DOSEN CANTIK YANG JUTEK

DOSEN CANTIK YANG JUTEK
Bab 186 Renungan Bella.


__ADS_3

Malam ini Bella duduk sendiri didalam kamarnya.


Ia tengah merenungi apa yang ibunya katakan tadi sore saat mereka berada di dapur.


" Bella, ibu tidak pernah melarang Bella untuk menyukai pria manapun selagi pemuda itu anak yang baik dan bukan suami orang. "


Terngiang kembali apa yang ibu katakan pada Bella sore tadi.


" Tapi jika kamu menyukai Tomi, ibu tidak setuju. Kita tidak mengenal siapa Tomi dan juga keluarganya.


Jika dilihat dari raut wajahnya, terlihat jika usia Tomi lebih tua dari kakakmu dan sudah pasti dia sudah punya istri. "


" Saat ini Tomi sedang sakit, sedang tidak mengingat siapa dirinya.


Jika dia sudah mengingat semuanya, Tomi pasti kembali pada keluarganya, tidak mungkin dia akan tinggal disini selamanya. "


Ibu berusaha memberi pengertian pada Bella agar Bella tidak menaruh harapan pada Tomi.


Bella mengerti apa yang menjadi kekhawatiran ibunya.


" Tapi apa salah jika Bella menyukai bang Tomi dan jika bang Tomi juga menyukai Bella? " tanya Bella yang berusaha meyakinkan ibunya jika Tomi bisa saja menyukainya.


Saat itu Bella berusaha meyakinkannya ibunya bahwa bisa saja Tomi juga menyukai dirinya.


" Ibu tidak pernah melihat Tomi bersikap berlebihan padamu, Bella.


Ia selalu bersikap biasa saja dan berusaha menghindar jika kamu mendekatinya."


Ibu mengingatkan Bella bahwa selama ini ibu melihat Tomi tidak pernah berbuat yang berlebihan pada Bella.


Bella menarik nafas, diam-diam air matanya mengalir.


Ada kesedihan di hati Bella saat mengingat jika ibunya tidak menyetujui jika Bella menyukai Tomi.


" Bella, dengarkan ibu nak.


Lupakan Tomi karena Tomi bukan laki-laki untuk kamu jadikan pendamping karena Tomi memiliki keluarga yang saat ini pasti tengah mencari Tomi. "


" Seandainya Tomi juga menyukai kamu, ibu tidak akan setuju karena apa yang kamu dan Tomi lakukan akan menyakiti orang lain. Menyakiti banyak orang hanya demi keinginan kalian berdua.


Ibu minta kamu lupakan Tomi karena cepat atau lambat Tomi akan kembali pada keluarganya dan meninggalkan tempat ini. Sebelum terlalu jauh kamu menyukai Tomi, lebih baik kamu hilangkan perasaan suka kamu pada Tomi. "


" Tolong dengarkan dan ikuti apa yang ibu katakan demi kebaikan Bella. Ibu katakan semua pada Bella demi kebaikan Bella kedepannya."


" Apa yang dikatakan oleh ibu benar, aku tidak boleh menyukai bang Tomi.


Bang Tomi pasti sudah punya anak istri.


Bagaimana perasaan anak dan istrinya jika aku berusaha mendapatkan bang Tomi. "


Bella membersihkan cairan dari hidungnya dengan tisu, Bella benar-benar sedih saat ini.


Diingatnya semua pesan ibu tadi pada Bella.

__ADS_1


Bella tahu jika ibu sangat menyayangi dirinya dan tidak ingin jika Bella terluka.


" Baiklah bu, demi ibu dan demi kebaikan Bella, Bella akan menghilangkan perasaan ini pada bang Tomi. Bella akan menganggap jika bang Tomi hanya seorang teman atau abang seperti halnya bang Roni bagi Bella.


Bella tidak akan mendekati bang Tomi agar bang Tomi juga merasa nyaman selama tinggal disini. "


Bella sudah menyadari bila yang ia lakukan salah dan akan memperbaiki kesalahannya dengan melupakan perasaannya pada Tomi.


" Semoga bang Tomi bisa segera mengenali siapa dirinya dan bisa bertemu dengan keluarganya.


Aamiin. "


Akhirnya Bella merasa ikhlas untuk melupakan perasaannya pada Tomi dan berdoa agar Tomi segera sadar dan kembali pada keluarganya.


Malam ini Bella bisa tidur dengan nyenyak setelah menyadari kesalahannya karena menyukai Tomi.


Tidak ada lagi beban di hatinya karena sudah mendengarkan dan menuruti apa yang ibunya katakan.


Mulai besok Bella akan menganggap Tomi sebagai kakak lelakinya sama seperti Roni.


