
Setelah menyelesaikan shalat subuh, atas anjuran Maryam, akhirnya Asti merebahkan kembali tubuhnya diatas tempat tidur.
Asti masih merasa pusing di bagian kepalanya, mungkin karena ia terlalu banyak menangis dan terlalu memikirkan keadaan Tomi.
Melihat Asti yang kembali tertidur, Maryam mengambil ponsel dan membuka berita online.
Maryam ingin tahu apa kejadian itu masuk kedalam berita online, mengingat kejadian itu berada di tengah laut yang sulit sinyal.
Maryam men scroll layar ponselnya, mencoba mencari berita itu, siapa tahu ia bisa mendapatkan berita mengenai keberadaan Tomi, dan siapa tahu Tomi sudah diketemukan oleh pihak tim SAR.
Akhirnya Maryam menemukan sebuah berita tentang kecelakaan speedboat itu. Ada beberapa gambar korban kecelakaan yang terapung diatas laut dan tengah dibantu naik ke atas kapal.
Sepertinya gambar itu diambil oleh salah seorang regu penolong.
Belum ada berita lain selain berita tersebut.
Karena tidak mendapatkan berita mengenai Tomi, Maryam membuka group bucin dan mengirimkan pesan pada teman-temannya untuk memberitahu musibah yang menimpa Tomi.
📱 Maryam " Assalamu'alaikum, teman-teman.
Saya mau menyampaikan pada teman-teman semua, bahwa saat ini Tomi tengah mengalami musibah kecelakaan speedboat, dan hingga tadi malam belum ada berita mengenai keberadaan Tomi. "
Maryam memberitahu teman-temannya melalui group chat.
" Saat ini, saya sedang berada dirumah Asti, menemaninya sejak tadi malam.
Mohon doa dari teman-teman, semoga segera ada kabar dari Tomi dan semoga Asti sabar dan tabah dengan ujian yang menimpanya saat ini. "
Maryam meminta doa pada teman-temannya agar Tomi segera ditemukan dan Asti diberi kesabaran dalam menghadapi ujian ini.
Setelah mengirimkan pesan pada teman-temannya di group bucin, Maryam meletakkan ponsel diatas meja rias Asti, lalu keluar dari kamar untuk menuju dapur.
Maryam ingin membantu mbak Sari menyiapkan sarapan di dapur.
Dilihat mbak Sari tengah menyiapkan bahan-bahan untuk membuat nasi goreng.
" Ada yang bisa dibantu, mbak? " tanya Maryam setelah berada didekat mbak Sari.
" Eh non Maryam, tidak ada non, ini semua sudah mbak siapkan, tinggal dimasak aja. " jawab mbak Sari yang bekerja dengan cekatan.
" Non mau dibuatkan teh? " tanya mbak Sari pada Maryam.
" Tidak usah mbak, saya bisa buat sendiri. " jawab Maryam sambil menuju rak piring untuk mengambil gelas.
__ADS_1
Maryam mengambil air putih dan meminumnya setelah duduk di kursi meja makan.
" Bagaimana keadaan non Asti, non? apa sudah lebih baik? " tanya bi Sari yang menanyakan keadaan Asti pada Maryam.
" Alhamdulillah, sepertinya Asti sudah lebih tenang. Tadi saya memintanya untuk tidur lagi setelah shalat subuh.
Tadi malam sepertinya Asti tidak tidak tidur dengan nyenyak, saat bangun subuh saya lihat dia tertidur diatas sajadah. "
Maryam menjelaskan keadaan Asti pada mbak Sari.
" Kasihan non Asti, cobaannya berat.
Semoga segera ada kabar mengenai mas Tomi, mas Tomi bisa ditemukan dalam keadaan baik-baik saja agar semua bisa tenang. "
Kata mbak Sari yang berharap bisa segera ada kabar mengenal Tomi.
" Aamiin..! " kata Maryam yang mengaminkan apa yang diucapkan oleh mbak Sari.
Saat tengah berbincang dengan mbak Sari, ibu Asti datang dari arah kamar Asti.
" Bagaimana keadaan Asti tadi malam nak? tadi ibu ke kamarnya dan melihat Asti masih tidur. " tanya ibu pada Maryam.
