalau geng bucin sih mereka dari pagi sudah kesini, buat menemani Ara. "


Ara memastikan jika besok kemungkinan teman-teman di group Ralove akan datang.


Ara memang tidak mengundang banyak orang.


Acara lamaran ini hanya dihadiri oleh kedua belah pihak keluarga, teman-teman di group Ralove dan tetangga serta para tetua yang ada disekitar rumah Ara.


📱" Ya sudah, kalau begitu sekarang Ara istirahat aja, biar besok tidak kelihatan lesu karena kurang tidur.


Mas juga mau istirahat dulu. "


Tomi meminta Ara untuk istirahat agar besok bisa tampil prima.


Setelah saling mengucap dan membalas salam, Ara dan Tomi mengakhiri percakapan mereka melalui telepon.


Sebelum tidur, Asti berkirim pesan pada teman-temannya di geng bucin.


📱Asti ~" Assalamu'alaikum..


Hai sobat-sobat semua...Besok jangan lupa ya, datang pagi-pagi dan dandan yang cantik, tapi jangan mengalah kecantikan aku.


Kalau lebih cantik dari aku, nanti orang-orang akan salah mengenali siapa yang akan dilamar. "


Asti mengirimkan pesan pada temannya di geng bucin.


Setelah mengirimkan pesan, Asti ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya, lalu mengenakan krim malam.


Suatu kebiasaan yang ia lakukan sebelum tidur.


Setelah selesai dengan ritual memakai krim, Asti naik ketempat tidur sambil membawa ponselnya.


📱Fyth~" Oke siap.. Tenang aja, kalau aku nggak perlu dandan yang cantik karena sudah cantik dari sononya. "


Fyth membalas pesan Asti sambil tertawa.


📱Asma~" @ Fyth, narsis banget sih mbak..sok merasa cantik.


Emang Fyth ga perlu dandan lagi, kan dia dah laku, kalau dandan cantik nanti takutnya ada yang naksir, kasian bang Rudy nya. "


Asma membalas pesan yang dikirim oleh Fyth.


📱Maryam~" Asti, maaf ya mungkin aku ga bisa datang pagi, karena aku nungguin Yudha yang mau ikut kesana. "


Maryam menyampaikan jika ia tidak bisa datang pagi.


📱Asti~" @ Maryam, iya ga papa, yang penting besok datang di hari bahagia aku.


@ Fyth, iya ga perlu dandan cantik, biar Rudy ga cemburu kalau nanti ada yang melirik . "


Asti membalas pesan dari Maryam dan Fyth.


📱Hatae~" Oke.. besok pagi aku OTW. "  balasan pesan dari Hatae.


📱Indri~ " Aku juga agak siangan ya Asti, sebab bang Fajar juga ngajak bareng. "


Indri pun mengabarkan jika ia datang agak siang.


📱Asti~" Oke semua, terima kasih.. Sampai bertemu esok hari, jangan begadang dan langsung istirahat. "


Asti menutup percakapan dengan teman-temannya dan meminta mereka untuk beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2