°


°


Sore ini group Ralove sedang berkumpul di rumah Asti.


Mereka sedang membicarakan rencana keberangkatan mereka untuk mecari Tomi.


" Sudah satu minggu kecelakaan itu terjadi, tapi sampai sekarang kita belum mendapatkan informasi apapun mengenai Aa' Tomi. "


" Iya, kita tidak bisa segera melakukan pencarian karena kita harus menyelesaikan urusan masing-masing sebelum kita berangkat. "


Kata Aryanto yang memutuskan untuk ikut mencari Tomi.


" Besok siapa aja yang mau berangkat? " tanya Rudy pada mereka yang ada di sana.


Saat ini ada TM, Takdir, Fajar, Yudha, Rudy, Aryanto dan Riki tengah berkumpul di teras depan rumah.


Ucup dan Anny serta Wangky dan Hatae tidak bisa ikut berkumpul karena mereka ada keperluan lain.


Maryam, Indri, Asma, Fyth dan Asti tengah menyiapkan makanan dan minuman untuk mereka semua.


" Besok yang berangkat aku, Riki dan Aryanto. " jawab Yudha.


" Kita agak terlambat karena aku dan Aryanto harus urus izin cuti kerja dulu.


Ini pun aku dapat cuti satu minggu dengan alasan aku mencari anggota keluarga yang hilang. "


Yudha mengatakan keterlambatan kepergian mereka karena harus mengurus izin cuti terlebih dahulu.


" Sebenarnya aku ingin ikut kalian, tapi mungkin nanti aku menyusul karena pekerjaan aku belum bisa ditinggal. "


TM mengatakan jika ia ingin ikut mencari Tomi tapi belum bisa meninggalkan pekerjaannya.

__ADS_1


" Nanti di sana, terlebih dahulu kalian akan mencari kemana? " tanya Fajar.


" Mungkin kami akan menyisir ulang kampung nelayan yang ada disepanjang pantai tempat terjadinya kecelakaan. "


Riki mengatakan jika mereka akan mengulangi menyisir daerah tepi pantai disekitar tempat kejadian.


" Semoga pencarian ini berjalan lancar, dan kalian bisa segera menemukan Tomi. "


Takdir pun mendoakan kelancaran dan keberhasilan pencarian yang akan dilakukan Riki dan teman-temannya.


" Aamiin.. " jawab yang ada di sana serempak mengaminkan doa Takdir.


Setelah membicarakan rencana keberangkatan Riki, Aryanto dan Yudha, mereka akhirnya mengobrol banyak hal.


" Ini, cemilan dan minumannya silakan dihabiskan, tapi piring sama gelasnya jangan. " kata Fyth yang menaruh cemilan dan makanan untuk mereka semua.


" Memang mereka kuda lumping Fyth, yang suka makan beling? " tanya Asma saat mendengar candaan Fyth.


" Sekarang mah ga hanya kuda lumping yang suka makan beling, anak-anak juga suka makan kaca. "


Kata Maryam yang ingat dengan makanan kekinian yang suka dimakan anak-anak.


" Memang ada anak-anak yang suka makan kaca? " tanya Indri heran.


" Adalah, malah banyak anak-anak yang suka makan kaca, malah aku juga pernah nyoba karena penasaran. "


Kata Maryam meyakinkan teman-temannya.


" Apa rasanya makan kaca? " tanya Fyth penasaran.


" Ada yang rasanya pedas juga rasa asin. " jawab Maryam sambil tersenyum.


Ia merasa senang karena telah berhasil mengerjai teman-temannya yang belum tahu kripik kaca yang sering dibeli anak-anak.


" Apa sih, Maryam ini ga jelas banget, masa ada kaca rasa asin dan pedas. "


protes Asma.


" Yang dimaksud Maryam itu kripik kaca yang pernah viral itu lho.


Yang kripik nya tipis dan bening, kalau digigit renyah banget karena tipis. "


Asti yang mengetahui apa yang dimaksud oleh Maryam menjelaskan pada teman-temannya.


" Oh itu, iya aku tahu, aku pernah dengar, tapi belum pernah beli, sih. "


Kata Asma yang sudah mengerti dengan apa yang dimaksud Asti.


" Aku kira beneran ada anak-anak yang suka makan kaca. " kata Indri yang baru paham.


" Ada anak-anak yang suka makan kaca, anak-anak yang suka main kuda lumping. " kata Fyth menimpali.


Mereka mengobrol bersama hingga menjelang magrib.

__ADS_1


Setelah mengambil kesepakatan untuk keberangkatan Riki dan yang lainnya esok hari, mereka semua berpamitan untuk pulang.


Hanya Maryam yang tinggal di rumah Asti setelah yang lain pulang karena Maryam akan menginap di rumah Asti.


__ADS_2