" Sepertinya tadi malam Asti kurang tidur, bu! Saat Maryam bangun subuh, Asti tertidur diatas sajadah, jadi tadi selepas subuh Maryam meminta Asti untuk beristirahat agar ia bisa lebih baik. Kata Asti, kepalanya masih sedikit pusing. "
Maryam menjawab pertanyaan ibu dan menjelaskan keadaan Asti.
" Pagi ini jika Asti sudah lebih baik, kami akan ke rumah keluarga Tomi untuk menanyakan kabar mengenai Tomi sekaligus melihat keadaan mamahnya Tomi. "
Jawab ibu yang mengatakan rencana mereka pagi ini.
" Assalamu'alaikum." salam ayah yang baru datang dari mushala untuk mengerjakan shalat subuh berjamaah.
" Waalaikumsalam. " jawab mereka yang ada di dapur.
Ayah langsung menuju ke kamar untuk mengganti baju koko dengan baju rumahan.
Melihat ayah sudah pulang, ibu menyiapkan teh hangat buat ayah dan menaruh diatas meja tempat biasa ayah duduk.
Tak lama, ayah duduk di meja makan setelah berganti pakaian.
" Bagaimana keadaan Asti, bu? " tanya ayah setelah meminum teh yang dibuatkan oleh ibu.
" Asti masih tidur yah, selepas subuh Asti tidur lagi karena masih merasa pusing. " jawab ibu pada ayah seperti yang disampaikan oleh Maryam yang mengatakan jika Asti masih pusing.
__ADS_1
" Biarlah Asti istirahat dulu, nanti jika sudah lebih baik, kita akan ke rumah Tomi. " imbuh ayah.
" Ibu, Maryam mau ke kamar Asti dulu, mau melihat siapa tahu Asti sudah bangun. " kata Maryam yang meminta izin pada ibu untuk ke kamar Asti.
" Iya nak, silakan, nanti kalau Asti sudah bangun, sekalian ajak sarapan. "
kata ibu pada Maryam.
" Baik, bu! " ucap Maryam, lalu berjalan menuju kamar Asti.
Tiba dikamar, Asti terlihat masih tidur.
Maryam melihat ponsel yang ia letakkan diatas meja rias layarnya menyala, sepertinya ada pesan masuk.
Maryam membuka pesan masuk yang ternyata dari teman-temannya.
📱 Fyth " Waalaikumsalam..Innalillahi.. jadi bagaimana keadaan Asti sekarang? apa Tomi sudah ditemukan? " tanya Fyth yang menanyakan keadaan Asti dan keberadaan Tomi.
📱 Asma " Waalaikumsalam, Innalillahi.. semoga Asti diberi kesabaran dalam menghadapi cobaan ini dan semoga segera ada kabar mengenai Tomi. "
Asma mendoakan agar Asti bersabar dengan cobaan yang dihadapi, juga segera ada kabar dari Tomi.
📱 Hatae " Waalaikumsalam, aduh aku pengen banget ketemu Asti dan memberi dukungan, tapi aku sedang mabuk, jadi belum bisa kesana. "
kata Hatae yang ingin menemui Asti.
Maryam membalas pesan yang masuk dari teman-temannya.
📱Maryam " Saat ini Asti sedang beristirahat karena kepalanya masih pusing, mungkin karena terlalu memikirkan keadaan Tomi dan karena banyak menangis. "
" Belum ada kabar terbaru mengenai Tomi.
Rencananya setelah Asti lebih baik, keluarga Asti akan datang ke rumah Tomi untuk menanyakan kabar mengenai Tomi sekaligus melihat keadaan mama Tomi yang shock saat mendapat kabar mengenai Tomi. "
" Mohon do'anya dari teman-teman semua semoga Tomi bisa segera ditemukan, dan do'akan juga agar Asti selalu kuat menghadapi apapun yang terjadi nanti. "
Maryam menjelaskan pada teman-temannya mengenai keadaan Asti dan rencana keluarga Asti selanjutnya.
Tidak lupa ia juga minta pada teman-temannya yang terbaik buat Asti dan Tomi.
" Jangan lupa, jika kalian ke kampus tolong mintakan izin buat Asti.
Mungkin nanti Asti akan mengirim email untuk meminta izin pada pihak kampus."
__ADS_1
Tak lupa Maryam meminta pada teman-temannya agar memintakan izin buat Asti sebelum Asti mengirim email pada pihak kampus.
Setelah membalas pesan dari teman-temannya, Maryam kembali meletakkan ponsel ditempat semula, lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.