DOSEN CANTIK YANG JUTEK

DOSEN CANTIK YANG JUTEK
Bab 151 Tomi Belum Di Temukan.


__ADS_3

Akhirnya kapal yang membawa penumpang juga para korban kecelakaan speedboat merapat di pelabuhan.


Satu persatu para penumpang turun, begitu pula dengan para korban.


Mereka yang mengalami luka atau yang tidak bisa berjalan diangkat dengan menggunakan tandu.


Dokter Tyas, dokter Siska dan suster Mirah berjalan perlahan menuruni kapal, mereka langsung dibawa menuju posko yang sudah disiapkan oleh pihak pelabuhan dan tim SAR.


Dokter Radit yang mengalami sakit pada kakinya diangkat menggunakan tandu karena ia sudah tidak kuat jika harus berjalan menuruni kapal.


Saat tiba di posko, dokter Tyas, dokter Siska dan Suster Mirah menangis.


Mereka bertiga berpelukan, merasa bersyukur mereka bisa tiba dengan selamat di daratan.


" Alhamdulillah..! " kata mereka bersamaan sambil menangis.


Mereka diperiksa oleh dokter yang sudah standby di posko, dokter dari Puskesmas yang ada disana.


Kebanyakan korban mengalami trauma, terutama wanita dan anak-anak.


Ada juga anak-anak yang mengalami benturan di kepala akibat hempasan ombak hingga membentur speedboat yang terbalik.


Bersyukur tidak ada korban jiwa karena semua penumpang menggunakan pelampung dan bantuan segera datang.


Ada anak-anak dan orang tua yang lemah karena hempasan ombak dan meminum air laut.


Setelah dokter Tyas dan teman-temannya diperiksa mereka menghampiri dokter Radit yang tengah berbaring diatas brankar.


Ternyata kaki dan paha sebelah kiri dokter Radit mengalami luka memar, sehingga terlihat sudah membiru.


Apalagi saat diatas kapal dokter Radit. memaksakan berjalan untuk mencari dokter Tomi.


" Dokter Tyas, tolong tanyakan keberadaan dokter Tomi pada tim SAR yang tadi membantu evakuasi korban juga speedboat yang tadi terbalik.


Siapa tahu dokter Tomi mereka temukan ditempat lain sehingga tidak satu kapal dengan kita. "


Dokter Radit meminta pada dokter Tyas untuk mencari informasi tentang keberadaan dokter Tomi pada tim SAR.


" Baik dokter Radit, saya memang akan menanyakan hal ini, tapi saya ingin melihat kondisi dokter Radit terlebih dahulu. "


Dokter Tyas mengatakan jika ia memang ingin menanyakan keberadaan dokter Tomi pada tim SAR.


" Saya tidak apa-apa dokter, kaki saya hanya mengalami memar saja. "

__ADS_1


kata dokter Radit memberitahukan keadaannya pada dokter Tyas.


" Baiklah, saya dan dokter Siska akan menemui ketua tim SAR.


Suster Mirah, tolong disini saja menemani dokter Radit, siapa tahu nanti ada informasi yang akan disampaikan pada kalian dari tim SAR ataupun dari dokter disini. "


Dokter Tyas meminta suster Mirah untuk menemani dokter Radit, sementara ia dan dokter Siska akan mencari informasi keberadaan dokter Tomi.


Dokter Tyas dan dokter Siska menuju ke posko tim SAR, disana juga ada yang dari kepolisian yang menangani kasus kecelakaan, takut jika kecelakaan terjadi karena ada nya kelalaian pihak pengelola speedboat.


" Selamat malam Pak! " sapa dokter Tyas pada petugas yang ada di posko itu.


" Selamat malam, bu! Apa ada yang bisa kami bantu? " tanya petugas dengan nama dada Robi.


" Begini pak, saya dari tim dokter yang rencananya akan melakukan bakti sosial disini, nama saya dokter Tyas dan ini rekan saya dokter Siska. "


Sebelum menyampaikan maksudnya, dokter Tyas memperkenalkan dirinya dan juga dokter Siska.


" Maksud saya datang kesini, saya ingin menanyakan keberadaan teman saya yang bernama dokter Tomi.


Dokter Tomi salah satu korban kecelakaan yang keberadaannya belum kami ketahui karena saat diatas kapal, kami tidak menemukan dokter Tomi ada bersama korban yang lain ataupun penumpang kapal. "


Dokter Tyas menghentikan kata-katanya karena ia merasa sedih karena belum mendapatkan kabar mengenai dokter Tomi, teman satu tim mereka dari rumah sakit di kota.


Dokter Tyas melanjutkan kata-katanya dan menanyakan keberadaan dokter Tomi pada petugas itu.


" Sebelumnya mohon maaf Bu.


Menurut informasi yang kami terima, semua korban telah dinaikkan ke atas kapal, begitupun dengan barang-bareng yang bisa diselamatkan. "


Pak Robi menatap pada dokter Tyas dan dokter Siska dan menyampaikan informasi yang diterimanya.


" Kami juga sempat menyisiri sekitar lokasi kejadian, takut jika masih ada korban yang tertinggal, namun hingga kami menarik speedboat yang terbalik, kami tidak menemukan adanya korban lain. Dengan demikian kami mengira jika semua korban telah dievakuasi ke atas kapal. "


Pak Robi melanjutkan menyampaikan apa yang telah mereka lakukan saat evakuasi korban kecelakaan.


" Jika dokter Tomi tidak ditemukan oleh tim SAR, lantas kemana dokter Tomi? "


tanya dokter Tyas yang mulai menangis.


Dokter Siska memeluk dokter Tyas dan berusaha menenangkannya.


Ia juga merasa sedih karena dokter Tomi merupakan salah satu dokter yang akan mengikuti kegiatan bakti sosial itu.

__ADS_1


" Baiklah bu, jika demikian, kami dari tim SAR akan kembali melakukan penyisiran, juga akan bertanya pada nelayan yang ada disekitar sini, siapa tahu ada nelayan yang menemukan dokter Tomi. "


Pak Robi mengatakan jika mereka akan melakukan penyisiran ulang dan akan bertanya pada para nelayan jika ada yang menemukan keberadaan Tomi.


" Baiklah bu, kami akan berkoordinasi dengan anggota kami untuk mencari dokter Tomi.


Sebaiknya ibu menunggu di posko yang sudah disediakan untuk beristirahat.


Semua laporan ibu sudah kami catat dan akan kami tindak lanjuti.


Jika ada perkembangan, akan segera kami sampaikan pada ibu. "


Pak Robi meminta pada dokter Tyas dan dokter Siska untuk kembali ke posko, karena mereka akan berkoordinasi untuk mencari keberadaan dokter Tomi.


" Oh iya, bu, mungkin besok siang tim dokter akan kembali ke kota bersama korban yang memerlukan perawatan di rumah sakit yang ada di kota, karena peralatan di puskesmas sini masih sangat terbatas. "


Pak Robi menyampaikan kepada dokter Tyas jika mereka akan dikembalikan ke kota mengingat keadaan mereka yang memperihatinkan pasca kecelakaan.


" Pihak rumah sakit di kota juga sudah diberitahu tentang kecelakaan ini, sehingga acara bakti sosial terpaksa dibatalkan. "


Pak Robi menyampaikan pula jika bakti sosial dibatalkan akibat adanya kecelakaan.


" Terima kasih pak atas bantuan serta informasi yang bapak sampaikan.


Semoga keberadaan dokter Tomi bisa segera ditemukan. "


Dokter Tyas mengucapkan terima kasih atas bantuan dari tim SAR, dan berharap keberadaan dokter Tomi bisa segera diketahui.


" Jika demikian, saya dan dokter Siska permisi dulu pak, kami akan kembali ke posko dan menunggu informasi selanjutnya. "


Dokter Tyas dan dokter Siska berpamitan pada pak Robi untuk kembali ke posko dan berkumpul dengan dokter Radit dan suster Mirah.


Mereka meninggalkan tempat itu dengan perasaan yang sedih karena belum mengetahui tentang keberadaan dokter Tomi.


" Semoga dokter Tomi segera ditemukan dan diketahui keberadaannya.


Semoga ia juga dalam keadaan baik-baik saja. "


Kata dokter Siska yang mendoakan keselamatan dokter Tomi.


" Aamiin! " ucap dokter Tyas yang mengaminkan doa dokter Siska.


Dokter Tyas dan dokter Siska akhirnya kembali ke tempat dimana dokter Radit berada.

__ADS_1


__ADS_2